DIPREDIKSI TAK LOLOS KE SENAYAN

Tanggapi Hasil Survei LIPI, Fahri : PKS Sudah Innalilahi

Politik | Jumat, 20 Juli 2018 - 19:30 WIB

Tanggapi Hasil Survei LIPI, Fahri : PKS Sudah Innalilahi
Ilustrasi. (JPG)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Dalam hasil survei internal Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), ada fakta menarik yang terkuak, yakni hanya ada enam partai yang berpotensi lolos ke DPR.


Sejumlah partai-partai besar yang telah melenggang ke Senayan, dari survei itu, diketahui berpotensi tidak lolos ambang batas parlemen (parlementary threshold) pada pemilu 2019, yakni PKS, PAN, NasDem, dan Hanura.

Terkait itu, politikus PKS Fahri Hamzah mengaku tak kaget dengan hasil temuan tersebut. Dia mengaku setuju bahwa PKS tak lolos ke Senayan.

"Dugaan saya begitu (tidak lolos ke Senayan), PKS sudah innalilahi wa innalilahi rojiin," katanya di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Dia lantas menyinggung konflik internal dalam PKS, yang menurutnya menjadi pemicunya. Partai besutan Sohibul Iman itu, ungkapnya, tengah mengalami krisis kaderisasi.


Kemudian, dia mencontohkan soal komitmen aturan elite PKS dahulu mengenai mengharamkan pasangan pasutri menjadi caleg. Aturan itu kini justru telah banyak dilanggar.

"Akhirnya mohon maaf kayak pak Heryawan, istrinya anaknya kan ikut, banyak itu saya dapet laporan kemarin di Ambon orang pada lapor sekarang itu satu keluarga masuk," jelasnya.

Bukan itu saja, dia pun menegaskan bahwa saat ini banyak bakal calon legislatif PKS yang memutuskan mundur karena harus meneken surat pengunduran diri saat mendaftar caleg.

Atas kebijakan yang seperti itu, wakil ketua DPR tersebut memprediksi umur PKS akan segera berakhir.

"Bagaimana anda mau berjuang sementara nyawa Anda di tangan orang kan nggak bisa begitu. Menurut saya PKS ini nggak ada masa depannya. Karena itu wajar orang menarik diri dari situ semua dan wajar kalau prediksnya gak lolos threshold," tandasnya.(aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama




loading...

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook