Cegah PKL Kembali
Kamis, 12 Juli 2018 - 12:15 WIB > Dibaca 443 kali Print | Komentar
Cegah PKL Kembali
ANGKAT LAPAK: Pedagang mengangkat lapak tempat dagangan mereka saat dilakukan penertiban oleh petugas Satpol PP Pekanbaru di jalur lambat depan Pasar Pagi Arengka, Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (11/7/2018). CF1/MIRSHAL/RIAU POS
MARPOYAN DAMAI (RIAUPOS.CO) - Pedagang kaki lima (PKL) memenuhi jalur lambat depan Pasar Pagi Arengka, Jalan Soekarno Hatta. Kendaraan bermotor milik pedagang dan pengunjung pasar parkir di sepanjang bahu jalan. Sementara, puluhan kendaraan yang ingin melewati jalan itu terjebak macet cukup panjang.

Kesemrawutan yang terjadi setiap hari itu berakhir, Rabu (11/7). Puluhan personel Satpol PP Pekanbaru diterjunkan untuk melakukan penertiban pagi itu. Untuk mencegah PKL kembali lagi,  Satpol PP menempatkan petugas jaga di lokasi.

Pedagang yang tak menyangka petugas akan datang, tak sempat kabur. Tapi, petugas hanya mengangkut meja-meja kayu yang dipakai pedagang untuk menjajakan barang dagangan. Sedangkan barang dagangan diperbolehkan dibawa pedagang.

Petugas juga mengimbau pedagang agar berpindah tempat jualan ke dalam Pasar Pagi Arengka.

Dalam hitungan jam, jalur lambat yang semula penuh oleh pedagang, menjadi steril. Kini lokasi tersebut dijadikan sebagai tempat parkir kendaraan roda dua maupun roda empat. Arus lalu lintaas sedikit lebih lancar.

Kepala Badan Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono mengatakan, penertiban tersebut bertujuan mengurangi tingkat kemacetan selama proses pembangunan flyover. Sebab keberadaan pedagang telah menghambat kelancaran arus lalu lintas kendaraan.

“Sudah kami tertibkan, Sekarang tidak ada lagi pedagang yang berjualan di sana,” ujar Agus Pramono kepada Riau Pos, Rabu (11/7).

Dijelaskan Agus, para pedagang tidak dibenarkan berjualan di jalur lambat, karena dampaknya menganggu ketertiban umum. Bahkan selama ini, pihaknya sudah kerap melakukan upaya persuasif hingga penertiban. Namun para pedagang tidak kunjung mengindahkannya.

“Tidak satupun pedagang yang dibenarkan berjualan di sana. Pedagang kami minta berjualan di tempat yang telah disediakan,” tambah mantan Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru itu.

Usai pelaksanaan penertiban ini sebut Agus, pihaknya akan terus melakukan pengawasan. Nantinya kata dia, pihaknya menempatkan sejumlah personel untuk melakukan penjagaan, sehingga para pedagang tidak kembali berjualan di jalur lambat tersebut.

“Kami tempatkan personel. Jika pedagang kembali berjualan, kami tertibkan. Bila perlu barang dagangannya kami sita sebagai efek jera,” tegas Agus Pramono.(rir)


KOMENTAR
Berita Update
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Sepanjang Jalan  Teropong Penuh Lubang

Sepanjang Jalan Teropong Penuh Lubang
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:08 wib

Bawaslu Bakal Surati Pengusaha Billboard
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:51 wib

Titus Bonai Pilih Pulang Kampung
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:45 wib

Supermoon Bakal Terjadi 3 Kali
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:44 wib

BKPM Siap Bekukan Izin VFS Tasheel Indonesia
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:41 wib

Pembangunan Terus Diperjuangkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:34 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Empat Gedung untuk Pelayanan Publik

Selasa, 22 Januari 2019 - 09:45 WIB

Masih Ditemukan Wajib Pajak Tak Jujur

Selasa, 22 Januari 2019 - 09:40 WIB

4.800 Imam Masjid Diberi Insentif

Selasa, 22 Januari 2019 - 09:35 WIB

Jalan di Bawah Flyover SKA Segera Dibuka

Selasa, 22 Januari 2019 - 09:30 WIB

PPDB Masih Sistem Zonasi

Selasa, 22 Januari 2019 - 09:25 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us