Korupsi Sertifikat Ditangkap
Jumat, 10 Agustus 2018 - 15:30 WIB > Dibaca 585 kali Print | Komentar
Korupsi Sertifikat Ditangkap
TERSANGKA KORUPSI: Tersangka korupsi sertifikat Koperasi Siampo Pelangi, As (kanan) diamankan Kejari Kuansing, Rabu (8/8/2018).
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Kuantan Singingi terus melanjutkan penindakan dugaan korupsi penyimpangan pada pelaksanaan dana bantuan pembuatan sertifikat tanah KKPA dari PTPN V Pekanbaru kepada Koperasi Siampo Pelangi di Kecamatan Cerenti tahun 2010 lalu.


Satu lagi tersangka korupsi kasus tersebut yang ditangkap. Dia adalah As. Berstatus sebagai Manager Kebun Koperasi Siampo Pelangi. Ia diamankan, di kediamannya, Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, Rabu (8/8), setelah melakukan pelarian yang cukup lama.


Kasi Intelijen Kejari Kuansing, Revendra SH yang langsung memimpin penangkapan As tersebut bersama dua jaksa fungsional, Priandi Firdaus dan Sunadi. Juga turut dibantu sejumlah personel Polres Kuansing.


Menurut Kajari Kuansing, Harri Wibowo SH MH melalui Kasi Intelijen Kejari Kuansing, Revendra, tersangka As ini disangka melanggar pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo pasal 18 UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


“As sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak tanggal 8 Agustus 2017. Saat penetapan, tersangka hilang dan langsung kami masukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” jelas Kasi Intel Revendra kepada wartawan, usai penangkapan kemarin.


“Setelah kita mengetahui keberadaannya, kita melakukan pengintaian terlebih dahulu, lalu langsung eksekusi. Dan kini  tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif di Kejari Kuansing guna proses hukum lebih lanjut. As sekarang kita titip di rutan,” jelasnya.


Tersangka As, kata Revendra, melanggar Pasal 2 ayat (1) jo pasal 3 jo pasal 18 UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20.2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan nilai kerugian Rp1,2 miliar,’’ ujarnya.(ksm)


(Laporan JUPRISON, Telukkuantan)
KOMENTAR
Berita Update
Wajib Pajak Tertipu Rp4,8 Juta
Jangan Percaya Oknum Mengaku Pegawai Bapenda
Wajib Pajak Tertipu Rp4,8 Juta
Kamis, 13 Desember 2018 - 11:00 wib
Integritas Halal Science and Technology
Univrab Gelar Senastek 2018
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:52 wib
Jadi Pilot Project Program SKS

Jadi Pilot Project Program SKS
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:45 wib
Polsek Limapuluh Akan Musnahkan Sabu dan Ekstasi

Polsek Limapuluh Akan Musnahkan Sabu dan Ekstasi
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:35 wib
Lima Tiang Reklame Dipotong

Lima Tiang Reklame Dipotong
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:25 wib
Pemko Harus Proaktif
Terkait Master Plan Banjir
Pemko Harus Proaktif
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:45 wib
DPP Akan Tertibkan Timbangan Pedagang

DPP Akan Tertibkan Timbangan Pedagang
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:35 wib

Jalan Pekan Heran-Mumpa Putus
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:29 wib
Lihat Motor Pacar yang Dicuri, Langsung Ditabrak

Lihat Motor Pacar yang Dicuri, Langsung Ditabrak
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:25 wib
Penahanan Diperpanjang 40 Hari
Oknum Lurah Terkena OTT
Penahanan Diperpanjang 40 Hari
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:00 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Wajib Pajak Tertipu Rp4,8 Juta

Kamis, 13 Desember 2018 - 11:00 WIB

Polsek Limapuluh Akan Musnahkan Sabu dan Ekstasi

Kamis, 13 Desember 2018 - 10:35 WIB

Empat Tersangka  Narkoba Diamankan

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:45 WIB

Kejari Siapkan Tujuh JPU Hadapi Tiga Dokter

Selasa, 11 Desember 2018 - 10:30 WIB

Sabu-sabu Disimpan dalam Kotak Rokok

Selasa, 11 Desember 2018 - 09:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us