Terkait Benih Jarak, Masih Dalami Keterangan Saksi
Senin, 23 Juli 2018 - 18:00 WIB > Dibaca 504 kali Print | Komentar
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru masih mendalami keterangan para saksi terkait adanya 2 ton benih tanaman jarak ilegal asal China yang diamankan beberapa waktu lalu. Sayangnya beberapa saksi untuk melengkapi keterangan masih belum hadir untuk memenuhi panggilan penyidik.


Bahkan hingga akhir pekan lalu, baru tiga saksi yang menjalani pemeriksaan di Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru Wilayah Kerja Selatpanjang. Sehingga pekan ini para penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Balai Karantina bakal kembali melaju pemeriksaan lanjutan.


Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan, Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru, Ferdi akhir pekan lalu. Menurutnya, meskipun keterangan sejumlah saksi belum didapatkan. Namun pihaknya sudah mendapatkan keterangan dari pemilik benih.


“Hingga akhir pekan, baru tiga saksi yang sudah memenuhi panggilan. Sehingga saksi lainnya akan kita periksa pekan depan. Sehingga keterangan - keterangan yang dibutuhkan bisa dikumpulkan,” ujarnya.


Di sisi lain dari keterangan yang diperoleh para penyidik, benih tanaman jarak ilegal asal China tersebut akan ditanam di lahan milik kelompok tani di Desa Tanjung Peranap. Bahkan dari 2 ton benih, hampir 1 ton diantaranya diduga sudah ditanam. Sehingga barang bukti yang diamankan hanya 214 karung ukuran 5 kg atau 1,070 ton.


Jika terbukti bersalah, maka pemilik benih ataupun yang terlibat dipastikan melanggar Pasal 31 ayat 1 junto Pasal 5 huruf a, b dan c, Undang-undang Nomor 16 tahun 1992 tentang Karantina.


“Jika terbukti, pemilik bisa diancam kurungan penjara maksimal 3 tahun dan denda Rp150 juta,” ujar Ferdi.(luk)
KOMENTAR
Berita Update
Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek

Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek
Rabu, 14 November 2018 - 20:40 wib
Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM

Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM
Rabu, 14 November 2018 - 19:28 wib

Bonus Demografi Diharapkan Sampai ke Masyarakat
Rabu, 14 November 2018 - 16:15 wib
APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T

APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T
Rabu, 14 November 2018 - 16:00 wib
Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko  22 November

Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko 22 November
Rabu, 14 November 2018 - 15:33 wib
Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi
Rabu, 14 November 2018 - 14:43 wib

Daud Yordan Mau Istirahat Dulu
Rabu, 14 November 2018 - 14:30 wib
pengurus Federasi Olahraga Petanque Indonesia
Pengurus FOPI Provinsi Riau Dilantik
Rabu, 14 November 2018 - 14:27 wib
Tiga Terdakwa Dituntut Lima Tahun Penjara
Korupsi Danau Buatan Rohil
Tiga Terdakwa Dituntut Lima Tahun Penjara
Rabu, 14 November 2018 - 14:00 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Korban Ketiga Longsor Nisel Ditemukan

Rabu, 14 November 2018 - 12:25 WIB

Pagar SDN 141 Roboh, Siswa Terhimpit

Rabu, 14 November 2018 - 09:10 WIB

Ditinggal Makan Malam,  Rumah Ludes Terbakar

Selasa, 13 November 2018 - 10:50 WIB

Siap Tetapkan  Status Siaga  Darurat Banjir

Jumat, 09 November 2018 - 18:50 WIB

Bantuan Banjir Mulai Disalurkan ke Warga

Jumat, 09 November 2018 - 16:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us