Puting Beliung Hancurkan 27 Rumah
Rabu, 08 Agustus 2018 - 11:45 WIB > Dibaca 422 kali Print | Komentar
Puting Beliung  Hancurkan 27 Rumah
RUSAK: Rumah warga rusak parah disapu angin puting beliung di Desa Alue Mirah, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (7/8/2018). (MAULANA/JPG)
Berita Terkait



INDRA MAKMUR (RIAUPOS.CO) - Hujan deras disertai angin puting beliung merusak puluhan rumah dalam lima kecamatan di Aceh Timur. Kelima kecamatan tersebut adalah Nurul Falah, Indra Makmur, Idi Tunong, Julok dan Darul Aman.

“Untuk jumlah rumah, masih kami data di lapangan berapa unit yang rusak. Sementara dari laporan yang kami terima, Kecamatan Indra Makmur terparah di antara empat kecamatan lainnya,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Timur, Syarizal Fauzi, Selasa (7/8).

Dijelaskannya,  selain rumah rusak hujan dan angin puting beliung juga menumbangkan beberapa tiang listrik seperti di Kecamatan Nurussalam dan Indra Makmur. Selain itu, angin kencang ini juga mampu menerbangkan atap rumah dan menumbangkan perpohonan.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Untuk upaya sementara kita telah di lapangan membantu rumah- rumah warga yang mengalami rusak,” kata Syahrizal.

Ia juga menyebutkan pihaknya terus mendata kerugian dari dampak angin puting beliung tersebut. “Sampai saat ini belum ada warga memilih mengungsi di tenda. Rata–rata mereka berpindah ke tempat saudaranya dan tetangga,” terang Fauzi.

Sementara itu, pihak kepolisian setempat merilis sebanyak 27 rumah rusak dalam tujuh desa di Kecamatan Indra Makmur. Sebanyak 10 rumah di antaranya rusak berat, sementara 17 lainnya rusak ringan.

“Kepolisian bersama warga telah membantu proses evakuasi rumah- rumah yang terdampak dari angin puting beliung. Ada 27 unit rumah dengan berbagai kerusakan dan ada juga beberapa kerusakan fasilitas umum lain seperti tiang listrik yang tumbang,” kata Kapolsek Indra Makmur, Iptu Justin Tarigan.

Ia merincikan tujuh desa yang mengalami dampak tersebut meliputi Gampong Alue Ie mirah, Blang Nisam, Jambo Lubok, Pelita Sagop Jaya, Alue Ie Tam, Bandar Baro, dan Gampong Suka Makmur.

“Untuk keadaan sementara sudah kondusif hanya terkendala dari aliran listrik yang belum tersambung hingga sekarang  pascakejadian,” ungkap Tarigan.(mag-75/mai/das)
KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Minggu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Minggu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Minggu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Minggu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Minggu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Minggu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Minggu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Minggu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Minggu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Minggu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Beruang Madu Terkena Jeratan Babi

Rabu, 19 September 2018 - 14:30 WIB

Sekolah Digusur, Pilih Belajar di Lantai DPRD Batam

Selasa, 18 September 2018 - 13:57 WIB

Bersihkan Sisa Banjir, Belajar Ditunda

Selasa, 18 September 2018 - 13:00 WIB

Ulama di Ranah Minang Tolak Aturan Pengeras  Suara Masjid

Selasa, 18 September 2018 - 12:50 WIB

Kakek 11 Cicit dan 31  Cucu Nikah Isbat

Selasa, 18 September 2018 - 12:42 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini