Depan >> Berita >> Hukum >>
PEMBAHASAN MENGENDAP DI DPR
RUU Larangan Miras Masih Belum Disahkan, Begini Kecurigaan MUI
Rabu, 30 Mei 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 388 kali Print | Komentar
RUU Larangan Miras Masih Belum Disahkan, Begini Kecurigaan MUI
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Aturan soal peredaran minuman beralkohol atau miras yang mengendap pembahasannya di DPR menuai komentar pedas dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

MUI curiga ada yang sengaja menghambat pembahasan RUU Larangan Minuman Keras (Miras) itu. Menurut Wakil Ketua Umum (Waketum) MUI Zainut Tauhid Sa’adi, RUU Larangan Miras sebetulnya sudah lama dibahas di DPR.

Meski begitu, imbuhnya, sejauh ini belum ada tanda-tanda akan segera dirampungkan. Padahal, RUU itu sangat ditunggu masyarakat mengingat sudah banyak korban nyawa yang berjatuhan akibat minuman keras.

"Kami heran di negara Pancasila yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, peredaran miras begitu bebas, tidak ada undang-undang yang mengaturnya. Di negara barat yang liberal saja pengaturannya sangat ketat, tidak semua orang bisa memproduksi dan mengonsumsi miras secara bebas di sembarang tempat," ujarnya, Rabu (30/5/2018).

Oleh sebab itu, MUI menduga ada pihak-pihak yang tidak ingin RUU ini segera selesai, sebab bakal ada kelompok yang kepentingannya terganggu. Zainut sendiri meminta kepada Panitia Kerja (Panja) RUU Larangan Miras untuk secara terbuka dan transparan melaporkan kepada publik mengapa pembahasan RUU itu macet.

Hal itu agar masyarakat tahu dengan jelas fraksi-fraksi apa saja yang mendukung dan yang menghambat pembahasan RUU tersebut.

"Dibuka saja biar publik tahu. MUI akan terus mengawal pembahasan RUU ini secara cermat dan serius karena RUU ini sangat penting untuk mengatur regulasi Miras di negeri ini," sebutnya.

Ditegaskannya, jika diperlukan MUI akan melakukan konsolidasi dengan ormas-ormas Islam dan semua komponen bangsa untuk melakukan aksi unjuk rasa meminta dipercepatnya pembahasan dan pengesahannya. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama

KOMENTAR
Berita Update
Pendaftaran Mulai 26 September, Situs Resmi Ngadat
Teliti Baca Syarat Lowongan CPNS
Kamis, 20 September 2018 - 08:22 wib
Prabowo Tunjuk Neno Warisman Jadi Wakil Ketua TKN

Prabowo Tunjuk Neno Warisman Jadi Wakil Ketua TKN
Kamis, 20 September 2018 - 01:22 wib
Kata Nadia Mulya Untuk KPK Terkait Kasus Century

Kata Nadia Mulya Untuk KPK Terkait Kasus Century
Kamis, 19 September 2018 - 20:21 wib

Siak Undang Sineas dan Produser Film
Kamis, 19 September 2018 - 20:00 wib
Luis Milla Kembali Latih Timnas Indonesia

Luis Milla Kembali Latih Timnas Indonesia
Kamis, 19 September 2018 - 19:30 wib

Sembunyi di Lumpur, Perampok Berhasil Ditangkap
Kamis, 19 September 2018 - 18:45 wib

Pelabuhan Tikus Jalur Masuk Empuk Narkoba
Kamis, 19 September 2018 - 18:30 wib

TP PKK Ikut LMSI Tingkat Riau
Kamis, 19 September 2018 - 18:00 wib

Sekda Lantik Pengurus HNSI Tembilahan Hulu
Kamis, 19 September 2018 - 17:45 wib
Resmi Umumkan Penerimaan CPNS

Resmi Umumkan Penerimaan CPNS
Kamis, 19 September 2018 - 17:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kepala Bappeda Bengkalis Diperiksa KPK

Sabtu, 15 September 2018 - 13:25 WIB

Setnov Minta Eni Tak Ceritakan Perannya di PLTU Riau-1

Senin, 10 September 2018 - 22:04 WIB

Idrus Imbau Kader Golkar Tidak ’’Nyanyi”

Sabtu, 08 September 2018 - 12:24 WIB

KPK Sarankan Partai Melakukan PAW

Rabu, 05 September 2018 - 12:39 WIB

Polisi Tunggu UAS Laporkan soal Intimidasi

Rabu, 05 September 2018 - 02:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us