Petunjuk Arah di Jalur Alternatif Minim
Senin, 02 Juli 2018 - 10:10 WIB > Dibaca 372 kali Print | Komentar
KOTA (RIAUPOS.CO) -  Keberadaan jalur alternatif demi menghindari kemacetan pengerjaan flyover Simpang Pasar Pagi Arengka dan Simpang Mal SKA masih diharapkan sosialisasinya seoptimal mungkin. Pasalnya keberadaan jalur alternatif sendiri masih berupa pemberitahuan tanpa ada petunjuk arah yang dipasang di jalur-jalur tersebut, Sabtu (30/6).

Dari banyaknya jalur alternatif yang tersedia guna menghindari kemacetan di sekitar area proyek, ternyata masih banyak warga yang tidak tahu akan keberadaan dan arah dari jalur alternatif ini. “Kalau mau ke arah Panam lewat mana ya Pak ?” tanya salah seorang pengendara mobil yang memasuki Jalan Srikandi dari Jalan Tuanku Tambusai kepada salah seorang warga, Faisal.

Dikatakan Faisal, ketidaktahuan pengendara akan ruas jalan ini membuat pengendara terkadang lurus ke arah Jalan Rajawali Sakti Ujung. “Itu tadi yang tanya mau ke Robinson Panam, tapi karena tidak tahu Jalan Srikandi dia belok ke kiri jadinya dia lurus ke Jalan Rajawali Sakti Ujung,” ujarnya, Sabtu (30/6).

Karena tidak ada petunjuk arah ke jalur altrrnatif masih banyak pengendara yang melalui area proyek hingga mengakibatkan kemacetan.  “Di jalur alternatif itu tidak ada petunjuk arah, makanya pengendara lurus saja ke area proyek. Jadinya kemacetan semakin parah di sini,” ungkap Ricardo Simanjuntak, Humas proyek flyover Simpang Mal SKA.

Plt Kadishub Pekanbaru, Kendi Harahap mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya terpadu dengan Dishub Provinsi, PUPR kota dan provinsi dan Satlantas Polresta. “Kami sudah melakukan upaya terpadu berupa pemberitahuan kepada masyarakat, bekerja sama dengan Dishub Provinsi dan PUPR Provinsi sebagai penanggung jawab proyek, juga dengan PUPR Kota sebagai penanggung jawab jalur alternatif  dan Saltantas Polresta,’’ ujarnya.(cr7)



KOMENTAR
Berita Update
Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan

Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:25 wib
Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan

Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:15 wib
Berkas Tersangka Ribuan Ekstasi Dilengkapi

Berkas Tersangka Ribuan Ekstasi Dilengkapi
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:05 wib
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Kendi Harahap: Terminal Kewenangan Kemenhub
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:00 wib
Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai

Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:40 wib
120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak

120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:15 wib
Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:00 wib

Pembangunan Harus Berjalan Maksimal
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:46 wib

Harga Tiket Pesawat Naik, Penumpang Bus Meningkat
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:44 wib
Panwas Copot APK di Billboard

Panwas Copot APK di Billboard
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:39 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Dewan Minta Direalisasikan Tahun Ini

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:45 WIB

Masih Kurang Tujuh  Unit Komputer

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:40 WIB

Hasil Audit Belum Keluar, Ranperda PPJ Urung Disahkan
Pengajuan NIP CPNS Serentak

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:30 WIB

Pejabat Diberi Waktu Enam Bulan

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:25 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us