Bagus Santoso Tetap Maju ke Senayan
Senin, 30 Juli 2018 - 12:27 WIB > Dibaca 695 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) membantah dirinya mundur dari bursa calon legislatif ke Senayan atau tingkat DPR RI. Itu setelah beredar kabar, bahwa Bagus mundur karena diberi nomor urut yang tidak sesuai keinginan oleh partai.

Saat dikonfirmasi Riau Pos, Bagus menyatakan hanya merasa kecewa, bukan mundur. “Saya meniti karir berpolitik dari bawah sehingga mampu membuktikan bertahan 3 periode. Saya  menyatakan tetap maju sebagai bacaleg DPR RI dapil Riau 1,” tegasnya kepada Riau Pos, Ahad (29/7).

Soal kekecewaan yang ia alami, anggota DPRD Riau itu menyebut dirinya tidak sependapat dengan langkah PAN yang tidak melakukan rekruitmen dan kaderisasi dalam penyusunan bakal calon legislatif (bacaleg). Sehingga fenomena politikus loncat pagar yang dicalonkan lewat parpol berulang dan terus berulang setiap pemilu.

“Tugas dan fungsi parpol melakukan kaderisasi dinilai masih sebatas teori. Partai politik masih berpikir pragmatis, daripada menjalankan fungsi kaderisasi. Padahal, kegagalan kaderisasi dan sikap pragmatis partai politik akan menghambat konsolidasi demokrasi dan matinya jalan penjenjangan karir politik,” sebutnya.

Hal itu, lanjut dia, membuat bangsa semakin krisis sosok negarawan. Sebaliknya subur tokoh pokrol politik. Biang dari segala masalah itu dikatakan dia tidak adanya regulasi yang mengatur di KPU. Sementara menjadi rahasia umum justru tidak adanya regulasi itu justru yang meminta parpol.  “Kesalahan bukan pada KPU atau figur baru yang masuk parpol atau politisi kutu loncat sekalipun. Tetapi aturan itu memang malah yang menolak parpol,” tambahnya.

Terkait nomor urut, Bagus berpendapat bahwa sistem pemilu proporsional terbuka merupakan sistem yang cenderung membebaskan pemilih untuk memilih calon yang diinginkan. Sistem pemilu bukan lagi berdasarkan nomor urut tetapi perolehan suara terbanyak.

“ Pemilu 2014 saya nomor urut 3 ternyata jadi juga dan berhasil lolos. Jadi kekecewaan itu bukan perkara nomor urut tetapi penekananya pentingnya kaderisasi parpol. Pemilu sekarang nomor urut peci banyak gagal, malahan yang nomor urut bawah berhasil menang,” tambahnya.(nda)
KOMENTAR
Berita Update

Lagi Berenang, Bocah Tewas Diterkam Buaya
Jumat, 15 November 2018 - 17:59 wib

3 Pemain Timnas Dapat Tawaran dari Klub Luar Negeri
Jumat, 15 November 2018 - 17:00 wib

BPN Komit Realisasikan Program PTSL 2018
Jumat, 15 November 2018 - 16:15 wib

Pembangunan RSUD Indrasari Terlambat
Jumat, 15 November 2018 - 15:45 wib
1,037 Gram Sabu dan 4,845 Pil Ekstasi
BNNK Ringkus Pengedar Antar Provinsi
Jumat, 15 November 2018 - 15:30 wib

Pertamina Jamin Pasokan BBM di Riau Cukup
Jumat, 15 November 2018 - 15:15 wib

Bulog Tawarkan Beras Berkualitas dan Murah
Jumat, 15 November 2018 - 15:01 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Sandiaga: Saya Terus Berkomunikasi dengan SBY

Rabu, 14 November 2018 - 13:34 WIB

Pasien RSJ Bisa Gunakan Hak Pilih

Rabu, 14 November 2018 - 12:32 WIB

Masukan DPRD Akan Dilaksanakan Pemko

Rabu, 14 November 2018 - 12:00 WIB

PDIP Jateng Sweeping Poster Jokowi "Raja Jawa"

Selasa, 13 November 2018 - 08:14 WIB

Pedagang Cabai Pasar Panam Curhat ke Sandiaga

Senin, 12 November 2018 - 12:06 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini