TERANCAM TERTUNDA
Nasib Honorer K2 Terkatung akibat Lambannya Revisi UU ASN
Kamis, 12 Juli 2018 - 18:00 WIB > Dibaca 395 kali Print | Komentar
Nasib Honorer K2 Terkatung akibat Lambannya Revisi UU ASN
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Cepat atau lambatnya pembahasan revisi UU ASN (Aparatur Sipil Negara) sangat memengaruhi waktu honorer K2 diangkat menjadi CPNS.

Namun, pemerintah belum juga menyerahkan DIM (daftar inventarisasi masalah) revisi UU ASN. Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI mengaku kecewa atas hal itu. Banyak yang memertanyakan keseriusan pemerintah karena sejak rapat kerja Baleg dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur pada 24 Januari 2018, DIM-nya belum selesai juga.

"Kami kecewa karena MenPAN-RB belum menyerahkan DIM-nya. Harusnya raker 10 Juli sudah ada karena waktunya enam bulan loh," kata anggota Baleg dari Fraksi Golkar, Marlinda P, Kamis (12/7/2018).

Diakuinya, dirinya sudah meminta kepastian waktu pemerintah menyerahkan DIM. Namun, pemerintah belum bisa menyebutkan tenggat waktu. Dia pun khawatir bila dalam waktu dekat ini DIM belum diserahkan, revisi UU ASN tidak akan terlaksana.

"Agustus kan sudah masa pendaftaran bakal caleg dan bakal capres - cawapres. Habis itu kami kampanye, lah terus kapan bahasnya?" tanya dia.

Pernyataan yang sama datang dari anggota Baleg dari Fraksi Gerindra, Supratman A. Dia mengapresiasi komitmen pemerintah dalam rangka penyelesaian tenaga honorer K2.

Akan tetapi, untuk menuntaskannya pemerintah harus menyerahkan DIM revisi UU ASN secepatnya.

"Ini tahun politik. Sebagai oposisi saya senang-senang saja kalau ini tidak selesai dan bisa kapitalisasi. Namun tidak boleh gitu kan karena ini menyangkut kemanusiaan. Apalagi honorer K2 tidak pernah berharap ini diselesaikan sekaligus tapi ada yang perlu diprioritaskan dari 438.590 honorer K2 yang akan diselesaikan MenPAN-RB," paparnya. (esy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Terlibat Perampokan, Seorang Petani Ditangkap

Terlibat Perampokan, Seorang Petani Ditangkap
Rabu, 15 Agustus 2018 - 18:00 wib

Bupati Apresiasi Torehan Prestasi Gudep Kampung Dalam
Rabu, 15 Agustus 2018 - 17:30 wib
59 Pejabat Administrator Dilantik

59 Pejabat Administrator Dilantik
Rabu, 15 Agustus 2018 - 17:00 wib

Bupati Apresiasi Peserta Perkemahan
Rabu, 15 Agustus 2018 - 16:30 wib
September, 2.500 Ha Jagung Ditanam

September, 2.500 Ha Jagung Ditanam
Rabu, 15 Agustus 2018 - 16:00 wib
Alamaaak!
Salah Hadiah
Rabu, 15 Agustus 2018 - 15:57 wib

Booth Toyota Raih Penghargaan Terfavorit
Rabu, 15 Agustus 2018 - 15:50 wib

Bupati Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan
Rabu, 15 Agustus 2018 - 15:30 wib
Sosialisasikan E-LHKPN Bersama KPK
BRK Ciptakan Sistem Kerja Transparan
Rabu, 15 Agustus 2018 - 15:06 wib
Cari Berita
Politik Terbaru

Rabu, 15 Agustus 2018 - 12:13 WIB

Hari Ini, 54 Komisioner  Bawaslu Dilantik

Rabu, 15 Agustus 2018 - 11:50 WIB

Farhat Abbas  Disiapkan  untuk Lawan  Fadli Zon

Rabu, 15 Agustus 2018 - 11:30 WIB

Aher Gantikan Sandi Uno Terbentur UU Pilkada

Rabu, 15 Agustus 2018 - 11:06 WIB

Belum Ada Laporan Bacaleg Bermasalah

Rabu, 15 Agustus 2018 - 10:55 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us