Depan >> Berita >> Riau >>
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp4,57 Miliar
Jumat, 03 Agustus 2018 - 17:04 WIB > Dibaca 1440 kali Print | Komentar
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean C Bengkalis, Kamis (2/8) melakukan pemusnahan barang bukti (BB) milik negara hasil penindakan 2015- 2017 bernilai Rp4,57 miliar.

Barang bukti yang dimusnahkan itu merupakan barang seludupan yang  berhasil diamankan Satpol Air Polres Bengkalis maupun jajaran Bea Cukai Bengkalis dan Pos AL Bengkalis. Pemusnahan dilakukan dengan pembakaran dan sebagian lagi ditimbun dalam tanah.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan itu, berupa rokok berbagai merek dengan jumlah total 4.103.576 batang. Minuman keras berbagai merek dengan jumlah 272 botol dan 1.104 kaleng setara dengan 409 liter. Ada juga barang Kosmetik sebanyak 80 kotak dengan total 1.310 pcs. Bawang merah sejumlah 699 karung, cabai merah kering 1 karung, aksesoris komputer dan aksesoris handphone sejumlah 242 pcs. Gula rafinasi infor 30 karung, garam 30 karung, pakaian bekas 75 karung, ban sepeda motor bekas 50 pcs serta kasur 4 pcs.

Pemusnahan sebagian barang tersebut dilakukan di areal perumahan Bea  dan Cukai di Jalan Cokro Aminoto Kota Bengkalis, kemudian dilanjutkan ke tempat pembuangan sampah akhir (TPA) Jalan Bengkalis-Bantan. Kepala Kantor Bea dan Cukai Bengkalis Abdul Munif kepada sejumlah wartawan menyampaikan, sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang,  Bea dan Cukai mempunyai tugas pokok dan fungsi selain mengumpulkan penerimaan negara juga melindungi masyarakat dari peredaran barang infor ilegal.

Diuatarakan Munif lagi, bahwa Bea dan Cukai tipe Madya Pabean C Bengkalis itu melakukan pengawasan di antaranya di Kepulauan Bengkalis dan Kepulauan Meranti. Daerah tersebut geografisnya perbatasan laut dengan Malaysia sehingga rawan masuknya barang-barang ilegal asal luar negeri. ‘’Untuk itu, kantor pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Bengkalis hadir melakukan pengawasan atas masuknya barang-barang asal luar Negeri tersebut,”ungkap Abdul Munif.

Adapun terhadap barang milik negara dari hasil penindakan KPPBC TMP C Bengkalis yang dimusnahkan tersebut sudah mendapatkan persetujuan pemusnahan oleh Menteri Keuangan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Dumai dan Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem informasi Direktorat Jendral Kekayaan Negara.

‘’Total kesemua barang ini, diperkirakan mencapai Rp4,57 miliar sedangkan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp2,38 miliar, apabila barang-barang ini semua lolos selain dapat kerugian materil, juga dapat menimbulkan kerugian non materil berupa tergangunya stabilitas pasar dalam negeri, khususnya produk barang sejenis dan tidak terpenuhi perlindungan konsumen,’’ujarnya lagi.(evi)
KOMENTAR
Berita Update
Pembakar Lahan TNTN Ditangkap

Pembakar Lahan TNTN Ditangkap
Senin, 23 September 2018 - 19:52 wib
Catatan Teater Riau
Kembalinya sang Primadona
Senin, 23 September 2018 - 19:48 wib

Disdik Tempati Gedung Eks SMK Teknologi
Senin, 23 September 2018 - 19:47 wib
Alamaaak!
Ditabrak Emak-Emak
Senin, 23 September 2018 - 19:46 wib
Warga Resah dengan Kandungannya
Anggur Murah Laris Manis Terjual
Senin, 23 September 2018 - 19:40 wib
Minta Jembatani GP Ansor-UAS
PWNU Riau Sambangi LAMR
Minta Jembatani GP Ansor-UAS
Senin, 23 September 2018 - 17:50 wib
2.000 IKM Tak Terdaftar

2.000 IKM Tak Terdaftar
Senin, 23 September 2018 - 15:00 wib
Pemotor Kecelakaan Beruntun
Akibat Oli Tumpah
Pemotor Kecelakaan Beruntun
Senin, 23 September 2018 - 14:48 wib
Polisi Gadungan Ditangkap

Polisi Gadungan Ditangkap
Senin, 23 September 2018 - 14:34 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks
Pembakar Lahan TNTN Ditangkap

Minggu, 23 September 2018 - 19:52 WIB

Minta Jembatani GP Ansor-UAS

Minggu, 23 September 2018 - 17:50 WIB

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet

Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 WIB

Event Tour de Siak Tahun 2018 Resmi Ditutup Bupati Siak

Jumat, 21 September 2018 - 23:41 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini