PERATURAN KEMENAKER
Perusahaan yang Terlambat Berikan THR Dikenakan Tiga Sanksi Ini
Senin, 28 Mei 2018 - 17:30 WIB > Dibaca 349 kali Print | Komentar
Perusahaan yang Terlambat Berikan THR Dikenakan Tiga Sanksi Ini
Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Denda atau sanksi administratif akan dikenakan terhadap pelaku pengusaha yang terlambat membayar hak pekerja, dalam hal ini, yakni THR.

Menurut Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja,
Haiyani Rumondang, pada 2017, terdapat 3.028 pengaduan tunjangan hari raya (THR). Kemenaker membagi laporan itu menjadi 6 wilayah pengaduan.

Adapun wilayah itu, antara lain Sumatera, Kalimantan, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Laporan yang berkaitan dengan THR hanya berjumlah 412 laporan saja. Jumlah itu masih dibagi menjadi dua.

"Laporan yang dibadi menjadi dua tersebut adalah THR yang tidak dibayarkan sekitar 290 laporan dan laporan perihal THR yang dibayarkan kurang dari ketentuan sebanyak 122 laporan. Laporan atau pengaduan ini jalurnya juga dibagi menjadi dua, yakni datang langsung dan melalui media sosial," ujarnya di Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (28/5).

Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan, jika terlambat dalam memberikan THR akan dikenakan tiga sanksi.

"Yang pertama adalah perusahaan akan dikenakan denda lima persen dengan tetap wajib untuk membayarkan THR para karyawannya. Lalu yang kedua adalah dikenakan peraturan tertulis dan ketiga adalah pembatasan kegiatan usaha," sebut Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri.

Di samping itu, Hanif menambahkan, proses pengaduan tidak berbelit-belit. Pelapor diminta agar memberikan keterangan atau identitas diri secara jelas.

"Karena pengalaman dari tahun sebelumnya, ada identitas yang tidak cukup jelas sehingga mempuat para petugas kesulitan untuk melakukan verifikasi laporan yang masuk. Sebab, laporan ini akan diperdalam untuk mendalami kasus atau laporan yang masuk," tuntasnya. (ipy)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Event Tour de Siak Tahun 2018 Resmi Ditutup Bupati Siak
Sabtu, 21 September 2018 - 23:41 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Sabtu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Sabtu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Sabtu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Sabtu, 21 September 2018 - 17:00 wib

Real Wahid dan UIR Juara Kejurda Futsal 2018
Sabtu, 21 September 2018 - 16:30 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Hotel Prime Park Promo Wedding Expo

Jumat, 21 September 2018 - 16:01 WIB

Novi UKM Mitra Alfamart

Jumat, 21 September 2018 - 15:27 WIB

Belanja Hemat hingga 50 Persen di Informa WOW Sale

Jumat, 21 September 2018 - 14:45 WIB

Aplikasi BPJSTKU Raih Penghargaan ASSA Recognition Award di Vietnam
BPJS TK Beri Penghargaan pada Tiga Perusahaan Terbaik

Kamis, 20 September 2018 - 20:34 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us