RESMI PINDAH KEMARIN
Golkar Tak Dengar Jeritan Hati Rakyat, Titiek Merapat ke Partai Berkarya
Selasa, 12 Juni 2018 - 17:30 WIB > Dibaca 356 kali Print | Komentar
Golkar Tak Dengar Jeritan Hati Rakyat, Titiek Merapat ke Partai Berkarya
Siti Hediati Harijadi alias Titiek Soeharto. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pada Senin (11/6/2018), politikus senior Partai Golkar Siti Hediati Harijadi alias Titiek Soeharto, yang merupakan putri dari Presiden ke-2 Indonesia Soeharto, telah resmi pindah ke Partai Berkarya.

Dia tak kuasa berada di partai besutan Airlangga Hartarto karena tak bisa mengkritik permasalahan bangsa, khususnya mengenai ekonomi. Sejumlah partai politik lain lantas merespons mundurnya Titiek dari partai Golkar.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade, kepindahan wanita kelahiran Semarang, Jawa Tengah itu ke partai besutan Tommy Soeharto patut dihargai.

"Itu hak konstitusinya Bu Titiek, pilihan beliau. Siapapun berhak berganti pilihan, termasuk hak beliau untuk pindah partai," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (12/6/2018).

Kepindahan Titiek, terangnya, menandakan bahwa partai Golkar tak dapat mengakomodasi keinginan kadernya untuk tetap mengkritik pemerintahan Jokowi. Terlebih, saat ini Golkar telah berada di gerbong pendukung pemerintahan Jokowi.

"Mba Titiek merasa Golkar tutup mata dari jeritan hati rakyat, demi mendukung Presiden Jokowi," tuturnya.

Pindahnya Titiek ke Partai Berkarya, sambungnya, sekaligus menandakan bahwa permasalahan ekonomi merupakan isu penting dari bangsa ini. Pertumbuhan ekonomi yang stagnan, penyerapan lapangan pekerjaan sampai serbuan tenaga asing masih terus menjadi keprihatinan masyarakat.

"Coba tanya orang tuakalian, harga kebutuhan pokok gimana, pasti kebutuhan pokok menjerit sekarang, harga harga naik, semua naik, daya beli kami lemah, kan itu sekarang yang terjadi," sebutnya.

"Karena itu, Mba Titiek keluar dari partai Golkar pindah ke Berkarya, ya, alasannya itu, tidak bisa menyuarakan jeritan hati rakyat, bahwa Mba Titiek merasa bergabung dari Partai Golkar beliau tersandera dengan koalisi pendukung pemerintah sehingga beliau tidak bebas menyuarakan aspirasi rakyat," jelasnya.

Untuk diketahui, alasan kepindahan Titiek Soeharto disebutkannya karena dirinya gelisah mengenai permasalahan ekonomi bangsa. Dengan masih berada di partai Golkar, dia mengaku tak bisa menyuarakan permasalahan itu kepada seluruh masyarakat Indonesia. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Sabtu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Sabtu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Sabtu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Sabtu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Sabtu, 21 September 2018 - 17:00 wib

Hotel Prime Park Promo Wedding Expo
Sabtu, 21 September 2018 - 16:01 wib

Kondisi Firman Makin Membaik
Sabtu, 21 September 2018 - 16:00 wib
Najib Razak Kena 25 Dakwaan Baru

Najib Razak Kena 25 Dakwaan Baru
Sabtu, 21 September 2018 - 15:58 wib

1.601 Warga Ikuti Aksi Donor Darah Eka Hospital
Sabtu, 21 September 2018 - 15:45 wib

Banjir, Pemkab Kurang Tanggap
Sabtu, 21 September 2018 - 15:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Apresiasi Komitmen Partai

Jumat, 21 September 2018 - 17:30 WIB

Jadi Timses, Ketum Pemuda Muhammadiyah Mundur dari  PNS

Jumat, 21 September 2018 - 13:55 WIB

Komitmen Tolak Politik Transaksional

Jumat, 21 September 2018 - 11:24 WIB

Terima 278 Formasi CPNS

Jumat, 21 September 2018 - 11:20 WIB

Dipecat PAN, Andi Nurbai Tunggu Surat Gubri

Kamis, 20 September 2018 - 16:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini