Rehabilitasi Narapidana Narkoba Rentan Disalahtafsirkan
Kamis, 05 Juli 2018 - 10:18 WIB > Dibaca 354 kali Print | Komentar
Rehabilitasi Narapidana Narkoba Rentan Disalahtafsirkan
Kasmanto Rinaldi
KOTA (RIAUPOS.CO) - Kriminolog Riau Kasmanto Rinaldi menyarankan agar rehabilitasi narapidana narkotika memerlukan kerja sama dari berbagai elemen. Dalam konteks peredaran narkoba keberadaan regulasi yang jelas sangat diperlukan sebagai dasar pihak terkait untuk mengambil tindakan.

Dinamika atau keberadaan "rehabilitasi" atau konteks pemakai dianggap sebagai korban merupakan indikasi regulasi yang ada sangat rentan disalahtafsirkan.

Sejatinya ada indikator yang jelas kapan seseorang itu dikatakan sebagai korban dan pelaku, karena posisi ini sesungguhnya sangat rentan disalahtafsirkan oleh aparat penegak hukum.

"Kita bisa melihat ketika kasus narkoba menimpa publik figur atau orang ternama penanganannya cenderung tertutup dan hanya di-blow up ketika penanganan di awal saja," kata Kasmanto.

Menurutnya lagi proses persidangannya juga tidak "selama" kasus Jessica misalnya yang bisa diikuti dan diambil hikmahnya oleh masyarakat secara luas.

Sejatinya perlu ketegasan yang jelas kapan seseorang itu dikatakan korban atau pelaku dalam kasus narkoba karena sangat erat kaitannya dengan law enforcement-nya. "Jangan sampai law enforcement dalam kasus narkoba dianggap setengah hati dibanding kasus kejahatan lainnya seperti terorisme misalnya, sementara dampak yang ditimbulkannya tidak jauh kalah berbahayanya," ujarnya.

Selanjutnya, kata Kasmanto, keberadaan pusat rehabilitasi perlu disinergikan dengan pihak terkait sehingga pengelolaannya terasa manfaatnya.

Ia juga menyampaikan sinergitas antara pihak kepolisian dengan BNN di daerahnya masing-masing juga perlu ditingkatkan, sehingga upaya pemberantasan narkoba juga menyentuh tidak hanya di kabupaten atau kota bisa juga sampai ke pelosok desa.(man)


KOMENTAR
Berita Update
Calon Tuan Rumah  Bawa Kepala Daerah

Calon Tuan Rumah Bawa Kepala Daerah
Rabu, 23 Januari 2019 - 17:25 wib
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Nelson Tetap Dihukum Setahun Penjara
Hakim Kuatkan Putusan PN Siak
Rabu, 23 Januari 2019 - 17:00 wib
Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan

Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:25 wib
Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan

Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:15 wib
Berkas Tersangka Ribuan Ekstasi Dilengkapi

Berkas Tersangka Ribuan Ekstasi Dilengkapi
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:05 wib
Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai

Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:40 wib
120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak

120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:15 wib
Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:00 wib

Pembangunan Harus Berjalan Maksimal
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:46 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Dewan Minta Direalisasikan Tahun Ini

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:45 WIB

Masih Kurang Tujuh  Unit Komputer

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:40 WIB

Hasil Audit Belum Keluar, Ranperda PPJ Urung Disahkan
Pengajuan NIP CPNS Serentak

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:30 WIB

Pejabat Diberi Waktu Enam Bulan

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:25 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us