Pangkalan Jual Elpiji di Atas HET
Sabtu, 11 Agustus 2018 - 10:42 WIB > Dibaca 421 kali Print | Komentar
KOTA (RIAUPOS.CO) - Pihak pangkalan elpiji 3 kilogram di Jalan Cipta Karya ujung tidak takut terhadap ancaman Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Pekanbaru. Pangkalan yang banyak menjual elpiji subsidi itu masih berani menjual elpiji melon melebihi harga eceran tertinggi (HET).

Yoyok menjual elpiji melon langsung kepada masyarakat dengan harga Rp20 ribu per tabung, padahal harga HET Rp18 ribu.   Yoyok sendiri adalah petugas penjualan di pangkalan tersebut.

“Elpiji 3 kilogram sekarang Rp20 ribu per tabungnya. Kalau dulu iya Rp18 ribu, sudah naik,” ujar dia.

Ia juga tidak mengetahui, penjualan melalui daftar penduduk. Di mana setiap masyarakat membeli harus menunjukan KTP domisili.

“Siapa yang beli ya dikasih saja. Kecuali kalau ada kelangkaan elpiji baru pakai KTP,” terangnya.

Ancaman DPP Pekanbaru yang bisa memberikan sanksi tegas hingga pengurangan pasokan sampai pencabutan izin usaha tidak diindahkan.

“Kurang tahu saya tentang sanksi seperti itu. Tanya sama pemilik pangkalan saja,” katanya sambil mengatakan kalau pemilik pangkalan sedang di luar.

Kepala  DPP Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut didampingi  Kabid Perdagangan Juarman sebelumnya mengancam pangkalan elpiji 3 kilogram yang berani menjual melebihi HET.(ilo)


KOMENTAR
Berita Update
Berlari 15 Menit untuk Daya Ingat yang Baik

Berlari 15 Menit untuk Daya Ingat yang Baik
Senin, 18 November 2018 - 20:28 wib
Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu

Bela SBY, Ruhut Sebut Prabowo Seperti Beruang Madu
Senin, 18 November 2018 - 06:45 wib
Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah

Grace Harus Uraikan Maksud Perda Syariah
Senin, 18 November 2018 - 05:11 wib

Alasan Jerinx SID Tak Mau Temui Via Vallen
Senin, 18 November 2018 - 03:59 wib
Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton

Wow, A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton
Senin, 18 November 2018 - 02:50 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
IDI Riau Gembira PN Pekanbaru Menangkan Gugatan Anggotanya
Banyak Pengalaman dan Ilmu Jurnalistik yang Didapat

Jumat, 16 November 2018 - 14:25 WIB

Ingin Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional, APPBIPA Riau Terbentuk
Pagar Roboh Akibatkan Korban Jiwa, SD 141 Diliburkan

Rabu, 14 November 2018 - 11:02 WIB

Satu Lagi, Korban Pagar Roboh Meninggal Dunia

Rabu, 14 November 2018 - 11:01 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini