Katrol Kinerja, Pertamina Siap Lepas Aset Strategis
Jumat, 20 Juli 2018 - 10:09 WIB > Dibaca 353 kali Print | Komentar
Berita Terkait

Pahala Jabat Direktur Keuangan Pertamina



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - PT Pertamina (Persero) berencana melepas beberapa aset guna meningkatkan kinerja portofolio bisnis ke depan. BUMN energi itu berencana melepas aset yang kepemilikannya masih 100 persen. Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menyatakan, untuk melakukan pelepasan aset, perlu dilakukan kajian yang komprehensif serta diputuskan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).

’’Ini prosesnya masih panjang,” jelasnya, Kamis (19/7).

Kebijakan tersebut telah disetujui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di antaranya melakukan share-down (menurunkan kepemilikan) aset-aset hulu selektif, tidak terbatas pada participating interest, saham kepemilikan, dan bentuk lain dengan tetap menjaga pengendalian Pertamina untuk aset-aset strategis dan mencari mitra kredibel dan diupayakan memperoleh nilai strategis lain. Misalnya akses ke aset hulu di negara lain. Pertamina juga diperbolehkan spin off (pemisahan usaha) unit bisnis RU IV Cilacap dan RU V Balikpapan ke anak perusahaan.

Serta, potensi farm-in mitra di anak perusahaan tersebut yang sejalan dengan rencana refinery development master plan (RDMP). Menurut dia, pelepasan aset dilakukan sebagai upaya menyehatkan portofolio investasi. Dengan begitu, Pertamina tidak memiliki kecondongan risiko pada satu aset tertentu. Langkah itu bisa memberi peluang bagi Pertamina untuk mengundang strategic partner yang unggul dalam teknologi dan bisnis di bidang energi.

Meski demikian, Pertamina akan tetap mempertahankan kendali dalam bisnis tersebut. Keseluruhan langkah itu diharapkan dapat membuat kondisi keuangan tetap terjaga. Sebab, dengan harga minyak dunia yang terus melejit, Pertamina dihadapkan pada kewajiban untuk menyalurkan premium, solar, maupun BBM satu harga yang harganya sudah dipatok tidak akan naik hingga akhir 2018 oleh pemerintah.

Pada periode Januari–Maret 2018, formula harga premium seharusnya Rp8.200,00 per liter. Sedangkan April–Juni 2018, formula harga keekonomian premium naik jadi Rp8.600,00 per liter seiring dengan kenaikan harga minyak dunia. Pada Juli–September, formula harga keekonomian premium tembus Rp 9.500,00 per liter. Dengan penetapan harga solar Rp6.450,00 per liter, Pertamina harus menanggung selisih harga Rp3.050,00 per liter.

Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan untuk mengurangi kuota penyaluran solar pada RAPBN 2019 menjadi 14,5 juta kiloliter (kl). Angka itu mengalami penurunan dibandingkan dengan kuota penyaluran solar pada APBN 2018 sebesar 15,6 juta kl.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, usul alokasi kuota solar untuk tahun depan disesuaikan dengan outlook konsumsi solar pada tahun ini 14,5 juta kl.

’’Kalau melebihi, ya harus dibayar, kalau kurang ya kurang. Untuk subsidi solar ini dilakukan perhitungan per liter,’’ ujarnya kemarin.

Pada tahun ini, pemerintah menaikkan besaran subsidi solar dari Rp500 per liter menjadi Rp2.000 per liter. Salah satu pertimbangan penurunan kuota penyaluran solar tahun depan adalah beberapa tahun ini konsumsi solar masih di bawah target kuota yang ditetapkan dalam APBN.(vir/c17/oki/lim)
KOMENTAR
Berita Update

Sekda Hadiri Pengukuhan Warga PSHT
Senin, 24 September 2018 - 14:30 wib

Dealer Isuzu Isuindomas Putra Gelar Service Clinic
Senin, 24 September 2018 - 14:29 wib
Inovasi Produk Dorong Penjualan

Inovasi Produk Dorong Penjualan
Senin, 24 September 2018 - 14:20 wib
Polda Awasi Medsos Secara Ketat

Polda Awasi Medsos Secara Ketat
Senin, 24 September 2018 - 14:00 wib

Jessica Raih Emas Kejurnas Piala Panglima
Senin, 24 September 2018 - 13:30 wib
Paripurna Molor 6 Jam,  11 Anggota Dewan Bolos

Paripurna Molor 6 Jam, 11 Anggota Dewan Bolos
Senin, 24 September 2018 - 13:16 wib

Joshua Penuhi Janji
Senin, 24 September 2018 - 13:00 wib
Setujui Tobasa Jadi Toba

Setujui Tobasa Jadi Toba
Senin, 24 September 2018 - 12:55 wib
12 Jamaah Haji Nagan  Belum Kembali

12 Jamaah Haji Nagan Belum Kembali
Senin, 24 September 2018 - 12:31 wib

Marquez Juara di Aragon
Senin, 24 September 2018 - 12:30 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Dealer Isuzu Isuindomas  Putra Gelar Service Clinic

Senin, 24 September 2018 - 14:29 WIB

Inovasi Produk Dorong Penjualan

Senin, 24 September 2018 - 14:20 WIB

Nasabah BRI Juanda Dapat Xenia dari Simpedes

Senin, 24 September 2018 - 13:23 WIB

OJK Imbau Bank Manfaatkan Relaksasi KPR

Senin, 24 September 2018 - 12:26 WIB

Transaksi  Harian BEI Naik 12,95 Persen

Senin, 24 September 2018 - 11:54 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us