Depan >> Berita >> Hukum >>
PASCA-OTT KALAPAS
KPK Minta Kemenkumham Periksa Sel Nazaruddin dan Setnov
Kamis, 26 Juli 2018 - 19:20 WIB > Dibaca 684 kali Print | Komentar
KPK Minta Kemenkumham Periksa Sel Nazaruddin dan Setnov
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Untuk merazia sejumlah barang mewah milik terpidana korupsi, Dirjen Pas Kemenkumham bersama jajarannya melakukan inspeksi mendadak di lapas Sukamiskin.

Hal itu terjadi usai adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Kalapas Sukamiskin Wahid Husein. Adapun dalam sidak yang juga ditayangkan dalam sebuah program acara di sebuah televisi nasional swasta itu, terungkap adanya dugaan sel palsu yang dihuni terpidana Setya Novanto dan M. Nazaruddin.

Hal itu lantaran adanya beberapa hal yang ganjil di sel Setnov, seperti kartu tanda penghuni yang masih baru, kemudian parfum yang biasa digunakan oleh seorang perempuan. Di sisi lain, sel Nazar terlihat tampak bukan sebagai selnya.

Dikonfirmasi dalam tayangan acara itu, Menkumham Yasonna Laoly menyebut memang mencurigakan jika dilihat dari kepribadian dan gaya Setya Novanto bahwa itu sel aslinya. Demikian pula dengan sel Nazarrudin yang juga diduga palsu.

Terkait itu, juru bicara KPK Febri Diansyah meminta pihak Kemenkumham untuk memberi perhatian lebih agar publik tidak memandang bahwa pemerintah tidak serius melakukan perbaikan.

"Karena itu, pemeriksaan internal sebaiknya dilakukan untuk mengetahui fakta sebenarnya, apakah memang sel itu benar dihuni SN atau tidak," katanya kepada awak media, Kamis (26/7/2018).

Di samping itu, dia pun meminta sikap tegas dari pihak terkait dalam memandang kondisi tersebut.

"Kenapa bisa hal tersebut biasa terjadi. Sikap tegas dan konsisten merupakan syarat mutlak dalam kondisi seperti ini," tuntasnya. (ipp)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Kisah Pilu di Sudut Kota
Nadia dan 3 Adiknya Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Air Bersih
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:53 wib

Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 wib

KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:01 wib
Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 wib
Atap Halte TMP Rusak Parah

Atap Halte TMP Rusak Parah
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 wib
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Tausiah di Ponpes Hubbul Wathan
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:05 wib
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Jadwalkan Periksa Maraton 45 Artis

Selasa, 22 Januari 2019 - 11:05 WIB

Pembebasan Ustaz Ba’asyir Dikaji Lagi

Selasa, 22 Januari 2019 - 10:10 WIB

Kasus Ustaz Ba’asyir Bukti Gagalnya Pemasyarakatan

Senin, 21 Januari 2019 - 14:13 WIB

Pembebasan Ustaz Ba’asyir Tuai Pro-Kontra

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:16 WIB

Ustaz Ba’asyir Bisa Bebas Pekan Depan

Sabtu, 19 Januari 2019 - 11:21 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us