Rumah Sakit Jiwa
Perlu Perhatian Khusus Keluarga
Senin, 09 Juli 2018 - 08:55 WIB > Dibaca 462 kali Print | Komentar
Berita Terkait



KOTA (RIAUPOS.CO) - Setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ), orang dengan gangguan jiwa bisa kembali pulih dan menjalankan aktivitasnya di tengah masyarakat. Namun hal itu harus mendapat dukungan dari keluarga dan masyarakat.

Dokter Haznelli Juita MM menjelaskan bahwa seseorang dengan gangguan jiwa merupakan orang yang bisa disembuhkan, dan sangat bergantung kepada keluarga dan masyarakat. “Jadi jangan ada stigma di masyarakat, apabila ada orang yang punya riwayat gangguan jiwa itu dilarang untuk bekerja. Dia bisa untuk itu, tetapi memang harus diingatkan untuk berobat rutin dan kontrol, bisa ke RSJ atau ke puskesmas,” jelasnya wanita yang juga merupakan Direktur RSJ Tampan ini.

Pasien dengan gangguan jiwa, dikatakan Hazznelli, merupakan penyakit yang bisa disembuhkan dan berhak untuk mendapatkan pengobatan. “Jadi, pasien gangguan jiwa ada semacam jaminan bahwa selama 21 hari akan bisa dipulangkan. Hanya saja, banyak keluarga yang tidak mau menjemput hingga akhirnya pasien dirawat hingga tiga bulan,” katanya.

Dirinya berharap, keluarga pasien harus datang ke rumah sakit setidaknya sekali dalam sebulan. Rata-rata pasien dirawat selama dua hingga tiga bulan. “Makanya itu, paling tidak keluarga harus datang agar kami bisa memberi motivasi dan penyuluhan tentang cara merawat pasien atau keluarganya yang dengan gangguan jiwa,” sebutnya.

Setiap tahun, ada banyak pasien yang dinyatakan boleh pulang dari RSJ yang terletak di Jalan HR Soebrantas ini. “Pasien di sini itu ibarat seseorang yang mengidap penyakit hipertensi. Dia harus diobati. Kalau pasien dipulangkan dan di rumahnya itu tidak diberi obat, ataupun perawatan dari keluarganya, bisa kambuh dan balik lagi ke RSJ,” sebutnya.(cr9)



KOMENTAR
Berita Update
Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan

Per usak Atribut PD Segera Jalani Persidangan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:25 wib
Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan

Hadirkan 15 Saksi, Satu Alat Bukti Dibatalkan
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:15 wib
Berkas Tersangka Ribuan Ekstasi Dilengkapi

Berkas Tersangka Ribuan Ekstasi Dilengkapi
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:05 wib
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Kendi Harahap: Terminal Kewenangan Kemenhub
BRPS Sepi, Bus dan Travel Tak Masuk Terminal
Rabu, 23 Januari 2019 - 16:00 wib
Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai

Curanmor Kembali Beraksi, Resahkan Warga Dumai
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:40 wib
120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak

120 Kasus DBD, Mayoritas Anak-Anak
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:15 wib
Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Penempatan Kerja Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Rabu, 23 Januari 2019 - 15:00 wib

Pembangunan Harus Berjalan Maksimal
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:46 wib

Harga Tiket Pesawat Naik, Penumpang Bus Meningkat
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:44 wib
Panwas Copot APK di Billboard

Panwas Copot APK di Billboard
Rabu, 23 Januari 2019 - 14:39 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Dewan Minta Direalisasikan Tahun Ini

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:45 WIB

Masih Kurang Tujuh  Unit Komputer

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:40 WIB

Hasil Audit Belum Keluar, Ranperda PPJ Urung Disahkan
Pengajuan NIP CPNS Serentak

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:30 WIB

Pejabat Diberi Waktu Enam Bulan

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:25 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us