Sudah 4 Kali Panen Sayur, KRPL Makin Dilirik
Jumat, 10 Agustus 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 881 kali Print | Komentar
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) makin dilirik masyarakat Kepulauan Meranti. Apalagi program yang difokuskan untuk merangsang warga agar menanam sayur di pekarangan rumah tersebut sudah mulai terlihat jelas hasilnya.


Seperti yang dilakukan oleh 30 ibu-ibu kelompok Flamboyan di Desa Gotik, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Di desa petani tersebut bahkan anggota kelompok sudah memanen sayur setidaknya empat kali berturut.


Hal ini diungkapkan Ketua Kelompok Flamboyan, Siswati disela-sela panen sayur, Kamis (9/8) kemarin. Bahkan tidak hanya sayuran, kelompok tersebut juga sudah membuat peternakan ayam kampung di lokasi tersebut.


“Ini kali keempat kami panen sayur. Hari ini panen, besok pagi gotong royong lagu untuk membersihkan lahan dan menanam sayuran. Sayur yang dipanen langsung ada yang membelinya,” ujar Siswati.


Saat panen kemarin, mereka langsung dijumpai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Riau, Darmansyah yang ditempati Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTPP) Kepulauan Meranti, Jaka Insita.


Bahkan Darmansyah mengaku takjub dengan hasil yang ditunjukkan kelompok tersebut. Sehingga ia meminta program tersebut terus dikembangkan dan ditularkan ke warga lainnya. Dengan begitu kebutuhan akan sayur sudaha tercukupi bahkan bisa menjadi tambahnya penghasilan.


“Kalau di Jawa, IRT disana bisa mendapat Rp1 juta perbulan dari menanam sayur di pekarangan rumah. Kalau disini tentu bisa lebih lagi karena harga sayur lebih mahal. Dan hasil penjualan ini dibelikan bibit lagi agar tidak terputus,” ujarnya.


Ditambahkan Darmansyah, program KRPL di Desa Gogok merupakan salah satu dari 62 KRPL di Riau yang sangat berhasil. Sehingga berikutnya diharapkan bisa berkembang lebih baik lagi. Iapun meminta agar DKPTPP Kepulauan Meranti bisa mencarikan pasar untuk tanaman organik tersebut.


Kepala DKPTPP Kepulauan Meranti, Jaka Insita mengaku jika program KRPL di Meranti ada 6 kelompok. Menurut pemasaran di Meranti tidak sulit karena pangsa pasar cukup besar.(luk)


“Kalau tempat pemasaran terbuka luas. Untuk skala mikro, di Selatpanjang sangat menjanjikan sehingga mudah memasarkannya. Apalagi ini sayur organik yang hanya memakai pupuk kandang,” jelasnya.(luk)

KOMENTAR
Berita Update
Arab Saudi Bantu  Kitab Kuning ke Riau

Arab Saudi Bantu Kitab Kuning ke Riau
Sabtu, 18 Januari 2019 - 18:00 wib
Waspadai Rawan Kebakaran di Februari
Burhan Gurning: Masa Peralihan Musim
Waspadai Rawan Kebakaran di Februari
Sabtu, 18 Januari 2019 - 17:33 wib
Diperbaiki dengan Tambal Sulam

Diperbaiki dengan Tambal Sulam
Sabtu, 18 Januari 2019 - 17:00 wib
PPTK Tiga Proyek PUPR Diperiksa

PPTK Tiga Proyek PUPR Diperiksa
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:36 wib

SMKN 1 Pekanbaru Hadirkan Motivator Dedi Budiman
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:20 wib

71 Warga Binaan Rutan Dumai Rekam KTP-el
Sabtu, 18 Januari 2019 - 16:00 wib
Bakti Sosial untuk Negeri Digelar EMP di Pulau Padang
PT Energi Mega Persada
Bakti Sosial untuk Negeri Digelar EMP di Pulau Padang
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:59 wib

PT Inka Ekspor 15 Gerbong Kereta ke Bangladesh
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:36 wib

Stok Beras Cukup untuk Delapan Bulan
Sabtu, 18 Januari 2019 - 15:05 wib
Sejat Bersama RS Awal Bros Panam
Kenali Penanganan Tepat Patah Tulang
Sabtu, 18 Januari 2019 - 14:49 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Masyarakat Diajak Jaga Keindahan Taman

Kamis, 17 Januari 2019 - 14:00 WIB

Kejadian Pencemaran  Lingkungan Meningkat

Rabu, 16 Januari 2019 - 13:30 WIB

Dua Perbup Kawasan  Wisata Diajukan

Rabu, 16 Januari 2019 - 11:01 WIB

Pembangunan Pasar Puo Raya dan Kasimang Tuntas 100 Persen
Arus Pendek Hanguskan Rumah Warga

Senin, 14 Januari 2019 - 11:05 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini