TERKAIT TRAGEDI KM MAJU LESTARI
Poros Maritim Disoroti Fadli Zon karena Naiknya Angka Kecelakaan Kapal
Kamis, 05 Juli 2018 - 17:30 WIB > Dibaca 285 kali Print | Komentar
Poros Maritim Disoroti Fadli Zon karena Naiknya Angka Kecelakaan Kapal
Fadli Zon. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kecelakaan kapal yang terjadi secara beruntun belakangan ini menuai sorotan Wakil Ketua DPR  Fadli Zon. Adapun insiden teranyar adalah KM Maju Lestari di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan.

Insiden itu mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia.

"Saya membaca di berita, sudah 35 korban tewas. Kami berharap jumlahnya tak bertambah lagi, dan para korban yang selamat dapat segera diberikan pelayanan dan jaminan pembiayaan perawatan dari pemerintah," ujarnya, Kamis (5/7/2018).

Adapun kejadian tragis itu harus menjadi perhatian pemerintah untuk segera membenahi sektor transportasi laut. Dia menyebut, gembar-gembor pemerintah soal pembangunan poros maritim ternyata tak berefek pada jaminan keamanan bagi transportasi laut.

“Artinya, bisa jadi poros maritim selama ini hanya jargon saja. Tidak dirancang dan dikerjakan secara serius," jelas wakil ketua umum Partai Gerindra itu.

Diterangkannya, Indonesia sebagai negara kepulauan seharusnya memiliki priprotas tinggi terhadap jaminan keselamatan kapal penumpang. Sementara selama ini, imbuhnya, fokus pemerintah masih soal transportasi darat dan infrastrukturnya.

"Perlu dipikirkan secara serius pelayanan transportasi air, baik laut, danau, dan sungai," tegas wakil ketua DPR yang mengoordinasikan urusan politik, hukum dan keamanan itu.

Kejadian itu, kata dia lagi,. seharusnya bisa dihindarkan jika pemerintah melihat tren kenaikan angka kecelakaan laut. Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mencatat pada 2014 ada tujuh kecelakaan kapal laut.

Adapun angkanya bertambah pada 2015 ada 11 kecelakaan, sedangkan pada 2016 meningkat menjadi 18 kecelakaan. Sementara, pada 2017 angkanya meningkat menjadi 34 kecelakaan.

"Ini bukan perkembangan baik. Peningkatan jumlah kecelakaan, mengesankan seperti adanya pembiaran yang cukup lama pada keselamatan dan keamanan kapal penumpang," ucapnya.

Dia menyatakan, ironisnya, meski angka kecelakaan meningkat, tak ada perhatian terhadap peningkatan transportasi air. Fokus pemerintah, sambungnya, justru lebih pada pembangunan transportasi darat, seperti jalan tol yang mudah terlihat dan populer.

Oleh sebab itu, dia meminta Kementerian Perhubungan segera membenahi penataan sistem dan infrastruktur transportasi laut. Hal yang harus diperhatikan adalah sistem pengawasan terhadap kondisi kapal.

"Dalam kasus KM Sinar Bangun kemarin, misalnya, bagaimana bisa kapal yang tak memiliki manifes diizinkan berlayar? Itu semua menunjukkan pengawasan sektor transportasi laut memang sangat minim," paparnya.

Oleh sebab  itu, dia mengharapkan kecelakaan KM  Lestari Maju harus menjadi yang terakhir. Peristiwa itu harus menjadi momentum bagi pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan, menata dan memperbaiki sistem dan infrastruktur transportasi air Indonesia lebih serius.

"Jangan sekadar jargon.  Pemerintah juga jangan terus menerus mengurusi jalan tol, tapi mengabaikan transportasi lainnya. Kita berharap kecelakaan serupa tidak terulang kedepannya," tandasnya.(boy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Alamaaak!
Dilabrak Istri Pertama
Rabu, 26 September 2018 - 11:55 wib
19 TKI Nonprosedural Dipulangkan Lewat Dumai

19 TKI Nonprosedural Dipulangkan Lewat Dumai
Rabu, 26 September 2018 - 11:26 wib
2 Bulan, Beraksi di 8 TKP
2 Jambret di Duri Diringkus Tim Opsnal Polres
2 Bulan, Beraksi di 8 TKP
Rabu, 26 September 2018 - 11:09 wib

66 Orang Terjaring Razia Malam
Rabu, 26 September 2018 - 10:30 wib
Terpantau CCTv, Maling Dihajar Pegawai Pemprov

Terpantau CCTv, Maling Dihajar Pegawai Pemprov
Rabu, 26 September 2018 - 10:28 wib

STIKes Hang Tuah-FAI UIR Jalin Kerja Sama
Rabu, 26 September 2018 - 10:15 wib
Anggaran Pemko Pekanbaru
Kurangi Kegiatan Seremonial
Rabu, 26 September 2018 - 10:04 wib
Wako Persilakan Penegak Hukum Melakukan Pengusutan
Dugaan Penyimpangan Rehab Gedung Command Centre
Wako Persilakan Penegak Hukum Melakukan Pengusutan
Rabu, 26 September 2018 - 10:04 wib
UAS Dijadwalkan Luncurkan ATM Beras
Masjid Rhaudatus Shalihin
UAS Dijadwalkan Luncurkan ATM Beras
Rabu, 26 September 2018 - 10:03 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
DPRD Belum Jadwalkan Paripurna Penetapan Gubri Definitif
Pertarungan Pilpres Pemilih Milenial Berbasis Big Data

Rabu, 26 September 2018 - 08:51 WIB

Andalkan Yusril, OSO Melawan Putusan

Selasa, 25 September 2018 - 11:47 WIB

Debat Capres Boleh Dilakukan Lembaga di Luar KPU

Selasa, 25 September 2018 - 11:34 WIB

Berharap Tak Saling Serang Isu SARA

Selasa, 25 September 2018 - 11:03 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us