Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Fredrich Divonis 7 Tahun Penjara karena Rekayasa Perawatan Novanto
Kamis, 28 Juni 2018 - 20:10 WIB > Dibaca 265 kali Print | Komentar
Fredrich Divonis 7 Tahun Penjara karena Rekayasa Perawatan Novanto
Fredrich Yunadi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Hukuman pidana selama 7 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 5 lima bulan kurungan dijatuhkan terhadap terdakwa merintangi penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fredrich Yunadi.

Itu merupakan vonis yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Sayfuddin Zuhri di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2018).

"Mengadili, menyatakan terdakwa Fredrich Yunadi terbukti secara sah melakukan tindak pidana meritangi penyidikan KPK," ujarnya.

Menurut hakim, Fredrich terbukti merintangi upaya proses hukum yang dilakukan KPK terhadap Setya Novanto. Dia pun terbukti merekayasa perawatan Novanto di Rumah Sakit Medika Permata Hijau dengan memesan kamar rawat VIP sebelum kecelakaan terjadi.

Di samping itu, hakim mempertimbangkan hal yang memberatkan perbuatan Fredrich adalah tindakannya bertentangan dengan program pemerintah dalam memberantas korupsi.

Kemudian, hal yang memberatkan Fredrich adalah sikapnya tidak sopan selama persidangan. Diketahui, vonis yang dijatuhkan kepada Fredrich lebih rendah dari tuntutan jaksa, yakni 12 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider 6 bulan kurungan.

Terkait putusan itu, Fredrich menyatakan banding. Sementara Jaksa menyatakan akan pikir-pikir. Adapun Fredrich menjadi tersangka dalam perkara ini bersama dokter Rumah Sakit Media Permata Hijau Bimanesh Sutardjo.

Keduanya didakwa merekayasa perawatan Novanto di RS Medika usai kecelakaan pada 16 November 2017. Jaksa mendakwa Fredrich telah memesan kamar rawat Novanto sebelum kecelakaan terjadi.

Sementara Bimanesh didakwa merekayasa diagnosis medis Novanto untuk menghindarkannya dari penyidikan KPK dalam kasus korupsi e-KTP. Akibat perbuatannya, Fredrich terbukti melanggar pasal Pasal 21 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Prabowo Tunjuk Neno Warisman Jadi Wakil Ketua TKN

Prabowo Tunjuk Neno Warisman Jadi Wakil Ketua TKN
Kamis, 20 September 2018 - 01:22 wib
Kata Nadia Mulya Untuk KPK Terkait Kasus Century

Kata Nadia Mulya Untuk KPK Terkait Kasus Century
Kamis, 19 September 2018 - 20:21 wib

Siak Undang Sineas dan Produser Film
Kamis, 19 September 2018 - 20:00 wib
Luis Milla Kembali Latih Timnas Indonesia

Luis Milla Kembali Latih Timnas Indonesia
Kamis, 19 September 2018 - 19:30 wib
13 Oknum ASN Terjerat Kasus Tipikor

13 Oknum ASN Terjerat Kasus Tipikor
Kamis, 19 September 2018 - 19:00 wib

Pelabuhan Tikus Jalur Masuk Empuk Narkoba
Kamis, 19 September 2018 - 18:30 wib

TP PKK Ikut LMSI Tingkat Riau
Kamis, 19 September 2018 - 18:00 wib

Sekda Lantik Pengurus HNSI Tembilahan Hulu
Kamis, 19 September 2018 - 17:45 wib
Resmi Umumkan Penerimaan CPNS

Resmi Umumkan Penerimaan CPNS
Kamis, 19 September 2018 - 17:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kepala Bappeda Bengkalis Diperiksa KPK

Sabtu, 15 September 2018 - 13:25 WIB

Setnov Minta Eni Tak Ceritakan Perannya di PLTU Riau-1

Senin, 10 September 2018 - 22:04 WIB

Idrus Imbau Kader Golkar Tidak ’’Nyanyi”

Sabtu, 08 September 2018 - 12:24 WIB

KPK Sarankan Partai Melakukan PAW

Rabu, 05 September 2018 - 12:39 WIB

Polisi Tunggu UAS Laporkan soal Intimidasi

Rabu, 05 September 2018 - 02:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini
Prabowo Tunjuk Neno Warisman Jadi Wakil Ketua TKN