TERKAIT DIVESTASI
Keras! Soal Saham Freeport, Gerindra Minta Jokowi Tidak Bohongi Publik
Kamis, 12 Juli 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 3465 kali Print | Komentar
Keras! Soal Saham Freeport, Gerindra Minta Jokowi Tidak Bohongi Publik
Presiden Joko Widodo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pengumuman bahwa saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebanyak 51 persen telah menjadi milik Indonesia datang dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Adapun angka itu merupakan hasil kesepakatan antara Holding BUMN Tambang PT Inalum dengan PT Freeport, setelah melalui proses negosiasi yang alot. Menurut Wakil ketua umum DPP Partai Gerindra, akuisisi saham raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) oleh Holding BUMN Inalum belum berhasil.

Itu karena baru tahap kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU), belum masuk tahap Memorandum of Agreement (MoA).

"Aduh kok mau ngibul lagi sih Kang Mas Joko Widodo nih terkait klaim sudah berhasil melakukan akuisisi saham Freeport sebanyak 51 persen. Belum berhasil kok saham Freeport diakuisisi oleh Holding BUMN Pertambangan Inalum, baru tahap kesepakatan. Baru tahap MoU belum masuk ke tahap MoA," katanya, seperti diberitakan JPNN, Kamis (12/7/2018).

Dia menilai, dengan adanya kesepakatan itu proses akuisisi saham PTFI masih jauh. Terlebih, di dalam dunia bisnis yang namanya tahap MoU, saham itu belum sah menjadi milik Indonesia.

"Sebab, semua kesepakatan yang ada di MoU harus disepakati dulu oleh kedua belah pihak. Itu pun kalau MoU divestasi saham Freeport sudah diteken. Ini MoU-nya saja belum diteken kok sudah klaim berhasil mengakusisi saham Freeport 51 persen. Ngerti enggak sih Joko Widodo tentang prosedur akusisi saham," jelasnya.

Di samping klausul di dalam MoU harus disepakati sebelum meningkat ke tahap MoA, dia pun meragukan keuangan Hoding BUMN Inalum mampu mengakuisisi saham perusahaan asal Amerika itu.

"Kalau pakai pendanaan pinjaman bank dari luar negeri dan dalam negeri apa saat ini perbankan mau ngucurin dana ke sektor pertambangan yang lagi meredup. Jadi, Joko Widodo jangan bohongi publik dong tentang divestasi saham Freeport," tutupnya.(fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Penabalan Gelar Adat
Ingatkan Jokowi ketika Dilantik
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:28 wib

SBY Sampaikan Sinyal "Perang"
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:20 wib

60 Persen Tanah Riau Belum Terdaftar
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:16 wib

UKW Angkatan XI PWI Riau, 38 Wartawan Dinyatakan Kompeten
Minggu, 16 Desember 2018 - 15:14 wib
Pesona air terjun Sungai Simo
Hijau Simo yang Sejuk
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:58 wib

Mayweather Jadi Mangsa Khabib Nurmagomedov
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:55 wib

Penyaluran CSR Banyak Tak Sesuai Perda
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:53 wib
Embarkasi Haji Antara Riau
Fasilitas Pendukung Embarkasi Belum Rampung
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:44 wib
Penyair Perempuan Indonesia (PPI) Terbentuk
Dan, Palung Puisi itu Bernama Perempuan
Minggu, 16 Desember 2018 - 14:34 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
SBY Jalan Kaki Sisiri Balihonya Dirusak OTK

Sabtu, 15 Desember 2018 - 09:01 WIB

Saiman: Jangan Jadi Demokrasi “Pesanan”

Kamis, 13 Desember 2018 - 11:42 WIB

Sandiaga Uno Dapat Sumbangan Dana Kampanye

Selasa, 11 Desember 2018 - 15:17 WIB

Prabowo-Sandiaga Bidik Suara Jateng

Senin, 10 Desember 2018 - 13:50 WIB

PSI Bawa Misi Bersih-Bersih DPR

Sabtu, 08 Desember 2018 - 14:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us