TEWAS TENGGELAM

Keluarga Korban dan Pengelola Kolam Berdamai

Riau | Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:11 WIB

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Setelah melalui pertemuan, akhirnya keluarga M Ikbal (9) dan pengelola kolam renang Telaga Puri, sepakat menempuh jalur perdamaian.

Orangtua korban Suprianto (38) menyatakan menerima musibah yang merenggut nyawa anaknya saat berenang. Dia mengakui kejadian itu merupakan sebuah musibah yang sudah menjadi ketentuan Tuhan.

‘’Semuanya tidak ada yang menginginkan terjadinya musibah ini,” kata Supriamto, Kamis (21/6) malam.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra, melalui Kapolsek Tembilahan Iptu Zulhendra. Orangtua korban tidak akan membuat laporan kepada pihak kepolisian.

‘’Pernyataan ini dikuatkan dengan membuat surat pernyataan untuk tidak membuat laporan ke Polisi,” jelas Kapolsek Tembilahan itu.

Sekadar mengingatkan, korban dan beberapa orang temannya, berenang di kolam renang tersebut pada Kamis 21 Juni 2018 sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban ditemani ibunya bernama Diana.

Setelah beberapa waktu masuk ke dalam kolam renang, korban tiba-tiba beralih kebagian yang dalam. Spontan pengunjung lain berteriak meminta pertolongan sambil mengatakan ada bocah tenggelam.

Petugas kolam melakukan pertolongan pertama dengan mengangkat dan menekan-nekan dada korban. Namun tidak ada reaksi dari korban dan setelah itu pihak pengelola bersama dengan keluarga membawa korban ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan tindakan medis.

‘’Menurut keterangan medis, bahwa korban telah meninggal dunia pada pukul 15.30 WIB,” imbuhnya.(ind)

 




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook