Ruang Kreatif yang Kian Diminati
Jumat, 13 Juli 2018 - 10:04 WIB > Dibaca 666 kali Print | Komentar
Ruang Kreatif yang Kian Diminati
ADEGAN: Salah satu adegan teater persembahan komunitas Home Theatre asal Kota Pekanbaru pada Panggung Seni Kreatif (PSK), Sabtu (7/7/2018) lalu di Riau Creative Center, Kompleks Bandar Serai, Pekanbaru
Berita Terkait



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Komunitas Home Theatre, Callmewak Band, dan Thanks for the Memories membuka perhelatan Panggung Seni Kreatif (PSK) pasca Idul Fitri. Ketiga komunitas tersebut tampil maksimal pada Sabtu (7/7) di panggung Riau Creative Center di salah satu pojok kompleks Bandar Serai (purna MTQ) Pekanbaru.
 
Pada perhelatan yang ditaja Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata Riau setiap akhir pekan lalu, tidak hanya ada suguhan seni. Puluhan anggota komunitas Karimun Pekanbaru, ikut memeriahkan dengan menggelar hari jadi komunitas mereka. Palingtidak, PSK telah berkembang menjadi ruang baru bagi seniman dan komunitas lain untuk berkumpul dan bersilaturahmi.

      ‘’Saya sangat berbangga sekali. Selain komunitas seni yang tak henti berkreasi di ruang ini, juga komunitas lain juga tertarik bergabung di sini. Kreasi dan apresiasi antar tontonan dan penonton semakin hari semakin bertumbuh di ruang ini. Kami berharap, ke depan semakin ramai orang hadir dan menjadikan helat yang ditaja sepanjang tahun ini sebagai ruang alternatif bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu luangnya,’’ ulas Kadis Pariwisata Riau Fahmizal, saat membuka acara.

Pada Sabtu malam tersebut, komunitas Home Theatre tampil dengan suguhan yang segar. Noviyanti selaku sutradara berhasil  menarik perhatian penonton yang hadir pada malam itu. Teater dengan genre komedi yang dipersembahkan nya terbilang tepat, sesuai dengan situasi dan kondisi panggung out door.

‘’Kami memilih karya komedi karena sesuai dengan kondisinya. Jadi penonton tak perlu susah-susah memahami apa yang mereka tonton, plus terhibur,’’ ungkap Novi.

Sementara itu, komunitas Callmewak Band datang dari Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti membawakan beberapa tembang lagu. Tidak hanya menggunakan alat-alat musik seperti band pada umumnya, mereka mengolaborasikan dengan alat musik tradisi, seperti gambus (alat petik), dan lainnya. ‘’Alhamdulillah, akhirnya bisa juga kami tampil di ruang kreatif ini. Memang harus diakui, ruang serupa ini harus diperbanyak sehingga para insan seni tidak kewalahan menggelar karya mereka,’’ ujar Rudy Kodon, sang vokalis Callmewak Band.(ifr)
KOMENTAR
Berita Update
Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace

Ketua PGI Tanggapi Positif Kritik Grace
Minggu, 18 November 2018 - 05:34 wib
Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah

Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah
Minggu, 18 November 2018 - 05:11 wib

Alasan Jerinx SID Tak Mau Temui Via Vallen
Minggu, 18 November 2018 - 03:59 wib
Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan

Pekan Depan, Nasib OSO Diputuskan
Minggu, 17 November 2018 - 19:06 wib

BKD Prov Riau Road To Siak 24 November Mendatang
Minggu, 17 November 2018 - 13:28 wib

Telkomsel Raih Dua Penghargaan Tingkat Asia Pasifik
Minggu, 17 November 2018 - 11:01 wib
Cari Berita
Komunitas Terbaru
Tingkatkan Minat Membaca Berantas Hoax

Minggu, 04 November 2018 - 14:13 WIB

Mengembangkan Perfilman Indie Pekanbaru

Minggu, 21 Oktober 2018 - 20:10 WIB

Swadaya Ummah Terjunkan Relawan Bantu Lombok

Rabu, 03 Oktober 2018 - 09:22 WIB

Fokus pada Isu Pendidikan Indonesia

Minggu, 30 September 2018 - 13:32 WIB

Jaga Citra Baik Pengendara Motor

Minggu, 16 September 2018 - 13:51 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us