RESMI PINDAH KEMARIN
Golkar Tak Dengar Jeritan Hati Rakyat, Titiek Merapat ke Partai Berkarya
Selasa, 12 Juni 2018 - 17:30 WIB > Dibaca 419 kali Print | Komentar
Golkar Tak Dengar Jeritan Hati Rakyat, Titiek Merapat ke Partai Berkarya
Siti Hediati Harijadi alias Titiek Soeharto. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pada Senin (11/6/2018), politikus senior Partai Golkar Siti Hediati Harijadi alias Titiek Soeharto, yang merupakan putri dari Presiden ke-2 Indonesia Soeharto, telah resmi pindah ke Partai Berkarya.

Dia tak kuasa berada di partai besutan Airlangga Hartarto karena tak bisa mengkritik permasalahan bangsa, khususnya mengenai ekonomi. Sejumlah partai politik lain lantas merespons mundurnya Titiek dari partai Golkar.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade, kepindahan wanita kelahiran Semarang, Jawa Tengah itu ke partai besutan Tommy Soeharto patut dihargai.

"Itu hak konstitusinya Bu Titiek, pilihan beliau. Siapapun berhak berganti pilihan, termasuk hak beliau untuk pindah partai," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (12/6/2018).

Kepindahan Titiek, terangnya, menandakan bahwa partai Golkar tak dapat mengakomodasi keinginan kadernya untuk tetap mengkritik pemerintahan Jokowi. Terlebih, saat ini Golkar telah berada di gerbong pendukung pemerintahan Jokowi.

"Mba Titiek merasa Golkar tutup mata dari jeritan hati rakyat, demi mendukung Presiden Jokowi," tuturnya.

Pindahnya Titiek ke Partai Berkarya, sambungnya, sekaligus menandakan bahwa permasalahan ekonomi merupakan isu penting dari bangsa ini. Pertumbuhan ekonomi yang stagnan, penyerapan lapangan pekerjaan sampai serbuan tenaga asing masih terus menjadi keprihatinan masyarakat.

"Coba tanya orang tuakalian, harga kebutuhan pokok gimana, pasti kebutuhan pokok menjerit sekarang, harga harga naik, semua naik, daya beli kami lemah, kan itu sekarang yang terjadi," sebutnya.

"Karena itu, Mba Titiek keluar dari partai Golkar pindah ke Berkarya, ya, alasannya itu, tidak bisa menyuarakan jeritan hati rakyat, bahwa Mba Titiek merasa bergabung dari Partai Golkar beliau tersandera dengan koalisi pendukung pemerintah sehingga beliau tidak bebas menyuarakan aspirasi rakyat," jelasnya.

Untuk diketahui, alasan kepindahan Titiek Soeharto disebutkannya karena dirinya gelisah mengenai permasalahan ekonomi bangsa. Dengan masih berada di partai Golkar, dia mengaku tak bisa menyuarakan permasalahan itu kepada seluruh masyarakat Indonesia. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Penabalan Gelar Adat
Ingatkan Jokowi ketika Dilantik
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:28 wib

SBY Sampaikan Sinyal "Perang"
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:20 wib

60 Persen Tanah Riau Belum Terdaftar
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:16 wib

UKW Angkatan XI PWI Riau, 38 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:14 wib
Pesona air terjun Sungai Simo
Hijau Simo yang Sejuk
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:58 wib

Mayweather Jadi Mangsa Khabib Nurmagomedov
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:55 wib

Penyaluran CSR Banyak Tak Sesuai Perda
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:53 wib
Embarkasi Haji Antara Riau
Fasilitas Pendukung Embarkasi Belum Rampung
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:44 wib
Penyair Perempuan Indonesia (PPI) Terbentuk
Dan, Palung Puisi itu Bernama Perempuan
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:34 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
SBY Jalan Kaki Sisiri Balihonya Dirusak OTK

Sabtu, 15 Desember 2018 - 09:01 WIB

Saiman: Jangan Jadi Demokrasi “Pesanan”

Kamis, 13 Desember 2018 - 11:42 WIB

Sandiaga Uno Dapat Sumbangan Dana Kampanye

Selasa, 11 Desember 2018 - 15:17 WIB

Prabowo-Sandiaga Bidik Suara Jateng

Senin, 10 Desember 2018 - 13:50 WIB

PSI Bawa Misi Bersih-Bersih DPR

Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us