Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Jelang Vonis Fredrich, Ini Harapan Kuasa Hukum kepada Hakim
Kamis, 28 Juni 2018 - 16:50 WIB > Dibaca 329 kali Print | Komentar
Jelang Vonis Fredrich, Ini Harapan Kuasa Hukum kepada Hakim
Fredrich Yunadi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kamis (28/6/2018), Fredrich Yunadi akan menjalani sidang pembacaan putusan oleh majelis hakim Pengadilan Ngeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat.

Menurut Muhajidin selaku tim kuasa hukum terdakwa perkara dugaan merintangi penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, dirinya berharap majelis hakim memiliki hati nurani untuk memutus kliennya atas rasa keadilan.

"Mudah-mudahan hakimnya masih punya hati dan rasa keadilan dalam isi putusannya," katanya.

Karena itu, dirinya berharap segala perjuangan tim kuasa hukum selama persidangan dapat dipertimbangkan oleh Ketua Majelis Hakim Syaifuddin Zuhri dan anggotanya. Oleh sebab itu, dirinya ingin mejelis hakim tidak menerima tuntutan maksimal jaksa penuntut umum, tetapi menerima nota pembelaan mereka.

"Kami berdoa saja, (semoga hakim) mau menerima pleidoi PH (penasihat hukum) dan mengesampingkan tuntutan JPU," tuturnya.

Fredrich Yunadi dalam perkara itu dituntut hukuman maksimal selama 12 tahun penjara oleh jaksa KPK. Tak hanya itu, dia pun dikenakan denda Rp600 juta dengan subsider kurungan enam bulan.

Alasan jaksa, Fredrich terbukti telah mengondisikan agar Novanto mendapat perawatan di RS Medika Permata Hijau. Dia meminta tolong kepada dr Bimanesh Sutardjo untuk membantu skenario perawatan mantan Ketua DPR RI tersebut.

Adapun hal itu dilakukan agar Novanto tidak bisa diperiksa oleh penyidik KPK. Menurut jaksa, Fredrich melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) kesatu KUHP. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Lepas Caleg dengan Seremoni Berdiri
Cara Golkar Ingatkan bahwa Kursi Harus Direbut
Lepas Caleg dengan Seremoni Berdiri
Senin, 24 September 2018 - 11:32 wib
Pemprov Sediakan 80 Komputer

Pemprov Sediakan 80 Komputer
Senin, 24 September 2018 - 11:30 wib
Alamaaak!
Tergoda Suami Orang
Senin, 24 September 2018 - 11:27 wib

5 Hari Perbaiki LDAK
Senin, 24 September 2018 - 11:11 wib
Pencairan TB Dilakukan Bertahap

Pencairan TB Dilakukan Bertahap
Senin, 24 September 2018 - 10:50 wib

Baby Shima Bius Warga Kota Jalur
Senin, 24 September 2018 - 10:40 wib

Pelaku Curas Antar Provinsi Dibekuk
Senin, 24 September 2018 - 10:39 wib

Akun FB Wako Diretas, Pelaku Minta Uang
Senin, 24 September 2018 - 10:32 wib
THM Harus Patuhi Aturan Jam Tutup

THM Harus Patuhi Aturan Jam Tutup
Senin, 24 September 2018 - 10:18 wib
Polsek Pekanbaru Kota Selidiki Bandar Sabu

Polsek Pekanbaru Kota Selidiki Bandar Sabu
Senin, 24 September 2018 - 10:17 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kepala Bappeda Bengkalis Diperiksa KPK

Sabtu, 15 September 2018 - 13:25 WIB

Setnov Minta Eni Tak Ceritakan Perannya di PLTU Riau-1

Senin, 10 September 2018 - 22:04 WIB

Idrus Imbau Kader Golkar Tidak ’’Nyanyi”

Sabtu, 08 September 2018 - 12:24 WIB

KPK Sarankan Partai Melakukan PAW

Rabu, 05 September 2018 - 12:39 WIB

Polisi Tunggu UAS Laporkan soal Intimidasi

Rabu, 05 September 2018 - 02:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us