Pengakuan Dua Pelaku Jambret
Ingin Kembali Jual Jamu bila Bebas
Jumat, 03 Agustus 2018 - 09:59 WIB > Dibaca 560 kali Print | Komentar
Ingin Kembali Jual Jamu bila Bebas
MENYESAL: Pelaku jambret berinisial RM (19) dan rekannya FS (21) saat ekspos di Mapolsek Limapuluh, Kamis (2/8/2018.
Dengan menggunakan baju tahanan berwarna orange, dua orang pelaku jambret berinisial RM (19) dan rekannya FS (21) digiring petugas dari sel tahanan Mapolsek Limapuluh, Kamis (2/8). Keduanya diringkus polisi pada Jumat (27/7) lalu setelah keduanya beraksi di Jalan WR Supratman tepatnya di samping Universitas Riau, Kecamatan Sail, Pekanbaru.
--------------------------------------------------------------------------

(RIAUPOS.CO) - Kurang lebih satu pekan lamanya di dalam sel tahanan Mapolsek Limapuluh, saat dilakukan ekspos keduanya mengaku sangat menyesal atas tindakan yang mereka lakukan. "Saya sangat menyesal setelah selesai nanti kami tidak akan mengulanginya lagi," kata salah seorang tersangka berinisial FS.

Warga Jalan Putri Tujuh Kelurahan Sidomulyo Barat itu mengaku, bahwa ia berurusan dengan pihak berwajib baru pertama kali ini. Ia berjanji setelah selesai menjalani hukuman nanti, ia akan hijrah seperti pekerjaan yang selama ini ia lakoni. "Saya dulu menjual jamu di daerah Bekasi Timur," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa dirinya kembali ke kampung halamannya pada Idulfitri lalu. Ia tak ingin lagi mengulangi perbuatan  tersebut."Saya menyesal saya ingin kembali seperti dulu, usai bebas nanti saya akan jual jamu lagi," ujarnya.

Ia mengakui perbuatan jambret yang ia lakukan tersebut karena terdesak. Di mana pada saat itu ia baru saja pulang dari bermain game online, saat melihat seorang perempuan yang meletakkan handphone di dashboard sepeda motor.

Tanpa disadari korban ia langsung merampasnya, namun usai beraksi bersama temannya, ternyata dalam pelariannya terjebak di gang buntu. (lin)


Laporan Sakiman, Kota


KOMENTAR
Berita Update

PT Amanah Travel Berangkatkan 23 Jamaah Umrah
Rabu, 20 November 2018 - 21:38 wib
Orba Jadi Alat untuk Takut-Takuti Rakyat

Orba Jadi Alat untuk Takut-Takuti Rakyat
Rabu, 20 November 2018 - 19:30 wib
Kemenpan RB Tak Akan Turunkan Passing Grade CPNS 2018

Kemenpan RB Tak Akan Turunkan Passing Grade CPNS 2018
Rabu, 20 November 2018 - 18:51 wib
Transaksi Mencurigakan Tokoh Agama

Transaksi Mencurigakan Tokoh Agama
Rabu, 20 November 2018 - 18:25 wib
Surat Suara Lebih Besar dari Koran

Surat Suara Lebih Besar dari Koran
Rabu, 20 November 2018 - 17:54 wib

Najib Razak Kembali Diperiksa KPK Malaysia
Rabu, 20 November 2018 - 17:36 wib
Granadi Disita, DPP Partai Berkarya Pindah Kantor

Granadi Disita, DPP Partai Berkarya Pindah Kantor
Rabu, 20 November 2018 - 17:32 wib

Sabu Rp4 M Disimpan dalam Tas Ransel
Rabu, 20 November 2018 - 17:22 wib
Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk

Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk
Rabu, 20 November 2018 - 15:00 wib

Pemkab Komit Kelola Lahan Gambut
Rabu, 20 November 2018 - 14:30 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Sabu Rp4 M Disimpan dalam Tas Ransel

Selasa, 20 November 2018 - 17:22 WIB

Dittipid Siber Kejar Uang Hasil Peretasan

Senin, 19 November 2018 - 12:12 WIB

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap

Jumat, 16 November 2018 - 16:15 WIB

Spesialis Bongkar  Rumah Kosong Diringkus

Jumat, 16 November 2018 - 15:00 WIB

Pelatih Dayung Diduga Cabuli Dua Pelajar

Jumat, 16 November 2018 - 09:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini