Distribusi Elpiji 3 Kg Tetap Diawasi
Sabtu, 09 Juni 2018 - 10:09 WIB > Dibaca 351 kali Print | Komentar
(RIAUPOS.CO) - BUKAN hanya sembilan bahan pokok (sembako) yang patut menjadi perhatian menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah. Tetapi elpiji 3 kilogram bersubsidi juga rawan kelangkaan. Gas elpiji yang terkenal dengan julukan si melon ini, kerap menghilang bila datang hari libur panjang atau pun hari besar lainnya.

Menghilangnya elpiji bersubsidi di masyarakat, kerap menjadi kontroversial. Pasalnya, di tingkat penyalur pertama yaitu Pertamina tidak pernah kekurangan stok. Begitu juga di tingkat agen atau pangkalan besar yang menjual elpiji kepada masyarakat.

Tapi, kerap di tengah masyarakat, baik penjual eceran atau agen kecil sampai pengguna, keberadaan gas elpiji tidak ada atau kosong.

Plt Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi menyebutkan, berdasarkan laporan dari Pertamina stok elpiji 3 kg mencukupi. “Namun distribusinya ini menjadi masalah jika stok mencukupi dari Pertamina.

Bahkan Pertamina juga melakukan operasi pasar untuk antisipasi kelangkaan,” kata Ayat kepada Riau Pos di sela-sela melakukan sidak jelang hari raya di beberapa titik, Jumat (8/6).

Pihaknya juga sudah membentuk tim terpadu untuk pengawasan penyaluran gas elpiji.  Sebelum bulan Ramadan lalu tim sudah terbentuk dan bekerja mengawasi gas elpiji selama. “Tim ini terbentuk agar tidak terjadi kelangkaan dan masyarakat tidak menjerit selama Ramadan,” kata Ayat.

Bahkan, kata Ayat, tim yang terbentuk ini ada berbagai lintas sektor yang tergabung di antaranya pihak kepolisian, pemerintah, Bhabinkamtibnas dan sektor lainnya. Nantinya, tugas dari tim tersebut akan melakukan pengawasan sekaligus pemeriksaan secara ketat terhadap pihak di luar warga kurang mampu serta mekanisme distribusi gas melon agar tepat sasaran.

Persoalan terjadinya kelangkaan gas elpiji, kata Ayat, banyaknya pengusaha besar di Pekanbaru menggunakan gas subsidi tersebut.(gem)

Laporan DEBSY MEDYA SEPTIANI, Kota


KOMENTAR
Berita Update
Orba Jadi Alat untuk Takut-Takuti Rakyat

Orba Jadi Alat untuk Takut-Takuti Rakyat
Selasa, 20 November 2018 - 19:30 wib
Kemenpan RB Tak Akan Turunkan Passing Grade CPNS 2018

Kemenpan RB Tak Akan Turunkan Passing Grade CPNS 2018
Selasa, 20 November 2018 - 18:51 wib
Transaksi Mencurigakan Tokoh Agama

Transaksi Mencurigakan Tokoh Agama
Selasa, 20 November 2018 - 18:25 wib
Surat Suara Lebih Besar dari Koran

Surat Suara Lebih Besar dari Koran
Selasa, 20 November 2018 - 17:54 wib

2 Hafiz Rohul Raih Juara di MHQ ASEAN
Selasa, 20 November 2018 - 17:38 wib
Granadi Disita, DPP Partai Berkarya Pindah Kantor

Granadi Disita, DPP Partai Berkarya Pindah Kantor
Selasa, 20 November 2018 - 17:32 wib

Sabu Rp4 M Disimpan dalam Tas Ransel
Selasa, 20 November 2018 - 17:22 wib
Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk

Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk
Selasa, 20 November 2018 - 15:00 wib

Pemkab Komit Kelola Lahan Gambut
Selasa, 20 November 2018 - 14:30 wib

TP PKK Berikan Penanganan Stunting di 10 Desa
Selasa, 20 November 2018 - 14:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Tunggu Kepastian Pelantikan Plt Gubri

Selasa, 20 November 2018 - 13:00 WIB

Pedagang Pasar Rumbai Minta Pembayaran Kios per Hari

Selasa, 20 November 2018 - 11:48 WIB

Haul Marhum Pekan Ingatkan Sejarah Pekanbaru

Selasa, 20 November 2018 - 11:27 WIB

HUT Ke-61, PAPDI Gelar Pengabdian Masyarakat

Senin, 19 November 2018 - 10:16 WIB

IDI Riau Gembira PN Pekanbaru Menangkan Gugatan Anggotanya
Sagang Online
loading...
Follow Us