RAIH OPINI DISCLAIMER

Kementerian KKP Tak Dapat Opini WTP, Susi Ditegur Luhut

Nasional | Rabu, 06 Juni 2018 - 16:25 WIB

Kementerian KKP Tak Dapat Opini WTP, Susi Ditegur Luhut
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (JPG)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendapat teguran dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Hal itu karena Menteri Susi meraih opini disclaimer atau tidak menyatakan pendapat dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kesalahan kami kadang-kadang, kalau kami sudah duduk di kursi kekuasaan suka lupa mendengar," kata Luhut di kantornya, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Dari enam kementerian dan lembaga (K/L) yang berada dibawah koordinasi Luhut, ada dua yang disclaimer, yaitu Kementerian KKP dan Badan Keamanan Laut (Bakamla). Sementara empat kementerian lain, yakni Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Pariwisata meraih opini WTP.

"Saya minta tolong sama Pak Dirjen sampaikan sama Bu Menteri, kami dengerin apa mereka. Kami harus belajar mendengar. Mau mendengar," tuturnya.

Adanya opini dari BPK, imbuhnya, sejatinya merupakan parameter, mulai dari realisasi perencanaan program hingga masukan-masukan yang diperoleh dari BPK. Namun, dia mengaku tidak hasil audit yang sempurna sehingga perbaikan-perbaikan harus terus dilakukan.

"Kami juga ada yang kurang, akan kami perbaiki. Tadi saya minta pendapat beliau. Tahun lalu kami diaudit, tegasnya.

Tahun lalu pun, sambungnya, tidak banyak Kementerian dibawah komandonya yang mendapat opini WTP. Namun, kemarin, Menteri LHK Siti Nurbaya diberi nasihat oleh BPK untuk melakukan audit aset-aset yang pindah dari lingkungan Induk ke kehutanan. Mengingat, sebelumnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tidak jadi satu.

"Jadi, kami semua, macam tadi ada ibu Siti di sana. Dulu memang karena Kementerian jadi satu, peluang mereka masih banyak," tutupnya. (uji)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook