Kemitraan, Kunci Pengembangan Industri Kelapa Sawit
Jumat, 29 Juni 2018 - 10:50 WIB > Dibaca 319 kali Print | Komentar
Berita Terkait

Indonesia-India Kerja Sama Kembangkan Minyak Sawit



(RIAUPOS.CO) - Kemitraan perusahaan dengan masyarakat akan menjadi kunci pengembangan sektor kelapa sawit nasional ke depan. Perusahaan kelapa sawit harus bisa membantu perkebunan rakyat untuk meningkatkan produktivitas, baik melalui pemilihan benih unggul maupun perbaikan tata kelola perkebunan.

“Perkebunan rakyat semakin memainkan peran penting dalam industri kelapa sawit nasional,” kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (28/6).

 Joko Supriyono menjadi salah satu pembicara dalam Asian Agriculture & Food Forum (ASAFF) 2018.  Joko mengatakan, Indonesia masih kokoh menjadi negara produsen minyak sawit terbesar di dunia dengan total produksi 2017 sebesar 42,04 juta ton. Dari total produksi tersebut, sekitar 31,05 juta ton terserap di pasar ekspor.

“Dengan produksi dan ekspor sebesar itu, minyak sawit adalah komoditas penyumbang devisa terbesar yang mencapai 22,9 miliar dolar AS,” kata Joko.

Beberapa negara tujuan ekspor utama minyak sawit Indonesia pada 2017 antara lain India (7,62 juta ton), Uni Eropa (5,03 juta ton), Cina (3,73 juta ton), Afrika (2,28 juta ton), dan sejumlah negara lainnya.

“Ada peningkatan permintaan akan minyak nabati hingga 5 juta ton setiap tahun di seluruh dunia. Sebagai minyak nabati dengan produktivitas tertinggi, maka sawit memberikan peran signfikan dalam konteks ketahanan pangan di dunia,” kata Joko.

Namun demikian, kata dia, sektor kelapa sawit di Indonesia menghadapi dua tantangan besar. Pertama, tantangan eksternal terkait kampanye negatif, isu keberlanjutan, dan penerimaan pasar terutama di negara maju.

“Kedua adalah tantangan dari dalam negeri. Yaitu, produktivitas dan efisiensi yang secara rerata masih rendah dan pengembangan perkebunan rakyat,” kata Joko.

Menjawab tantangan tersebut, perusahaan perkebunan kelapa sawit harus menjalin kemitraan dan membantu perkebunan rakyat untuk meningkatkan produktivitas. “Program Research and Development, mekanisasi dan otomasi yang dilakukan perusahaan, juga perlu ditularkan kepada perkebunan rakyat sehingga produktivitas kebun mereka juga meningkat,” katanya.(rls/aga)



Laporan KAMARUDDIN, Pekanbaru


KOMENTAR
Berita Update
Bupati Kampar Evaluasi Realisasi Fisik 2018
Azis: Pakai Uang Rakyat, OPD Harus Tanggung Jawab
Kamis, 15 November 2018 - 13:15 wib

Tropicana Slim Ajak Ikuti Senam Sehat di CFD
Kamis, 15 November 2018 - 12:23 wib
Kirim 12 Atlet Ikuti Kejurnas Ski Air

Kirim 12 Atlet Ikuti Kejurnas Ski Air
Kamis, 15 November 2018 - 12:00 wib
Rp158 Miliar Tunda Bayar Jadi Prioritas

Rp158 Miliar Tunda Bayar Jadi Prioritas
Kamis, 15 November 2018 - 11:40 wib
DPRD Minta Kontraktor Selesaikan Amdal

DPRD Minta Kontraktor Selesaikan Amdal
Kamis, 15 November 2018 - 11:30 wib
PWI Riau Gelar UKW Angkatan XI

PWI Riau Gelar UKW Angkatan XI
Kamis, 15 November 2018 - 11:15 wib
Pelanggaran Terbanyak Tak Gunakan Seat Belt
Dari Operasi Zebra Muara Takus 2018
Pelanggaran Terbanyak Tak Gunakan Seat Belt
Kamis, 15 November 2018 - 11:00 wib
Oplet Mulai Ditinggal

Oplet Mulai Ditinggal
Kamis, 15 November 2018 - 10:55 wib
Pencatut Nama  Kapolda Riau  Ditangkap

Pencatut Nama Kapolda Riau Ditangkap
Kamis, 15 November 2018 - 10:30 wib
Sasar Wisma dan Rumah Kos
Puluhan Pasangan Terjaring Razia
Kamis, 15 November 2018 - 10:16 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Tropicana Slim Ajak Ikuti Senam Sehat di CFD

Kamis, 15 November 2018 - 12:23 WIB

Daihatsu Jelajah Hangatnya Minyak Kayu Putih dan Pantai Jikumerasa
Koleksi dari Paris, Boutique Si.Se.Sa Dibuka di Kota Pekanbaru
Holding Migas Jadikan PGN Pemain Kelas Dunia

Sabtu, 10 November 2018 - 11:06 WIB

KITB Penopang Ekonomi Riau ke Depan

Jumat, 09 November 2018 - 11:45 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us