Depan >> Berita >> Riau >>
Hibah Bengkalis
Tersangka Korupsi Belum Ditahan
Senin, 16 Juli 2018 - 09:50 WIB > Dibaca 4440 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau, telah menetapkan dua orang tersangka korupsi hibah Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2012. Hanya saja, kedua tersangka tersebut belum ditahan.
    

Dua tersangka yang ditetapkan tersebut yakni, Yudhi Veriantoro yang merupakan politisi dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) dan Suhendri Asnan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
     

Kedua anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014 ini, ditetapkan tersangka sejak 15 April lalu. Namun, hingga saat ini kedua tersangka masih bisa menghirup udara bebas. Ditreskrimsus Polda Riau belum melakukan penahanan.  Penyidik menilai, belum dilakukannya penahanan karena kedua tersangka dinilai kooperatif.
    

 “Dua tersangka ini belum ditahan, karena kita menilai mereka ini kooperatif ke penyidik saat pemeriksaan,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, kemarin.
     

Pemeriksaan dalam kasus ini masih berlanjut. Sunarto mengatakan, saat ini pihaknya telah banyak memeriksa saksi-saksi termasuk tersangka.
   

“Semua saksi ada 55 orang yang dimintai pernyataan resmi kepada penyidik. Lalu 15 di antaranya masuk dalam pemeriksaan BAP,” lanjut Sunarto.
    

Penetapan tersangka baru dalam perkara korupsi ini, merupakan tindak lanjut dari surat perintah penyidikan (sprindik) yang baru diterbitkan Ditreskrimsus Polda Riau berdasarkan pengembangan perkara yang telah menjerat delapan orang sebagai pesakitan yang telah divonis bersalah.
    

Kedelapan pesakitan yang telah dijebloskan ke penjara itu, adalah mantan Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah. Tersangka lainnya, yang merupakan mantan anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014, yakni Purboyo, Hidayat Tagor, Rismayeni dan Muhammad Tarmizi.
    

Selain itu, juga terdapat nama mantan Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh, dan Azrafiani Aziz Rauf selaku Kabag Keuangan Pemkab Bengkalis. Terakhir, Ketua DPRD Bengkalis periode 2014-2019, Heru Wahyudi.
    

Diketahui, dalam perkara ini, sejumlah pihak disebut-sebut terlibat dan menikmati dana hibah itu. Seperti, nama Bobby Sugara disebut-sebut menjadi calo ribuan proposal dana hibah berinilai Rp272 miliar ini.
    

Bahkan sesuai berita acara pemeriksaan (BAP) milik Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau dalam persidangan pesakitan sebelumnya, Bobby dikatakan mendapat untung 20 persen dari kelompok penerima aliran dana. Selain itu, sejumlah anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014 juga disebut-sebut menerima dana hibah itu.
     

Hal itu sesuai dengan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan dengan terdakwa Jamal Abdullah di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Dalam dakwaan JPU kala itu disebutkan telah terdapat kerugian negara sebesar Rp31.357.740.000.

KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Sabtu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Sabtu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Sabtu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Sabtu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Sabtu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet

Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 WIB

Event Tour de Siak Tahun 2018 Resmi Ditutup Bupati Siak

Jumat, 21 September 2018 - 23:41 WIB

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP

Jumat, 21 September 2018 - 18:30 WIB

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Warga Dambakan Aliran Listrik

Jumat, 21 September 2018 - 17:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us