Sudah 4 Kali Panen Sayur, KRPL Makin Dilirik
Jumat, 10 Agustus 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 785 kali Print | Komentar
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) makin dilirik masyarakat Kepulauan Meranti. Apalagi program yang difokuskan untuk merangsang warga agar menanam sayur di pekarangan rumah tersebut sudah mulai terlihat jelas hasilnya.


Seperti yang dilakukan oleh 30 ibu-ibu kelompok Flamboyan di Desa Gotik, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Di desa petani tersebut bahkan anggota kelompok sudah memanen sayur setidaknya empat kali berturut.


Hal ini diungkapkan Ketua Kelompok Flamboyan, Siswati disela-sela panen sayur, Kamis (9/8) kemarin. Bahkan tidak hanya sayuran, kelompok tersebut juga sudah membuat peternakan ayam kampung di lokasi tersebut.


“Ini kali keempat kami panen sayur. Hari ini panen, besok pagi gotong royong lagu untuk membersihkan lahan dan menanam sayuran. Sayur yang dipanen langsung ada yang membelinya,” ujar Siswati.


Saat panen kemarin, mereka langsung dijumpai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Riau, Darmansyah yang ditempati Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTPP) Kepulauan Meranti, Jaka Insita.


Bahkan Darmansyah mengaku takjub dengan hasil yang ditunjukkan kelompok tersebut. Sehingga ia meminta program tersebut terus dikembangkan dan ditularkan ke warga lainnya. Dengan begitu kebutuhan akan sayur sudaha tercukupi bahkan bisa menjadi tambahnya penghasilan.


“Kalau di Jawa, IRT disana bisa mendapat Rp1 juta perbulan dari menanam sayur di pekarangan rumah. Kalau disini tentu bisa lebih lagi karena harga sayur lebih mahal. Dan hasil penjualan ini dibelikan bibit lagi agar tidak terputus,” ujarnya.


Ditambahkan Darmansyah, program KRPL di Desa Gogok merupakan salah satu dari 62 KRPL di Riau yang sangat berhasil. Sehingga berikutnya diharapkan bisa berkembang lebih baik lagi. Iapun meminta agar DKPTPP Kepulauan Meranti bisa mencarikan pasar untuk tanaman organik tersebut.


Kepala DKPTPP Kepulauan Meranti, Jaka Insita mengaku jika program KRPL di Meranti ada 6 kelompok. Menurut pemasaran di Meranti tidak sulit karena pangsa pasar cukup besar.(luk)


“Kalau tempat pemasaran terbuka luas. Untuk skala mikro, di Selatpanjang sangat menjanjikan sehingga mudah memasarkannya. Apalagi ini sayur organik yang hanya memakai pupuk kandang,” jelasnya.(luk)

KOMENTAR
Berita Update
Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek

Cuti Bersama Idulfitri Tahun Depan Lebih Pendek
Kamis, 14 November 2018 - 20:40 wib
Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM

Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM
Kamis, 14 November 2018 - 19:28 wib

Bonus Demografi Diharapkan Sampai ke Masyarakat
Kamis, 14 November 2018 - 16:15 wib
APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T

APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T
Kamis, 14 November 2018 - 16:00 wib
Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko  22 November

Lelang Sepeda Motor Dinas Pemko 22 November
Kamis, 14 November 2018 - 15:33 wib
Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi
Kamis, 14 November 2018 - 14:43 wib

Daud Yordan Mau Istirahat Dulu
Kamis, 14 November 2018 - 14:30 wib
pengurus Federasi Olahraga Petanque Indonesia
Pengurus FOPI Provinsi Riau Dilantik
Kamis, 14 November 2018 - 14:27 wib
Tiga Terdakwa Dituntut Lima Tahun Penjara
Korupsi Danau Buatan Rohil
Tiga Terdakwa Dituntut Lima Tahun Penjara
Kamis, 14 November 2018 - 14:00 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Korban Ketiga Longsor Nisel Ditemukan

Rabu, 14 November 2018 - 12:25 WIB

Pagar SDN 141 Roboh, Siswa Terhimpit

Rabu, 14 November 2018 - 09:10 WIB

Ditinggal Makan Malam,  Rumah Ludes Terbakar

Selasa, 13 November 2018 - 10:50 WIB

Siap Tetapkan  Status Siaga  Darurat Banjir

Jumat, 09 November 2018 - 18:50 WIB

Bantuan Banjir Mulai Disalurkan ke Warga

Jumat, 09 November 2018 - 16:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini