Bahas Vaksin, Komisi IV Gelar RDP Bersama Diskes
Rabu, 08 Agustus 2018 - 18:00 WIB > Dibaca 763 kali Print | Komentar
Bahas Vaksin, Komisi IV Gelar RDP Bersama Diskes
RAPAT: Kepala Dinas Kesehatan Inhil H Zainal Arifin, memberikan penjelasan saat mengikuti rapat dengar pendapat terkait pemberian vaksin imunisasi Measles Rubella (MR) di gedung DPRD Inhil, Senin (6/8/2018).
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) - Terkait pro dan kontranya pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR), Komisi IV DPRD Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, Senin (6/8) petang.


Dari hasil kesepakatan dalam RDP tersebut, imunisasi akan terus berlanjut bagi pemeluk keyakinan non-muslim. Sedangkan penundaan dilakukan terhadap anak-anak pemeluk agama Islam, sambil menunggu diterbitkannya sertifikasi halal dari MUI.


Kesepakatan itu diambil karena simpang-siurnya kandungan yang ada dalam vaksin. Termasuk belum adanya fatwa halal dari pihak berwenang. Oleh karena itu sebagaian kalangan khawatir dengan pemberian vaksin terhadap anak.


Dalam RDP yang dipimpin Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil Herwanisitas, dan dihadiri para anggota dan instansi terkait maka diperoleh kesimpulan bahwa imunisasi MR ditunda terhadap anak yang beragama muslim, namun tidak untuk anak yang non-muslim.


‘’Esensi dari permasalahan ini adalah kehalalan yang terkandung dalam vaksin. Untuk sementara kita tunda dulu bagi yang masyarakat muslim,” tegas Sitas, sapaan akrab Herwanisitas.


Penundaan pemberian vaksin MR bagi anak-anak muslim, dikatakan Herwanisitas, tidak serta merta menghentikan kampanye imunisasi MR sebagai bagian dari sosialisasi oleh pihak pemerintah.


Terkait isu adanya dampak negatif terhadap tubuh anak yang mendapat vaksin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil Zainal Arifin dengan tegas menampik isu yang beredar tersebut. Dia menyimpulkan itu adalah informasi yang tidak benar.


‘’Sampai hari ini kami tidak pernah menerima laporan tentang adanya anak meninggal dan lainnya akibat imunisasi itu,” bantahnya.


Walau demikian, Zainal Arifin meminta kepada orang tua anak yang telah divaksin MR untuk segera melaporkan, jika memang ada keluhan-keluhan terhadap anak. Karena hal itu akan menjadi evaluasi pemerintah.


Dokter spesialis anak, Nur Robbiyah yang turut hadir dalam rapat menyebutkan, imunisasi begitu penting dilakukan. Mengingat pemberian vaksin akan berpengaruh positif terhadap sistem imun atau kekebalan tubuh anak.


‘’Demi mencegah penularan virus tersebut, maka diperlukan pemberian vaksin yang mampu memperkuat daya tahan tubuh anak sehingga ketika ada virus yang menyerang suatu daerah tidak menjadi sebuah wabah,” tegasnya.


Terkait asal usul vaksin MR, dr Nur Robbiyah mengungkapkan, bahwa vaksin MR diambil dan dibiakkan di embrio ayam. Sebelum menciptakan anti virus atau vaksin MR, virus campak dan rubella yang merupakan makhluk hidup dibiakkan di embrio ayam sebagai media.(ind)
KOMENTAR
Berita Update

Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 wib

KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:01 wib
Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 wib
Atap Halte TMP Rusak Parah

Atap Halte TMP Rusak Parah
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 wib
Pokja Tiga Proyek  Infrastruktur Diperiksa

Pokja Tiga Proyek Infrastruktur Diperiksa
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:29 wib
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Sepanjang Jalan  Teropong Penuh Lubang

Sepanjang Jalan Teropong Penuh Lubang
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:08 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
RS Harus Terima Pasien Belum Punya Jaminan Kesehatan

Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:13 WIB

Kenali Penanganan  Tepat Patah Tulang

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:49 WIB

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:30 WIB

RSUD AA Turut Minta Pengalihan Penahanan Tiga Dokternya
Menjaga Kesehatan saat Perubahan Cuaca Ekstrem

Minggu, 30 Desember 2018 - 10:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us