Antisipasi Kelangkaan Jelang Iduladha

Kuota Elpiji 3 Kg Ditambah 6.000 Tabung

Pekanbaru Selasa, 07 Agustus 2018 - 12:09 WIB

KOTA (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Ko­ta (Pemko) Pekanbaru me­lalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) mengusulkan penambahan kuota elpiji 3 kilogram (kg) ke Pertamina.

Penambahan ini untuk mengantipasi terjadinya kelangkaan seiring peningkatan konsumsi masyarakat jelang Hari Raya Iduladha 1439 Hijriah. Pertamina sendiri mengaku akan melakukan penambahan kuota gas 3 kg untuk Pekanbaru pada Agustus ini sebanyak 18 ton atau 6.000 tabung.

Saat ini, jumlah pendistribusian gas bersubsidi untuk Kota Pekanbaru mencapai 658.000 tabung per bulan atau sekitar 22.000 tabung per hari. Gas 3 kg tersebut dijemput langsung oleh dua belas agen dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) untuk disalurkan ke 778 pangkalan yang tersebar di 12 kecamatan.

Kepala Bidang Perdagangan DPP Kota Pekanbaru Juarman mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina terkait rencana usulan penambahan kuota gas 3 kg. Saat ini disampaikan dia, pihaknya tengah menunggu jawaban dari Pertamina.

“Kami sudah koordinasi untuk usulan penambahan ini, mengantisipasi kelangkaan. Karena hari Idul Adha diketahui akan banyak kegiatan masak-memasak oleh masyarakat, sehingga mempengaruhi tingkat konsumsi gas 3 Kg,” ujar Juarman kepada Riau Pos, Senin (6/8).

Juarman memaparkan, pihaknya mengajukan penambahan kuota sebesar 2,5 persen. ”Kami usulkan penambahan sebanyak 2,5 persen,” tambahnya.

Dengan adanya penambahan ini, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi gas bersubsidi untuk  mengantipasi terjadi penyelewenangan yang dilakukan pihak-pihak tak bertanggung jawab.  

“Pengawasan terus kami lakukan supaya penyalurannya tepat sasaran dan mengantipasi terjadi penyelewengan,” papar Juarman.

Dalam pengawasan Juarman berharap, kerja sama masyarakat dalam menyampaikan informasi apabila ada pangkalan melakukan penyelewengan pendistribusian gas melon tersebut. “Pangkalan melakukan kecurangan maupun penyelewengan akan kami beri sanksi tegas. Berupa pemutusan hubungan usaha (PHU),’’ tegas Juarman.

Terpisah, Area Manager Communication and Relations Pertamina MOR I Wilayah Sumatra Bagian Utara Rudi Ariffianto mengatakan, pihaknya akan melakukan penambahan kuota gas 3 kg untuk Pekanbaru pada bulan Agustus sebanyak 18 ton atau 6.000 tabung. “Kami tambah kuotanya sebesar 3,8 persen atau 6.000 tabung,” kata Rudi.

Dengan adanya tambahan tersebut, diharapkan dapat memenuhi keperluan masyarakat terhadap gas 3 kg hingga perayaan Iduladha mendatang. “Penambahan ini upaya mengantipasi kelangkaan gas 3 kg di Pekanbaru,” ujarnya.(rir)





Tuliskan Komentar anda dari account Facebook