DINILAI BERTUJUAN POLITIS
THR PNS Jadi Polemik, Fadli Sebut Perencanaan Pemerintahan Jokowi Buruk
Jumat, 08 Juni 2018 - 20:10 WIB > Dibaca 430 kali Print | Komentar
THR PNS Jadi Polemik, Fadli Sebut Perencanaan Pemerintahan Jokowi Buruk
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kisruh seputar THR PNS daerah menunjukkan perencanaan pemerintahan Presiden Joko Widodo sangat buruk. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Menurutnya, pemerintah tidak merencanakan dengan perkiraan yang tepat. Bahkan, dia curiga kebijakan itu orientasinya bukan untuk kepentingan THR atau ASN itu sendiri.

"Tapi lebih kepada tujuan-tujuan yang bisa dinggap politis," ujarnya, Jumat (8/6/2018).

Jika pembayaran komponen tunjangan di THR itu dibebankan kepada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), imbuhnya, tentu akan menggganggu struktur APBD yang ada.

Oleh sebab itu, dia mengingatkan sebelum melakukan atau mengeluarkan kebijakan seharusnya ada komunikasi dan koordinasi yang baik, termasuk kalkulasi dari postur anggaran di anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dan APBD terkait dengan THR tersebut.

Ditambahkannya, publik tentu saja tidak bodoh untuk melihat bahwa kebijakannya itu berkaitan dengan tahun politik. Menurutnya, jika memang mau meningkatkan THR, mengapa tidak dari tahun-tahun yang lalu, misalnya 2017, 2016, dan 2015.

"Jadi, jelas sekali nuansanya adalah politik dan karena itu tidak dilakukan dengan cermat, tidak tepat maksudnya, perencanaannya, makanya terjadi kekisruhan," tegasnya.

Di sisi lain, dia khawatir jika, misalnya, anggaran untuk THR itu dipaksakan di pemerintah daerah maka bisa melanggar aturan yang berlaku. Di samping itu, hal tersebut mengganggu apa yang sudah menjadi program atau prioritas pembangunan di daerah, atau penggunaan anggaran yang sudah direncanakan sebelumnya.

"Saya kira bisa menjerumuskan kepala daerah dari sisi maladministrasi, penggunaan anggaran yang tidak sesuai dengan perencanaan," tuntas wakil ketua umum Partai Gerindra itu. (boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Dua Kecamatan Masih Terendam
Jumat, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Jumat, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Jumat, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Jumat, 16 November 2018 - 15:45 wib
Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi
Jumat, 16 November 2018 - 15:30 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Jumat, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Jumat, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Jumat, 16 November 2018 - 14:45 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Sandiaga: Saya Terus Berkomunikasi dengan SBY

Rabu, 14 November 2018 - 13:34 WIB

Pasien RSJ Bisa Gunakan Hak Pilih

Rabu, 14 November 2018 - 12:32 WIB

Masukan DPRD Akan Dilaksanakan Pemko

Rabu, 14 November 2018 - 12:00 WIB

PDIP Jateng Sweeping Poster Jokowi "Raja Jawa"

Selasa, 13 November 2018 - 08:14 WIB

Pedagang Cabai Pasar Panam Curhat ke Sandiaga

Senin, 12 November 2018 - 12:06 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us