Heboh Isu Kantor Polisi Bersama, Kapolres Ketapang Dicopot
Sabtu, 14 Juli 2018 - 10:11 WIB > Dibaca 439 kali Print | Komentar
KETAPANG (RIAUPOS.CO) - Beredarnya foto prasasti “Kantor Polisi Bersama” di media sosial berdampak pada jabatan Sunario sebagai Kapolres Ketapang. Sunario dicopot dari jabatannya dan dipindahkan ke Mapolda Kalbar sebagai Pamen. Sementara jabatan Kapolres Ketapang akan diisi oleh AKBP Yuri Nurhidayat.

Pencopotan jabatan kapolres tersebut merupakan buntut dari beredarnya sejumlah foto antara Kapolres Ketapang dengan kapolisian Suzhou, Cina, pada Kamis (12/7). Namun, yang paling menjadi perhatian adalah terkait adanya foto prasasti “Kantor Polisi Bersama”. Foto ini membuat heboh masyarakat pengguna media sosial, Facebook dan Twitter.

Menanggapi hal tersebut, Sunario telah mengklarifikasinya melalui video yang dibuat dan diunggah ke Facebook pada Kamis (12/7) malam. Sanggahan kembali diungkapkan Sunario saat diwawancara awak media pada Jumat (13/7) pagi. “Tidak ada kesepakatan dan tidak ada Kantor Polisi Bersama,” tegasnya.

Sunario yang sudah menjabat Kapolres Ketapang selama hampir dua tahun itu menceritakan awal mula hingga munculnya prasasti tersebut. Pada September 2017 lalu, Polres Ketapang mendapatkan undangan dari Kepolisian Kota Suzhou. Pada saat itu, sejumlah perwira di Polres Ketapang, termasuk Kapolres, datang memenuhi undangan tersebut.

Sunario mengaku datang memenuhi undangan tersebut setelah mendapatkan izin dari Polda Kalbar dan Mabes Polri. “Ke Cina itu kita lakukan karena diundang oleh Polisi Suzhou. Kepergian ini kita izin. Izin ke Polda dan izin ke Mabes pada saat itu,” jelasnya.

Sesampainya di Suzhou, Sunario mengaku tidak ada ajakan kerja sama antara Kapolisian Indonesia dengan Kepolisian Cina. “Mereka hanya menunjukkan bahwa inilah Kepolisian Suzhou dengan banyaknya menangani kasus kriminal. Mereka kemudian menunjukkan dari tingkatan Polda hingga ke Polsek-Polsek. Termasuk juga menunjukkan kecanggihan alat yang dimiliki mereka. Jadi, tidak ada kesepakatan,” ujarnya.

Kenapa Polres Ketapang diundang ke Suzhou, menurut Sunario karena di Ketapang ada perusahaan yang berasal dari Kota Suzhou. “Mereka tidak ingin warga mereka yang ada di Indonesia melakukan tindak pidana. Betul tidak mereka berusaha di sana? Itu yang kami bicarakan di selama berada di Suzhou. Setelah itu tidak ada lagi, sebatas itu saja,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, setelah semua proses kunjungan tersebut selesai, rombongan dari Polres kembali ke Indonesia. Namun, berselang beberapa waktu kemudian, Kepolisian Kota Suzhou medatangi Polres Ketapang. Kunjungan tersebut sebagai kunjungan balasan dari Kepolisian Kota Suzhou. Dalam kunjungan itu, tidak ada kerja sama antara kedua belah pihak.

Pada Kamis (12/7) lalu, Kepolisian Suzhou yang salah satu di antara mereka menjabat sebagai Wakil Walikota Suzhou, kembali menyambangi Polres Ketapang. Namun, menurut Sunario pada kunjungannya kali ini bukan Polres Ketapang yang mengundang, melainkan PT Ketapang Ecology (BSM Group).

“Mereka sebenarnya diundang oleh perusahaan PT BSM. Terlebih lagi mereka juga sudah pernah bilang akan ke Indonesia untuk melihat perusahaan ini bagaimana sebenarnya,” paparnya. (ody/afi/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 wib

KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:01 wib
Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 wib
Atap Halte TMP Rusak Parah

Atap Halte TMP Rusak Parah
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 wib
Pokja Tiga Proyek  Infrastruktur Diperiksa

Pokja Tiga Proyek Infrastruktur Diperiksa
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:29 wib
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Sepanjang Jalan  Teropong Penuh Lubang

Sepanjang Jalan Teropong Penuh Lubang
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:08 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Supermoon Bakal Terjadi 3 Kali

Selasa, 22 Januari 2019 - 13:44 WIB

BKPM Siap Bekukan Izin VFS Tasheel Indonesia

Selasa, 22 Januari 2019 - 13:41 WIB

Bupati Temui Kemenristek Dikti

Senin, 21 Januari 2019 - 11:05 WIB

Caesar Dicurigai Ada Kecurangan

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Supermoon, Waspada Pasang Maksimum Air Laut

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us