TERANCAM TERTUNDA
Nasib Honorer K2 Terkatung akibat Lambannya Revisi UU ASN
Kamis, 12 Juli 2018 - 18:00 WIB > Dibaca 885 kali Print | Komentar
Nasib Honorer K2 Terkatung akibat Lambannya Revisi UU ASN
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Cepat atau lambatnya pembahasan revisi UU ASN (Aparatur Sipil Negara) sangat memengaruhi waktu honorer K2 diangkat menjadi CPNS.

Namun, pemerintah belum juga menyerahkan DIM (daftar inventarisasi masalah) revisi UU ASN. Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI mengaku kecewa atas hal itu. Banyak yang memertanyakan keseriusan pemerintah karena sejak rapat kerja Baleg dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur pada 24 Januari 2018, DIM-nya belum selesai juga.

"Kami kecewa karena MenPAN-RB belum menyerahkan DIM-nya. Harusnya raker 10 Juli sudah ada karena waktunya enam bulan loh," kata anggota Baleg dari Fraksi Golkar, Marlinda P, Kamis (12/7/2018).

Diakuinya, dirinya sudah meminta kepastian waktu pemerintah menyerahkan DIM. Namun, pemerintah belum bisa menyebutkan tenggat waktu. Dia pun khawatir bila dalam waktu dekat ini DIM belum diserahkan, revisi UU ASN tidak akan terlaksana.

"Agustus kan sudah masa pendaftaran bakal caleg dan bakal capres - cawapres. Habis itu kami kampanye, lah terus kapan bahasnya?" tanya dia.

Pernyataan yang sama datang dari anggota Baleg dari Fraksi Gerindra, Supratman A. Dia mengapresiasi komitmen pemerintah dalam rangka penyelesaian tenaga honorer K2.

Akan tetapi, untuk menuntaskannya pemerintah harus menyerahkan DIM revisi UU ASN secepatnya.

"Ini tahun politik. Sebagai oposisi saya senang-senang saja kalau ini tidak selesai dan bisa kapitalisasi. Namun tidak boleh gitu kan karena ini menyangkut kemanusiaan. Apalagi honorer K2 tidak pernah berharap ini diselesaikan sekaligus tapi ada yang perlu diprioritaskan dari 438.590 honorer K2 yang akan diselesaikan MenPAN-RB," paparnya. (esy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Ketua HHRMA Riau Periode 2018-2021 Dilantik
Jumat, 18 Oktober 2018 - 20:54 wib

Warga Koto Tuo Baserah Berharap Produksi Padi Melimpah
Jumat, 18 Oktober 2018 - 20:00 wib

Bupati Diberi Kehormatan
Jumat, 18 Oktober 2018 - 19:30 wib

Lima BUMD Terima Bantuan Pusat
Jumat, 18 Oktober 2018 - 18:30 wib

SMAN 2 Pangkalankerinci Perkemahan Akbar se-Riau
Jumat, 18 Oktober 2018 - 18:00 wib
Chris Kanter Pimpin Indosat

Chris Kanter Pimpin Indosat
Jumat, 18 Oktober 2018 - 17:35 wib
Langsung Temui Dirjen di Jakarta
Bupati Perjuangkan Pembangunan Jembatan ke Kementerian PUPR RI
Jumat, 18 Oktober 2018 - 17:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Sandiaga Kunjungi Pasar  Cihapit yang Instagramable

Kamis, 18 Oktober 2018 - 16:32 WIB

Iklan Jokowi di Videotron Bukan dari TKN

Kamis, 18 Oktober 2018 - 16:23 WIB

Tim Prabowo Terkejut, 31 Juta Pemilih Belum Masuk DPT

Kamis, 18 Oktober 2018 - 16:12 WIB

Parpol Diminta  Aktif Soal APK

Kamis, 18 Oktober 2018 - 10:46 WIB

Pilkades Serentak Digelar 12 Desember

Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us