DINILAI BERTUJUAN POLITIS
THR PNS Jadi Polemik, Fadli Sebut Perencanaan Pemerintahan Jokowi Buruk
Jumat, 08 Juni 2018 - 20:10 WIB > Dibaca 386 kali Print | Komentar
THR PNS Jadi Polemik, Fadli Sebut Perencanaan Pemerintahan Jokowi Buruk
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kisruh seputar THR PNS daerah menunjukkan perencanaan pemerintahan Presiden Joko Widodo sangat buruk. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Menurutnya, pemerintah tidak merencanakan dengan perkiraan yang tepat. Bahkan, dia curiga kebijakan itu orientasinya bukan untuk kepentingan THR atau ASN itu sendiri.

"Tapi lebih kepada tujuan-tujuan yang bisa dinggap politis," ujarnya, Jumat (8/6/2018).

Jika pembayaran komponen tunjangan di THR itu dibebankan kepada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), imbuhnya, tentu akan menggganggu struktur APBD yang ada.

Oleh sebab itu, dia mengingatkan sebelum melakukan atau mengeluarkan kebijakan seharusnya ada komunikasi dan koordinasi yang baik, termasuk kalkulasi dari postur anggaran di anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dan APBD terkait dengan THR tersebut.

Ditambahkannya, publik tentu saja tidak bodoh untuk melihat bahwa kebijakannya itu berkaitan dengan tahun politik. Menurutnya, jika memang mau meningkatkan THR, mengapa tidak dari tahun-tahun yang lalu, misalnya 2017, 2016, dan 2015.

"Jadi, jelas sekali nuansanya adalah politik dan karena itu tidak dilakukan dengan cermat, tidak tepat maksudnya, perencanaannya, makanya terjadi kekisruhan," tegasnya.

Di sisi lain, dia khawatir jika, misalnya, anggaran untuk THR itu dipaksakan di pemerintah daerah maka bisa melanggar aturan yang berlaku. Di samping itu, hal tersebut mengganggu apa yang sudah menjadi program atau prioritas pembangunan di daerah, atau penggunaan anggaran yang sudah direncanakan sebelumnya.

"Saya kira bisa menjerumuskan kepala daerah dari sisi maladministrasi, penggunaan anggaran yang tidak sesuai dengan perencanaan," tuntas wakil ketua umum Partai Gerindra itu. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
350 Guru Komite Akan Diangkat Jadi Honor Pemko
Komisi III Ingatkan Disdik
350 Guru Komite Akan Diangkat Jadi Honor Pemko
Senin, 24 September 2018 - 10:42 wib

Baby Shima Bius Warga Kota Jalur
Senin, 24 September 2018 - 10:40 wib

Pelaku Curas Antar Provinsi Dibekuk
Senin, 24 September 2018 - 10:39 wib

Akun FB Wako Diretas, Pelaku Minta Uang
Senin, 24 September 2018 - 10:32 wib
THM Harus Patuhi Aturan Jam Tutup

THM Harus Patuhi Aturan Jam Tutup
Senin, 24 September 2018 - 10:18 wib
 23 Ribu Titik PJU Biang Bengkaknya Tagihan
Ajuan Anggaran Banyak ke PJU
23 Ribu Titik PJU Biang Bengkaknya Tagihan
Senin, 24 September 2018 - 09:54 wib
Kejari Agendakan Pemeriksaan Sejumlah Pihak
Dugaan Penyimpangan Rehab Gedung Command Centre
Kejari Agendakan Pemeriksaan Sejumlah Pihak
Senin, 24 September 2018 - 09:52 wib
Belum Tahu Progres Proyek Gedung Pasar

Belum Tahu Progres Proyek Gedung Pasar
Senin, 24 September 2018 - 09:18 wib

Ribuan Alumni SMEA Negeri Hadiri Reuni Akbar
Senin, 24 September 2018 - 09:12 wib

Konsumsi Beras Premiun Menurun
Senin, 24 September 2018 - 08:46 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Sabtu, 22 September 2018 - 12:46 WIB

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu

Sabtu, 22 September 2018 - 12:43 WIB

Apresiasi Komitmen Partai

Jumat, 21 September 2018 - 17:30 WIB

Jadi Timses, Ketum Pemuda Muhammadiyah Mundur dari  PNS

Jumat, 21 September 2018 - 13:55 WIB

Komitmen Tolak Politik Transaksional

Jumat, 21 September 2018 - 11:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us