Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
Realisasikan Pembangunan Jalan Bebas Banjir
Sabtu, 14 Juli 2018 - 10:38 WIB > Dibaca 399 kali Print | Komentar
Realisasikan Pembangunan Jalan Bebas Banjir
Berita Terkait



PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) – Hingga kini, masyarakat Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalankerinci mengeluhkan kondisi akses jalan yang menghubungkan desa mereka menuju ibukota Kabupaten Pelalawan. Pasalnya, setiap banjir datang, maka satu-satunya akses jalan darat sepanjang 4 kilometer putus total, sehingga kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga setempat.

‘’Ya, setiap banjir datang atau hujan yang turun dengan durasi cukup lama, maka akses jalan darat menuju ibukota Pelalawan yakni Pangkalankerinci yang hanya berjarak 8 kilometer bisa putus total digenangi air dan tidak dapat dilalui. Untuk itu, kami meminta dan juga mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Pelalawan melalui instansi terkait dapat membangun akses jalan yang bebas banjir. Dengan demikian, maka saat banjir atau kondisi apapun, akses jalan ke desa kami yang menghubungkan langsung ibu kota kabupaten tidak putus,’’ terang Syamsir (41) warga Desa Rantau Baru kepada Riau Pos, Jumat (13/7) di Pangkalankerinci.

Dijelaskan tokoh adat Desa Rantau Baru ini, pada 2015 lalu, Pemkab Pelalawan melalui Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pelalawan telah melakukan peningkatakan jalan tersebut melalui Program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa/Kelurahan (PPIDK). Namun, hasil tersebut dirasakan masih belum maksimal karena belum seluruh jalan yang dikerjakan.

‘’Jadi, dana PPIDK 2015 lalu digunakan untuk penimbunan sekaligus pengerasan jalan dengan panjang kurang lebih 800 meter dengan ketinggian mencapai 80 centimeter. Memang ada beberapa titik yang telah selamat dari banjir. Namun, masih ada empat kilometer lagi jalan yang rendah yang jika terjadi banjir akan putus total. Namun demikian, kami juga tidak menampik perhatian Pemkab Pelalawan selama ini kepada warga di Desa Rantau Baru. Pasalnya, jalan lingkungan desa ini yang dihuni lebih 450 KK semuanya sudah dilakukan semenisasi. Hanya saja, akses penghubung ke ibukota kecamatan dan kabupaten yang menjadi kendala, hingga kami terisolir jika banjir. Untuk itu, harapan kami untuk mendapat akses jalan bebas banjir kiranya dapat segera diwujudkan dan direalisasikan oleh Pemkab Pelalawan,’’ paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Hasan Tua Tanjung didampingi Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan dan Pengembangan Pemukiman Thomas membenarkan kondisi jalan ke Desa Rantau Baru tersebut merupakan daerah langganan banjir. Pihaknya (Dinas PUPR Pelalawan,red), sudah beberapa kali melakukan peninjauan ke lokasi. Tentu, pihaknya telah memiliki perencanaan pembangunan akses jalan desa tersebut, sehingga diharapkan dapat meminimalisir banjir tahunan yang kerap melanda Desa Rantau Baru.

‘’Kami sudah membuat perencanaan Jalan Desa Rantau Baru ini, di mana badan jalan harus ditimbun dan ditinggikan terlebih dahulu minimal 1,5 meter. Setelah tanah timbunan ini mengeras, maka baru kami bisa bangun jalannya. Hanya saja, realisasi pembangunan ini bisa kami lakukan dalam jangka dua tahun pembangunan yang akan dimulai pada 2018 ini melalui dana APBD Perubahan dengan melakukan penimbunan. Selanjutnya, pada 2019 mendatang, baru bisa kami bangun badan jalannya. Pasalnya, pembangunan jalan ini memerlukan anggaran yang cukup besar yakni sebesar Rp6 miliar. Untuk itu, kami harap agar masrayakat Desa Rantau Baru dapat bersabar hingga pembangunan ini direalisasikan nantinya,’’ tuturnya.(amn)
KOMENTAR
Berita Update

Epson Luncurkan Proyektor EB-L510 U dan EB L-610U
Rabu, 19 September 2018 - 12:30 wib

Aura Kasih, Tak Kuat Jauh dari Pacar
Rabu, 19 September 2018 - 12:22 wib

Bingbing, Tersangkut Kasus Pajak dan Ditinggal Fans
Rabu, 19 September 2018 - 12:19 wib

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional
Rabu, 19 September 2018 - 12:00 wib

Pencairan Tunda Bayar Prioritas
Rabu, 19 September 2018 - 11:50 wib

JPO Makan Korban Jiwa
Rabu, 19 September 2018 - 11:00 wib
Isi Berkurang, Minta Ganti ke Pangkalan

Isi Berkurang, Minta Ganti ke Pangkalan
Rabu, 19 September 2018 - 10:50 wib

Jalur Truk CPO Lumpuh
Rabu, 19 September 2018 - 10:40 wib
Simpan di Saku Celana, Pengedar Narkoba Ditangkap

Simpan di Saku Celana, Pengedar Narkoba Ditangkap
Rabu, 19 September 2018 - 10:30 wib
Sarankan Pengurangan Gaji
Solusi DPRD untuk THL
Sarankan Pengurangan Gaji
Rabu, 19 September 2018 - 10:19 wib
Cari Berita
Interaktif Terbaru
Tahanan Perambah TNBT Dititipkan ke Polres

Selasa, 28 Agustus 2018 - 14:58 WIB

Tak Dibantu, Sejumlah Jalur Tetap Berangkat

Senin, 27 Agustus 2018 - 13:50 WIB

Gangguan Jaringan, 17 Jam Layanan Telekomunikasi Terputus
Petani Minta Kecocokan Harga TBS

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 09:17 WIB

Benarkah Tarif  Retribusi Sampah Naik?

Jumat, 17 Agustus 2018 - 09:58 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us