Satpol PP Tertibkan Warnet Resahkan Warga

Pekanbaru | Selasa, 05 Juni 2018 - 09:48 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) - Keberadaan warung internet (warnet) yang menganggu kenyaman, membuat masyarakat menolak keberadaan warnet tersebut. Hal ini terjadi di wilayah Kelurahan Tuah Karya, warnet yang berada di lingkungan RT 6 RW 9 ini diminta warga sekitar untuk ditutup.

  Ketua RW 9 Suardi kepada Riau Pos, Senin (4/6), mengatakan bahwa warga yang berada di lingkungan RT 6 RW 9 secara tertulis meminta kepada Satpol PP Kota Pekanbaru untuk menertibkan warnet tersebut. "Karena buka 24 jam. Apalagi lokasi yang berdekatan dengan masjid mereka masih buka hingga sahur," ujarnya.

Warnet yang menjadi tempat berkumpulnya anak-anak, dengan tidak mengenal waktu ini membuat resah warga sekitar. Untuk itu, pada Ahad (3/6) lalu Satpol PP mendatangi warnet tersebut.

Lurah Tuah Karya Defna Liono yang ikut bersama Satpol PP dalam menertibkan warnet mengatakan, kegiatan ini bertujuan menyelamatkan generasi karena dampak negatif akan adanya warnet tersebut. "Ternyata belum mengurus izin usaha," ujarnya.

Defna juga mengingatkan kepada pemilik warnet, agar mengurus izin dan menaati aturan jam oprasionalnya. Dalam sidak yang dilakukan oleh Satpol PP ini, pemilik warung membuat perjanjian agar mengikuti jam operasional sesuai edaran wali kota, kedua harus segera mengurus surat izin usaha.

Defna berharap agar Satpol PP dapat menertibkan warnet yang tidak mengantongi izin, dan warga sekitar dapat mengawasi usaha usaha yang berkembang di lingkungan sekitar sehingga keberadaan usaha tersebut tidak berdampak buruk bagi lingkungan sekitar.

Bagi para orang tua, juga diharapkan memantau aktivitas anak- anaknya sehingga mengetahui ke mana saja mereka bermain dan menghabiskan waktu. Terutama di bulan Ramadan, akan lebih baik mengarahkan mereka kepada kegiataan keagamaan. "Saling mengawasi, baik pemerintah maupun warga," terangnya.(cr4)





loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook