Usai Menabrak, Supir Truk CPO Tak Mau Ganti Rugi
Jumat, 29 Juni 2018 - 10:32 WIB > Dibaca 2902 kali Print | Komentar
Usai Menabrak, Supir Truk CPO Tak Mau Ganti Rugi
TRUK: Truk tronton muatan CPO dengan nomor polisi BK 8580 BU yang menabrak masih terparkir di Jalan Purwodadi, Rabu Pagi(27/6/2018). Sakiman/Riau Pos
Kota (RIAUPOS.CO) - Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali terjadi di Kota Pekanbaru, meskipun tidak ada korban jiwa, namun dalam peristiwa itu mobil yang ditabrak mengalami ringsek parah.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Selasa (26/6) sekitar pukul 19.45 WIB.

Korban adalah Ijal (40) warga Jalan Purwodadi, Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan, saat itu ia mengemudi mobil miliknya jenis Honda Jaz BM 1453 BA. Sementara itu, yang menabrak mobil korban adalah Suratno (40) yang mengendarai mobil Tronton muatan CPO dengan nomor polisi BK 8580 BU.

Sebelum peristiwa tersebut terjadi, awalnya korban baru saja pulang dari rumah salah seorang keluarganya di Jalan Soekarno- Hatta. Tidak beberapa lama kemudian, sesampainya di simpang Jalan Cipta Karya, mobil korban tiba-tiba saja ditabrak dari arah belakang hingga mobil korban mengalami ringsek parah di sebelah kanan belakang.

Melihat kondisi tersebut, pemilik mobil atau truk PT Tangki Mas yang menabrak telah sepakat untuk bertanggung jawab dan memperbaiki mobil. Namun, pada saat mobil dibawa ke bengkel dan melihat rincian biaya perbaikan senilai Rp20 juta lebih, pemilik mobil truk malah menolak kembali kesepakatan awal.

Hingga pada saat ini, kedua mobil tersebut masih terparkir di Jalan Purwodadi Kecamatan Tampan, tepatnya di depan perumahan Citra Garden.

Kapolsek Tampan Kompol Kari Amsah Ritonga saat dikonfirmasi melalui Kanit Lantas Polsek Tampan Iptu Novianto mengatakan, bahwa pihaknya saat ini telah melakukan perundingan kepada kedua belah pihak. “Titik terang belum ada, bos penabrak mobil tidak mau memperbaiki, sudah kami serahkan supaya mebicarakannya kembali baik-baik dengan korban, namun bosnya juga tidak mau,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa aturan di Jalan HR Soebrantas mobil bermuatan besar dengan berat delapan ton tidak dibenarkan melintas, pengemudi truk harus melewati jalur atau Jalan Kubang Raya.

“Aturannya mobil truk di Jalan  Soebrantas tidak diperbolehkan melintas, inikan muatan dan mobilnya sudah mencapai 50 ton, rambu larangan di sana juga sudah jelas,” kata Novianto.

Mirisnya lagi, saat mobil truk tersebut diperiksa pihak kepolisian unit lantas Polsek Tampan, ternyata mobil tersebut sudah pernah ditilang oleh Satlantas Polres Dumai.(man)





KOMENTAR
Berita Update
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Untuk Pemerataan Ekonomi
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Selasa, 12 November 2018 - 21:00 wib

2019, Tour de Singkarak Lintasi Mandeh dan Jambi
Selasa, 12 November 2018 - 20:30 wib

Tausiah UAS Banjir Jamaah
Selasa, 12 November 2018 - 20:00 wib
Transaksi Harian Saham  Anjlok 1,89 Persen

Transaksi Harian Saham Anjlok 1,89 Persen
Selasa, 12 November 2018 - 19:00 wib

Lions Club 307 A2 Beri Bantuan Pengecatan Panti Asuhan
Selasa, 12 November 2018 - 18:30 wib

PT Pekanperkasa Promo Spesial Akhir Tahun
Selasa, 12 November 2018 - 17:00 wib

KPP Pratama Bangkinang Edukasi Siswa lewat Pajak Bertutur
Selasa, 12 November 2018 - 16:30 wib
KPU Riau Belum Cetak APK
Empat Parpol Belum Selesaikan Desain
Selasa, 12 November 2018 - 16:00 wib

Garbi Harus Bantu Masyarakat Riau
Selasa, 12 November 2018 - 15:37 wib

RT/RW Pertanyakan Penertiban APK pada KPU
Selasa, 12 November 2018 - 15:00 wib
Cari Berita
Begini Ceritanya Terbaru
Rumah Bulatan dan Petak Jadi Arang

Minggu, 04 November 2018 - 13:48 WIB

Ngerumpi di Toilet

Jumat, 02 November 2018 - 13:01 WIB

Bunyi Ledakan di Tengah Malam

Selasa, 30 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Ditabrak Truk CPO, IRT Tewas Mengenaskan

Selasa, 30 Oktober 2018 - 09:45 WIB

Hasil Pemeriksaan Temuan Tulang di Jalan Naga Sakti

Selasa, 30 Oktober 2018 - 09:38 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini