Wonderful Indonesia
BARU SETAHUN MENJABAT
Yudi Latif Mundur dari BPIP, Gerindra: Perlu Dicontoh Pejabat Lain
Sabtu, 09 Juni 2018 - 19:00 WIB > Dibaca 297 kali Print | Komentar
Yudi Latif Mundur dari BPIP, Gerindra: Perlu Dicontoh Pejabat Lain
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Keputusan mengundurkan diri dari jabatan sebagai kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) diambil oleh Yudi Latif. Padahal, dia baru setahun menjabat di posisi itu.

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ahmad Muzani, yang dilakukan oleh Yudi Latif memberikan tradisi baru di pemerintahan Indonesia walau hal itu masih diperdebatkan.

"Jadi, Yudi sudah mengambil tindakan sportif dan menunjukan tindakan baru di birokrasi pejabat publik kami," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (9/6/2018).

Wakil Ketua MPR itu menyatakan, yang dilakukan Yudi perlu dicontoh pejabat publik lainnya. Jika dirasa gagal, jalan terbaik adalah mengundurkan diri.

"Saya kira budaya ini harus dilanggengkan sebagai cara kita menanggapi respons-respons publik selama ini," tegasnya.

Sementara itu, perihal adanya desakan supaya BPIP dievaluasi, diakuinya yang perlu dievaluasi adalah pembagian wilayah penanganannya. Sebab, MPR pun melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan, yang terdiri dari NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Jadi, yang dievaluasi pembagian wilayah antara yang ditangani oleh MPR dan BPIP," tuturnya.

Yudi Latif diketahui telah mengundurkan diri sebagai Kepala BPIP melalui pesan perpisahan yang beredar di media sosial.

"Saya mohon pamit. Segala yang lenyap adalah kebutuhan bagi yang lain, (itu sebabnya kita bergiliran lahir dan mati). seperti gelembung-gelembung di laut berasal, mereka muncul, kemudian pecah, dan kepada laut mereka kembali,” tulisnya lewat akun facebook Yudi Latif Dua.

Dia bercerita tentang awal pembentukan badan itu yang dimulai dari Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Kemudian bertransformasi jadi BPIP per Februari 2018.

“Saya merasa, perlu ada pemimpin-pemimpin baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Harus ada daun-daun yang gugur demi memberi kesempatan bagi tunas-tunas baru untuk bangkit. Sekarang, manakala proses transisi kelembagaan menuju BPIP hampir tuntas, adalah momen yang tepat untuk penyegaran kepemimpinan,” sebutnya.

Dikethui, kepala BPIP merupakan pelaksana sehari-hari. Dia berada di bawah Dewan Pengarah BPIP yang diketuai Megawati Soekarnoputri. Duduk sebagai Anggota Dewan Pengarah BPIP, yaitu Mahfud MD, Ketua MUI Maruf f Amin, Ketum PBNU Aqil Siroj, hingga Sudhamek. (gwn)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
PIALA AFF U-19
Harapan Indra Sjafri saat Timnas U-19 Diperkuat Striker Lechia Gdansk
Senin, 25 Juni 2018 - 18:30 wib
PIALA DUNIA 2018
Jelang Laga Lawan Nigeria, Maradona Ingin Bertemu Messi Cs
Senin, 25 Juni 2018 - 18:15 wib
IMBAUAN MENRISTEKDIKTI
Saat Akun Medsos Wajib Disetorkan Mahasiswa Baru Tahun Ini
Senin, 25 Juni 2018 - 18:00 wib
USAI GELAR PERTEMUAN
Sapa "Capres Kita", Ini yang Dibahas Zulkifli Hasan dengan Prabowo
Senin, 25 Juni 2018 - 17:50 wib
PILPRES 2019
Kata Fahri Hamzah soal Pertemuan Prabowo dan Zulkifli Hasan
Senin, 25 Juni 2018 - 17:40 wib
PILPRES 2019
Prabowo Galang Dana Jadi Sorotan, Elite PKS Bilang Begini
Senin, 25 Juni 2018 - 17:20 wib
INVESTIGASI BERSAMA POLRI
Karamnya KM Sinar Bangun Nodai Rapor Baik Menhub pada 2018
Senin, 25 Juni 2018 - 17:10 wib
PANDANGAN FAHRI HAMZAH
Bisnis Dihambat, Prabowo Tak Punya Dana untuk Pilpres 2019?
Senin, 25 Juni 2018 - 17:00 wib
BERADA DI LUAR KEKUASAAN
Soal Kritik kepada Pemerintahan Jokowi-JK, Prabowo Akui Dilematis
Senin, 25 Juni 2018 - 16:50 wib
TAK ADA BARANG BUKTI TAMBAHAN
Dugaan Pengeroyokan oleh Kader PDIP, Polisi Periksa Tiga Saksi
Senin, 25 Juni 2018 - 16:40 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Sapa "Capres Kita", Ini yang Dibahas Zulkifli Hasan dengan Prabowo
Kata Fahri Hamzah soal Pertemuan Prabowo dan Zulkifli Hasan
Bukan Rahasia Umum Lagi, PKS Dorong Aher Jadi Cawapres Prabowo
Prabowo Galang Dana Jadi Sorotan, Elite PKS Bilang Begini
Bisnis Dihambat, Prabowo Tak Punya Dana untuk Pilpres 2019?
Sagang Online
loading...
Follow Us