Depan >> Berita >> Hukum >>
DALAM RANGKA TABLIGH AKBAR
Begini Komentar Mabes Polri soal Penolakan Kedatangan UAS ke Semarang
Rabu, 25 Juli 2018 - 19:00 WIB > Dibaca 626 kali Print | Komentar
Begini Komentar Mabes Polri soal Penolakan Kedatangan UAS ke Semarang
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sebuah ssurat edaran yang viral di media sosial tertanggal 22 Juli 2018 menyatakan bahwa ada permintaan kepada Polda Jawa Tengah yang dikeluarkan Patriot Garuda Nusantara (PGN).

Intinya, surat itu berisi penolakan terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS), yang rencananya akan hadir dalam acara Tabligh Akbar di daerah Pedurungan, Mijen. Mereka pun menolak kehadiran penceramah asal Riau itu di seluruh kota besar di Semarang.

Acara Tabligh Akbar Akbar itu sendiri akan digelar pada 30-31 Juli 2018. Jika permintaan mereka tidak dituruti, PGN mengancam akan melakukan aksi perlawanan. Menyikapi itu, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) menegaskan bahwa surat edaran tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum yang tetap.

Sebab, yang berhak melarang sesuai amanat undang-undang adalah Polri. Itu pun atas dasar pertimbangan keamanan demi kepentingan lebih besar.

"Kalau yang lain tidak bisa, apalagi ormas (organisasi masyarakat)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Dia menerangkan, dalam kaitan itu, Polda Jawa tengah sudah mengambil langkah-langkah dalam upaya preemtif dan preventif. Polisi telah menjembatani pihak yang melarang maupun pihak yang menyelenggarakan acara.

"Sampai saat ini belum ada rekomendasi, beberapa saat lagi akan ada komunikasi, akan dijembatani oleh Polda Jateng antar kedua belah pihak," jelasnya.

Akan tetapi, dia kembali menegaskan bahwa ormas tidak memiliki kewenangan untuk melarang.

"Bahwa ada tindakan fisik dan lain-lain (nantinya), kami akan menegakkan hukum apabila ada perbuatan pidana di situ," tutupnya. (dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Masyarakat Mesti Bijak Gunakan Medsos

Masyarakat Mesti Bijak Gunakan Medsos
Selasa, 18 September 2018 - 19:30 wib

Sosialisasi SPIP Capai Maturitas Level 3
Selasa, 18 September 2018 - 19:00 wib
Lima Keuntungan Menggunakan  Aplikasi Kasir Online Kawn

Lima Keuntungan Menggunakan Aplikasi Kasir Online Kawn
Selasa, 18 September 2018 - 18:41 wib
8 Kecamatan Ikuti Iven Pacu Sampan

8 Kecamatan Ikuti Iven Pacu Sampan
Selasa, 18 September 2018 - 18:30 wib
Komunitas Muda Madura Siap Menangkan Jokowi

Komunitas Muda Madura Siap Menangkan Jokowi
Selasa, 18 September 2018 - 18:00 wib

Rider Berbagai Provinsi Bakal Ramaikan Jakjar 5
Selasa, 18 September 2018 - 17:30 wib
Maksimalkan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Maksimalkan Peningkatan Kualitas Pendidikan
Selasa, 18 September 2018 - 17:00 wib

OOTD Jadi Inspirasi Fashion Bagi Banyak Orang
Selasa, 18 September 2018 - 17:00 wib
Australia Diserang  Stroberi Berisi Jarum

Australia Diserang Stroberi Berisi Jarum
Selasa, 18 September 2018 - 16:44 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kepala Bappeda Bengkalis Diperiksa KPK

Sabtu, 15 September 2018 - 13:25 WIB

Setnov Minta Eni Tak Ceritakan Perannya di PLTU Riau-1

Senin, 10 September 2018 - 22:04 WIB

Idrus Imbau Kader Golkar Tidak ’’Nyanyi”

Sabtu, 08 September 2018 - 12:24 WIB

KPK Sarankan Partai Melakukan PAW

Rabu, 05 September 2018 - 12:39 WIB

Polisi Tunggu UAS Laporkan soal Intimidasi

Rabu, 05 September 2018 - 02:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us