PEMBEKALAN CAPAJA

Kapolri: Kekuatan TNI-Polri Banyak Menentukan Nasib Indonesia

Nasional | Rabu, 18 Juli 2018 - 18:45 WIB

Kapolri: Kekuatan TNI-Polri Banyak Menentukan Nasib Indonesia
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (JPG)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Soliditas antarinstitusi terus digaungkan TNI dan Polri. Kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian, hubungan yang baik itu mencerminkan kekuatan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Hubungan TNI-Polri bukan hanya di mulut saja dan pemanis tapi betul-betul dibutuhkan negara ini. Sampai kiamat, sampai akhir zaman," katanya saat memberi pembekalan terhadap calon perwira remaja (capaja) TNI dan Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Menurutnya, eksistensi NKRI hingga 72 tahun ini tidak lepas dari peran TNI dan Polri. Itu karena dua institusi tersebut merupakan instrumen penting penjaga keutuhan bangsa.

"Tanpa menafikkan elemen lain, bangsa ini sangat banyak ditentukan oleh kekuatan TNI dan kekuatan Polri," jelasnya.

Tito menambahkan, menghancurkan sebuah negara dengan cara tradisional sangatlah gampang, yakni menyerang langsung ke dalam negara itu. Artinya, secara fisik, kekuatan militer yang utama dihancurkan.


Menyikapi itu, soliditas TNI dan Polri sangat diperlukan.

"Ada istilah jika ingin pecahkan bangsa ini, hancurkan soliditas TNI-Polri. Maka sebaliknya, bangsa kuat jika TNI-Polri-nya kuat. Hubungan Polri-TNI adalah mutlak," tuntasnya.

Untuk diketahui, dalam acara pembekalan itu, ada 724 capaja, yang terdiri dari capaja TNI AD sebanyak 225 orang. Capaja TNI AL 102 orang, capaja TNI AU sejumlah 119, dan capaja Polri 278 orang.

Acara itu juga dihadiri oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Mulyanto, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Siwi Sukma Adji, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Yuyu Sutisna, dan Pati TNI-Polri lainnya.  (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama



loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook