Wanita Hamil dan Anak di Bawah Umur Terjaring Razia
Senin, 23 Juli 2018 - 11:03 WIB > Dibaca 383 kali Print | Komentar
Wanita Hamil dan Anak di Bawah Umur Terjaring Razia
AMANKAN: Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru saat mengamankan wanita yang diduga terkait praktik prostitusi di kawasan Maredan, Kecamatan Tenayan Raya, Ahad (22/7/2018).
(RIAUPOS.CO) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru melakukan razia di Kawasan Maredan, Kecamatan Tenayan Raya, Ahad (22/7). Puluhan perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) berhasil diamankan tim penegak Peraturan Daerah (Perda). 

Pelaksanaan razia gabungan yang turut melibatkan pihak kepolisian dan TNI serta mengerahkan ratusan personel Satpol PP berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Kedatangan petugas mengejutkan seluruh penghuni di tempat prostitusi tersebut, mereka berhamburan ke luar rumah, melarikan diri ke semak-semak hingga kebun sawit untuk mengindari kejaran petugas.

Satu per satu rumah ‎yang berada di lokasi tersebut tak luput dari penyisiran petugas. Razia yang berlangsung kurang dari satu jam mengamankan sebanyak 51 perempuan pemuas nafsu lelaki hidung belang. Selain tiga orang lelaki pengunjung turut diamankan ke Kantor Satpol PP Pekanbaru.

Kepala Badan Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono‎ mengatakan, pelaksanana razia tersebut menindaklanjuti banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan aktivitas prostitusi terselubung di kawasan Maredan.

“Kami sudah banyak menerima laporan. Lokasi itu juga target kita dalam penegakan perda,” ungkap Agus Pramono.

Hasil pelaksanan razia tersebut disampaikan Agus, pihaknya mengamankan puluhan PSK, di mana dari jumlah terdapat tiga masih dalam kondisi hamil. Selain itu berdasarkan hasil pendataan sementara diketahui terdapat sebanyak 10 perempuan yang masih di bawah umur.  “Yang hamil tidak kami amankan, tapi sudah kita BAP. Semua yang terjaring kita amankan di kantor,” ungkapnya.

Proses selanjutnya, kata Agus, pihaknya akan melakukan penahanan selama 1x24 jam untuk pemeriksaan dan pendataan. Jika telah selesai sambung Kaban Satpol, pihaknya menyerahkan ke Dinas Sosial dan Pemakaman guna diberikan pembinaan.

“Kami serahkan ke Dinsos. Kita harapkan mereka ini pulangkan ke daerah asal,” ujar Agus Pramono.(lin)



Laporan RIRI RADAM, Kota


KOMENTAR
Berita Update

Dimsum, Chinese Food Yg Menggugah Selera
Kamis, 20 September 2018 - 17:39 wib
Ancaman Serius Plastik Mikro

Ancaman Serius Plastik Mikro
Kamis, 20 September 2018 - 17:37 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Kamis, 20 September 2018 - 17:36 wib
Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya

Trump Senang Kim Jong Un Izinkan Inspeksi Nuklirnya
Kamis, 20 September 2018 - 17:36 wib

SMA As Shofa Waspadai Timnya Sendiri
Kamis, 20 September 2018 - 17:30 wib
Kuota CPNS Meranti Bertambah

Kuota CPNS Meranti Bertambah
Kamis, 20 September 2018 - 16:30 wib

Dipecat PAN, Andi Nurbai Tunggu Surat Gubri
Kamis, 20 September 2018 - 16:00 wib

Peringatan Tahun Baru Hijriah di SD Pahlawan
Kamis, 20 September 2018 - 15:32 wib

Desa Harus Maju dan Berkembang
Kamis, 20 September 2018 - 15:30 wib
Wabup Hadiri Malam Wisuda Pengesahan Warga Baru PSHT
Ajak Masyarakat Sinergi Mengisi Pembangunan
Kamis, 20 September 2018 - 15:00 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Gaji Guru Bantu Kembali Tersendat

Kamis, 20 September 2018 - 11:34 WIB

Rehab Command Centre Diselidiki

Kamis, 20 September 2018 - 10:51 WIB

PDAM Harus Ditata Ulang

Kamis, 20 September 2018 - 10:38 WIB

Sambangi Panti Asuhan di Hari Lalu Lintas

Kamis, 20 September 2018 - 10:25 WIB

Berharap Tahanan Dapat Berubah

Kamis, 20 September 2018 - 10:19 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us