CEGAH PERISTIWA MAKO BRIMOB TERULANG
Kapolri Usulkan Lapas Khusus Napi Teroris, Pimpinan DPR Setuju
Rabu, 23 Mei 2018 - 20:40 WIB > Dibaca 2622 kali Print | Komentar
Kapolri Usulkan Lapas Khusus Napi Teroris, Pimpinan DPR Setuju
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mendukung rencana pembangunan lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) khusus narapidana teroris (napiter) dengan pengamanan maksimal.

Adapun usulan itu sebelumnya datang dari Kapolri Jenderal Titio Karnavian. Menurut Taufik, tidak dapat dimungkiri jika penanganan napiter harus berbeda dengan penanganan narapidana lainnya.

"Kami tidak mau kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua kemarin terulang lagi. Penanganan kepada napi kasus terorisme memang harus dikhususkan, tidak bisa disamakan dengan napi lainnya. Saya rasa usulan Kapolri dalam kaitan adanya lapas khusus itu harus kami dukung," sebutnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Akan tetapi, dia mengingatkan Kapolri untuk berkoordinasi dengan Menteri Hukum dan HAM. Sebab, Yasonna mengklaim pemerintah telah membangun lapas high risk, yakni Lapas Kelas I Batu High Risk dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Pasir Putih A High Risk di Nusakambangan.

"Mungkin Kapolri dan Menkumham perlu koordinasi mengenai kebutuhan lapas ataupun bagaimana tingkat pengamanannya. Kalau misalnya pengamanan tingkat tinggi, tapi napi terorisme juga masih dicampur dengan napi kasus-kasus lain, ini masih ada potensi napi lain terpengaruh, atau potensi yang tak diinginkan lainnya," jelasnya.

Dia memandang, di samping pengamanan lapas yang super ketat, lapas khusus terorismes itu harus memberikan fasilitas untuk deradikalisasi, dan menyadarkan para napi terorisme.

Adapun sipir ataupun aparat yang menjaga lapas khusus itu, sambung Waketum PAN tersebut, juga harus memiliki kemampuan khusus untuk menghadapi teroris.
KOMENTAR
Berita Update
Calon Tuan Rumah  Bawa Kepala Daerah

Calon Tuan Rumah Bawa Kepala Daerah
Rabu, 23 Januari 2019 - 17:25 wib
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Nelson Tetap Dihukum Setahun Penjara
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Rabu, 23 Januari 2019 - 17:00 wib
Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan

Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:25 wib
Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan

Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:15 wib
Berkas Tersangka Ribuan Ekstasi Dilengkapi

Berkas Tersangka Ribuan Ekstasi Dilengkapi
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:05 wib
Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai

Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:40 wib
120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak

120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:15 wib
Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:00 wib

Pembangunan Harus Berjalan Maksimal
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:46 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Penertiban APK tanpa Pandang Bulu

Rabu, 23 Januari 2019 - 14:11 WIB

Komisioner KPU Janji Beri Jawaban Secepatnya

Rabu, 23 Januari 2019 - 14:05 WIB

Petambak Garam Curhat ke Sandiaga Uno

Rabu, 23 Januari 2019 - 13:22 WIB

Kiai Ma’ruf Amin Minta Pengkritik Jokowi Bangun dari Tidur
KPU Libatkan Pemuda hingga Pegiat Medsos

Rabu, 23 Januari 2019 - 10:01 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us