Wanita Hamil dan Anak di Bawah Umur Terjaring Razia
Senin, 23 Juli 2018 - 11:03 WIB > Dibaca 507 kali Print | Komentar
Wanita Hamil dan Anak di Bawah Umur Terjaring Razia
AMANKAN: Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru saat mengamankan wanita yang diduga terkait praktik prostitusi di kawasan Maredan, Kecamatan Tenayan Raya, Ahad (22/7/2018).
(RIAUPOS.CO) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru melakukan razia di Kawasan Maredan, Kecamatan Tenayan Raya, Ahad (22/7). Puluhan perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) berhasil diamankan tim penegak Peraturan Daerah (Perda). 

Pelaksanaan razia gabungan yang turut melibatkan pihak kepolisian dan TNI serta mengerahkan ratusan personel Satpol PP berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Kedatangan petugas mengejutkan seluruh penghuni di tempat prostitusi tersebut, mereka berhamburan ke luar rumah, melarikan diri ke semak-semak hingga kebun sawit untuk mengindari kejaran petugas.

Satu per satu rumah ‎yang berada di lokasi tersebut tak luput dari penyisiran petugas. Razia yang berlangsung kurang dari satu jam mengamankan sebanyak 51 perempuan pemuas nafsu lelaki hidung belang. Selain tiga orang lelaki pengunjung turut diamankan ke Kantor Satpol PP Pekanbaru.

Kepala Badan Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono‎ mengatakan, pelaksanana razia tersebut menindaklanjuti banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan aktivitas prostitusi terselubung di kawasan Maredan.

“Kami sudah banyak menerima laporan. Lokasi itu juga target kita dalam penegakan perda,” ungkap Agus Pramono.

Hasil pelaksanan razia tersebut disampaikan Agus, pihaknya mengamankan puluhan PSK, di mana dari jumlah terdapat tiga masih dalam kondisi hamil. Selain itu berdasarkan hasil pendataan sementara diketahui terdapat sebanyak 10 perempuan yang masih di bawah umur.  “Yang hamil tidak kami amankan, tapi sudah kita BAP. Semua yang terjaring kita amankan di kantor,” ungkapnya.

Proses selanjutnya, kata Agus, pihaknya akan melakukan penahanan selama 1x24 jam untuk pemeriksaan dan pendataan. Jika telah selesai sambung Kaban Satpol, pihaknya menyerahkan ke Dinas Sosial dan Pemakaman guna diberikan pembinaan.

“Kami serahkan ke Dinsos. Kita harapkan mereka ini pulangkan ke daerah asal,” ujar Agus Pramono.(lin)



Laporan RIRI RADAM, Kota


KOMENTAR
Berita Update
Berlari 15 Menit untuk Daya Ingat yang Baik

Berlari 15 Menit untuk Daya Ingat yang Baik
Senin, 18 November 2018 - 20:28 wib
Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu

Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu
Senin, 18 November 2018 - 06:45 wib
Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah

Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah
Senin, 18 November 2018 - 05:11 wib

Alasan Jerinx SID Tak Mau Temui Via Vallen
Senin, 18 November 2018 - 03:59 wib
Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton

Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton
Senin, 18 November 2018 - 02:50 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
IDI Riau Gembira PN Pekanbaru Menangkan Gugatan Anggotanya
Banyak Pengalaman dan Ilmu Jurnalistik yang Didapat

Jumat, 16 November 2018 - 14:25 WIB

Ingin Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional, APPBIPA Riau Terbentuk
Pagar Roboh Akibatkan Korban Jiwa, SD 141 Diliburkan

Rabu, 14 November 2018 - 11:02 WIB

Satu Lagi, Korban Pagar Roboh Meninggal Dunia

Rabu, 14 November 2018 - 11:01 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini