Depan >> Berita >> Hukum >>
SIKAPI SURAT PGN
Kapitra Ampera Ancam Pihak yang Larang UAS Ceramah di Jateng
Kamis, 26 Juli 2018 - 18:05 WIB > Dibaca 911 kali Print | Komentar
Kapitra Ampera Ancam Pihak yang Larang UAS Ceramah di Jateng
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kemunculan surat Ormas Patriot Garuda Nusantara (PGN) yang meminta agar Ustaz Abdul Somad (UAS) tidak diberikan izin berceramah di Pedurungan, Mijen, Semarang, Jateng, menuai beragam reaksi.

Menurut Kapitra Ampera, sebagai warga negara Indonesia asli, berprofesi sebagai dosen dan pendakwah, Ustaz Abdul Somad berhak dilindungi oleh UUD 45 dan perundang-undangan lainnya.

"Tidak satupun yang boleh menghambat dakwah UAS di mana pun di republik ini, termasuk Gus Nuril," katanya, dalam pesan tertulisnya, Kamis (26/7/2018).

Adapun yang dimaksud Gus Nuril adalah KH Nuril Arifin Husein, panglima tertinggi PGN, yang menandatangani surat edaran pelarangan ceraham Ustaz Abdul Somad. Pada awal surat menuduhkan bahwa UAS merupakan corong dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Diterangkannya, penghambatan kegiatan dakwah UAS itu terjadi, di mana pun, khususnya Jawa Tengah, dirinya sebagai pemegang kuasa hukum dari Lembaga Adat Melayu Riau maupun UAS, akan melakukan perlawanan.

Baik perlawanan yang masif sistematis terstruktur, juga secara hukum dan perundang-undngan. Kemudian, jika ada serangan-serangan yang menimpa fisik UAS dalam berdakwah, dia mengancam akan memimpin Laskar Melayu untuk datang ke tempat itu guna membela dan melindungi Ustaz Somad.

"Saya minta aparat kepolisian untuk menjaga dan melindungi hak-hak dasar UAS sebagai manusia. Sebagaimana yang diatur UUD 45 dan Undang-undang Kepolisian No. 2 tahun 2002, serta melakukan penangkapan dan penahanan kepada orang-orang yang mencoba menghalangi, menyerang serta mempersekusi dan membubarkan tempat UAS berdakwah," tuntasnya.(esy)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Ini Alasan Sebagian Caleg Golkar Dukung Prabowo-Sandiaga

Ini Alasan Sebagian Caleg Golkar Dukung Prabowo-Sandiaga
Selasa, 24 September 2018 - 21:31 wib
Buni Yani Bergabung di BPN Prabowo-Sandiaga

Buni Yani Bergabung di BPN Prabowo-Sandiaga
Selasa, 24 September 2018 - 21:04 wib
PDIP Apresiasi Tranparansi Laporan Awal Dana Kampanye

PDIP Apresiasi Tranparansi Laporan Awal Dana Kampanye
Selasa, 24 September 2018 - 20:26 wib

Belum Mau Nikah
Selasa, 24 September 2018 - 18:52 wib
Calon Anggota DPRD Inhu Bertambah Jadi 531 orang

Calon Anggota DPRD Inhu Bertambah Jadi 531 orang
Selasa, 24 September 2018 - 17:43 wib

Komunitas BIJAK Dilatih Tim Desa Binaan LPPM Unri
Selasa, 24 September 2018 - 17:41 wib

Komitmen Kampanye Damai
Selasa, 24 September 2018 - 17:04 wib

Sungai Salak Juara MTQ Kecamatan Tempuling
Selasa, 24 September 2018 - 17:00 wib

1 Dekade Eka Hospital Melayani Sepenuh Hati
Selasa, 24 September 2018 - 16:43 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kepala Bappeda Bengkalis Diperiksa KPK

Sabtu, 15 September 2018 - 13:25 WIB

Setnov Minta Eni Tak Ceritakan Perannya di PLTU Riau-1

Senin, 10 September 2018 - 22:04 WIB

Idrus Imbau Kader Golkar Tidak ’’Nyanyi”

Sabtu, 08 September 2018 - 12:24 WIB

KPK Sarankan Partai Melakukan PAW

Rabu, 05 September 2018 - 12:39 WIB

Polisi Tunggu UAS Laporkan soal Intimidasi

Rabu, 05 September 2018 - 02:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini