Sudah 4 Kali Panen Sayur, KRPL Makin Dilirik
Jumat, 10 Agustus 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 517 kali Print | Komentar
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) makin dilirik masyarakat Kepulauan Meranti. Apalagi program yang difokuskan untuk merangsang warga agar menanam sayur di pekarangan rumah tersebut sudah mulai terlihat jelas hasilnya.


Seperti yang dilakukan oleh 30 ibu-ibu kelompok Flamboyan di Desa Gotik, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Di desa petani tersebut bahkan anggota kelompok sudah memanen sayur setidaknya empat kali berturut.


Hal ini diungkapkan Ketua Kelompok Flamboyan, Siswati disela-sela panen sayur, Kamis (9/8) kemarin. Bahkan tidak hanya sayuran, kelompok tersebut juga sudah membuat peternakan ayam kampung di lokasi tersebut.


“Ini kali keempat kami panen sayur. Hari ini panen, besok pagi gotong royong lagu untuk membersihkan lahan dan menanam sayuran. Sayur yang dipanen langsung ada yang membelinya,” ujar Siswati.


Saat panen kemarin, mereka langsung dijumpai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Riau, Darmansyah yang ditempati Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTPP) Kepulauan Meranti, Jaka Insita.


Bahkan Darmansyah mengaku takjub dengan hasil yang ditunjukkan kelompok tersebut. Sehingga ia meminta program tersebut terus dikembangkan dan ditularkan ke warga lainnya. Dengan begitu kebutuhan akan sayur sudaha tercukupi bahkan bisa menjadi tambahnya penghasilan.


“Kalau di Jawa, IRT disana bisa mendapat Rp1 juta perbulan dari menanam sayur di pekarangan rumah. Kalau disini tentu bisa lebih lagi karena harga sayur lebih mahal. Dan hasil penjualan ini dibelikan bibit lagi agar tidak terputus,” ujarnya.


Ditambahkan Darmansyah, program KRPL di Desa Gogok merupakan salah satu dari 62 KRPL di Riau yang sangat berhasil. Sehingga berikutnya diharapkan bisa berkembang lebih baik lagi. Iapun meminta agar DKPTPP Kepulauan Meranti bisa mencarikan pasar untuk tanaman organik tersebut.


Kepala DKPTPP Kepulauan Meranti, Jaka Insita mengaku jika program KRPL di Meranti ada 6 kelompok. Menurut pemasaran di Meranti tidak sulit karena pangsa pasar cukup besar.(luk)


“Kalau tempat pemasaran terbuka luas. Untuk skala mikro, di Selatpanjang sangat menjanjikan sehingga mudah memasarkannya. Apalagi ini sayur organik yang hanya memakai pupuk kandang,” jelasnya.(luk)

KOMENTAR
Berita Update

Baby Shima Bius Warga Kota Jalur
Senin, 24 September 2018 - 10:40 wib

Pelaku Curas Antar Provinsi Dibekuk
Senin, 24 September 2018 - 10:39 wib

Akun FB Wako Diretas, Pelaku Minta Uang
Senin, 24 September 2018 - 10:32 wib
THM Harus Patuhi Aturan Jam Tutup

THM Harus Patuhi Aturan Jam Tutup
Senin, 24 September 2018 - 10:18 wib
Polsek Pekanbaru Kota Selidiki Bandar Sabu

Polsek Pekanbaru Kota Selidiki Bandar Sabu
Senin, 24 September 2018 - 10:17 wib
Kejari Agendakan Pemeriksaan Sejumlah Pihak
Dugaan Penyimpangan Rehab Gedung Command Centre
Kejari Agendakan Pemeriksaan Sejumlah Pihak
Senin, 24 September 2018 - 09:52 wib
Belum Tahu Progres Proyek Gedung Pasar

Belum Tahu Progres Proyek Gedung Pasar
Senin, 24 September 2018 - 09:18 wib

Ribuan Alumni SMEA Negeri Hadiri Reuni Akbar
Senin, 24 September 2018 - 09:12 wib

Konsumsi Beras Premiun Menurun
Senin, 24 September 2018 - 08:46 wib
Polisi Terus Kembangkan Kasus Pencurian Motor

Polisi Terus Kembangkan Kasus Pencurian Motor
Senin, 24 September 2018 - 08:17 wib
Cari Berita
Lingkungan Terbaru
Kadis Diingatkan Harga Ikan

Rabu, 19 September 2018 - 13:30 WIB

Terperangkap Jeratan Babi, Gajah Liar Dievakuasi

Jumat, 14 September 2018 - 14:51 WIB

Ribuan Bibit Gaharu Siap Ditanam di Desa Tanjung Belit

Rabu, 12 September 2018 - 15:53 WIB

Kejahatan Karhutla Jerat 26 Tersangka

Rabu, 12 September 2018 - 11:30 WIB

Tanam Pohon Jangan Sebatas Pencitraan

Senin, 10 September 2018 - 18:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us