Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Jelang Vonis Fredrich, Ini Harapan Kuasa Hukum kepada Hakim
Kamis, 28 Juni 2018 - 16:50 WIB > Dibaca 391 kali Print | Komentar
Jelang Vonis Fredrich, Ini Harapan Kuasa Hukum kepada Hakim
Fredrich Yunadi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kamis (28/6/2018), Fredrich Yunadi akan menjalani sidang pembacaan putusan oleh majelis hakim Pengadilan Ngeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat.

Menurut Muhajidin selaku tim kuasa hukum terdakwa perkara dugaan merintangi penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, dirinya berharap majelis hakim memiliki hati nurani untuk memutus kliennya atas rasa keadilan.

"Mudah-mudahan hakimnya masih punya hati dan rasa keadilan dalam isi putusannya," katanya.

Karena itu, dirinya berharap segala perjuangan tim kuasa hukum selama persidangan dapat dipertimbangkan oleh Ketua Majelis Hakim Syaifuddin Zuhri dan anggotanya. Oleh sebab itu, dirinya ingin mejelis hakim tidak menerima tuntutan maksimal jaksa penuntut umum, tetapi menerima nota pembelaan mereka.

"Kami berdoa saja, (semoga hakim) mau menerima pleidoi PH (penasihat hukum) dan mengesampingkan tuntutan JPU," tuturnya.

Fredrich Yunadi dalam perkara itu dituntut hukuman maksimal selama 12 tahun penjara oleh jaksa KPK. Tak hanya itu, dia pun dikenakan denda Rp600 juta dengan subsider kurungan enam bulan.

Alasan jaksa, Fredrich terbukti telah mengondisikan agar Novanto mendapat perawatan di RS Medika Permata Hijau. Dia meminta tolong kepada dr Bimanesh Sutardjo untuk membantu skenario perawatan mantan Ketua DPR RI tersebut.

Adapun hal itu dilakukan agar Novanto tidak bisa diperiksa oleh penyidik KPK. Menurut jaksa, Fredrich melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) kesatu KUHP. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Dua Kecamatan Masih Terendam
Jumat, 16 November 2018 - 17:30 wib
Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Lutut Istri Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga
Jumat, 16 November 2018 - 17:00 wib

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap
Jumat, 16 November 2018 - 16:15 wib
Plt Gubri Bersama Dirut Teken Kerja Sama
BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional
Jumat, 16 November 2018 - 16:00 wib

Desa Dituntut Gerakkan Ekonomi Masyarakat Lewat ADD
Jumat, 16 November 2018 - 15:45 wib
Pedagang  Belum Tahu  Kapan Direlokasi

Pedagang Belum Tahu Kapan Direlokasi
Jumat, 16 November 2018 - 15:30 wib
Dibuka Tim Bupati Vs Wartawan
50 Tim Ikuti Serindit Boat Race
Jumat, 16 November 2018 - 15:15 wib
Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Spesialis Bongkar Rumah Kosong Diringkus
Jumat, 16 November 2018 - 15:00 wib
Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis

Disdukcapil Mengajukan Tambahan Tenaga Teknis
Jumat, 16 November 2018 - 14:45 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Habib Rizieq Tak Langgar Hukum

Rabu, 14 November 2018 - 13:51 WIB

Murid SD Tewas Ditabrak Bus Sekolah

Rabu, 14 November 2018 - 12:06 WIB

Kasus Century, KPK Minta Keterangan Ketua OJK

Selasa, 13 November 2018 - 20:47 WIB

KPK Dalami Motif Pertemuan James Riady dengan Neneng Hassanah
Terkait Kasus Century, Miranda Diperiksa KPK

Selasa, 13 November 2018 - 16:56 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us