SESUAI ATURAN BWF
Ricky/Angga Kembali Diduetkan, PBSI Takut Didenda Rp69 Juta
Kamis, 07 Juni 2018 - 17:45 WIB > Dibaca 588 kali Print | Komentar
Ricky/Angga Kembali Diduetkan, PBSI Takut Didenda Rp69 Juta
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Di perhelatan Malaysia Terbuka 2018, pasangan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi terpaksa diturunkan PBSI.

Keduanya wajib diturunkan untuk menghindari denda sebesar 5.000 USD atau setara dengan Rp69 juta yang akan dijatuhkan kepada PBSI jika keduanya tidak didaftarkan. Menurut pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, Angga/Ricky wajib didaftarkan merujuk aturan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Aturan itu mengharuskan pemain top 10 dunia yang mengikuti sebuah turnamen pada tahun sebelumnya harus kembali berpartisipasi pada berikutnya. Untuk diketahui, Angga/Ricky yang sempat masuk peringkat 10 besar dunia pada tahun lalu ikut bertanding di Malaysia Terbuka 2017 dan beberapa turnamen besar lainnya.

"Kalau mereka nggak didaftarin, kami denda 5.000 USD. Siapa yang mau bayar?" tanya dia, Kamis (7/6/2018).

Dirinya pun, imbuhnya, baru mengetahui ada aturan itu setelah PBSI sebelumnya sudah diganjar denda dengan nominal serupa saat All England 2018. BWF menjatuhkan sanksi karena Angga/Ricky tidak didaftarkan di turnamen tersebut.

"Jadi, selama satu tahun ternyata mereka harus ikut. Kami juga sudah kena denda 5.000 USD waktu di All England karena mereka nggak kami kirim," jelasnya.

Di samping Malaysia Terbuka 2018, aturan itu membuat Herry terpaksa mendaftarkan mereka di Indonesia Terbuka 2018. Untuk diketahui, Angga dan Ricky resmi dipisah setelah performa keduanya mentok dan hampir tidak pernah menang di beberapa pertandingan terakhir mereka.

Angga akhirnya dipasangkan lagi dengan Rian Agung Saputro, sementara Ricky dipindah ke sektor ganda campuran untuk bermain dengan Debby Susanto. (ce1/isa)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik

Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik
Senin, 21 Januari 2019 - 16:45 wib
Pengusutan SPPD Fiktif  Dewan, Tunggu Gelar Perkara

Pengusutan SPPD Fiktif Dewan, Tunggu Gelar Perkara
Senin, 21 Januari 2019 - 16:31 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Senin, 21 Januari 2019 - 16:15 wib

Transformasi Hilangkan Bobot 57 Kg
Senin, 21 Januari 2019 - 15:37 wib
INTERUPSI
Setiap Zaman Akan Menemukan Pemimpinnya
Senin, 21 Januari 2019 - 15:35 wib
Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas

Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas
Senin, 21 Januari 2019 - 15:15 wib
MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan

MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan
Senin, 21 Januari 2019 - 15:05 wib
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Senin, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Senin, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai

Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai
Senin, 21 Januari 2019 - 14:15 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Reuni #10YearsChallenge

Sabtu, 19 Januari 2019 - 11:56 WIB

Kirim 18 Cabor, Target Pertahankan 5 Besar Nasional

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:18 WIB

Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat

Rabu, 16 Januari 2019 - 15:30 WIB

5 Pemain Persib Bandung Hengkang

Selasa, 15 Januari 2019 - 15:25 WIB

SMAN 7 Gelar SMANSEV Cup VII Se-Sumatera

Senin, 14 Januari 2019 - 14:15 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us