SMP Swasta Jangan Asal Berdiri
Sabtu, 11 Agustus 2018 - 09:52 WIB > Dibaca 413 kali Print | Komentar
SMP Swasta Jangan Asal Berdiri
Berita Terkait

Disdik Balik Lapor ke Kemendikbud

Dua SMP Swasta Nol Pelajar Baru



(RIAUPOS.CO) - Protes sekolah swasta terhadap sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMP negeri ditanggapi dingin oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru. Disdik malah meminta agar SMP swasta jangan asal berdiri dan harus berani berkompetisi.

Sebelumnya diberitakan, pihak SMP swasta melalui MKKS SMP Swasta Kota Pekanbaru memprotes kebijakan Disdik yang menambah kuota peserta didik baru di SMP negeri. Sesuai Permen Nomor 17/2017 tentang Sistem PPDB, maksimal satu rombongan belajar  (rombel) atau kelas diisi 32 pelajar. Nyatanya di Kota Pekanbaru, satu kelas di SMP negeri diisi 40 pelajar. Hal ini dinilai sebagai penyebab berkurangnya peserta didik baru di SMP swasta.

Namun menurut Sekretaris Disdik Kota Pekanbaru Muzailis, berkurangnya jumlah peserta didik baru di SMP swasta lebih disebabkan sekolah swasta  masih belum bisa bersaing. ‘’Sekolah yang tidak mampu berkompetisi, maka otomatis tidak akan diminati. Sehingga penerimaan siswa terus berkurang. Jadi, sekolah swasta harus bisa berkompetisi. Masyarakat sudah bisa menilai sekolah mana yang bermutu,’’ ujar Muzailis kepada Riau Pos, Jumat (10/8).

Terkait ada SMP swasta yang nol peserta didik baru tahun ini, Muzailis mengaku belum dapat informasi tersebut. Namun ia berjanji akan menindaklanjuti masalah ini.

‘’Cukup banyak juga sekolah swasta yang justru penerimaan siswa barunya tahun ini mengalami peningkatan,’’ katanya.

Agar bisa diminati, Muzailis katakan sekolah swasta perlu memperhatikan sumber daya guru yang profesional. ‘’Sekolah-sekolah favorit itu selain siap berkompetisi juga memperhatikan sumber daya guru yang profesional dan didukung dengan kelengkapan fasilitas di sekolah. Sekolah yang lengkap fasilitas, pasti diminati. Jadi kuncinya, guru profesional dan kelengkapan fasilitas,” urai Muzailis.

Muzailis juga mengaku menyesalkan kondisi sekolah swasta yang berdiri dengan fasilitas masih kurang lengkap. Hal itu menurutnya memang perlu menjadi perhatian para pengelola sekolah swasta agar mampu berkompetisi. Serta tidak takut bersaing dengan sekolah swasta lain apalagi sekolah negeri.

“Jika fasilitasnya memadai, pasti masyarakat akan memilih. Yang jelas, jangan asal berdiri saja sekolah swasta itu,” terangnya.(yls)

Laporan JOKO SUSILO, Kota


KOMENTAR
Berita Update

Habib Rizieq Tak Langgar Hukum
Rabu, 14 November 2018 - 13:51 wib
Sandiaga: Saya Terus Berkomunikasi dengan SBY

Sandiaga: Saya Terus Berkomunikasi dengan SBY
Rabu, 14 November 2018 - 13:34 wib
DPRD Siapkan Rp200 M untuk Sekolah Gratis

DPRD Siapkan Rp200 M untuk Sekolah Gratis
Rabu, 14 November 2018 - 13:15 wib
Dua Gedung Penegak Hukum  Belum Kantongi Izin Lingkungan

Dua Gedung Penegak Hukum Belum Kantongi Izin Lingkungan
Rabu, 14 November 2018 - 13:00 wib

Kulit Cerah dengan Sapuan Warna Cokelat
Rabu, 14 November 2018 - 12:53 wib

Disdik : Pagar Dibangunan Komite
Rabu, 14 November 2018 - 12:48 wib
Khawatir Kuota Premium Tidak Cukup di Riau

Khawatir Kuota Premium Tidak Cukup di Riau
Rabu, 14 November 2018 - 12:48 wib

Pasien RSJ Bisa Gunakan Hak Pilih
Rabu, 14 November 2018 - 12:32 wib
Kontraktor  Diminta Menggesa Pengerjaan
Tiga Proyek Diprediksi Molor
Kontraktor Diminta Menggesa Pengerjaan
Rabu, 14 November 2018 - 12:30 wib

Korban Ketiga Longsor Nisel Ditemukan
Rabu, 14 November 2018 - 12:25 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Pagar Roboh Akibatkan Korban Jiwa, SD 141 Diliburkan

Rabu, 14 November 2018 - 11:02 WIB

Satu Lagi, Korban Pagar Roboh Meninggal Dunia

Rabu, 14 November 2018 - 11:01 WIB

Begini Kronologis Insiden Pagar Roboh Makan Korban

Rabu, 14 November 2018 - 10:12 WIB

Operasi Zebra  Berakhir, 1.757  Pelanggar Ditilang

Rabu, 14 November 2018 - 09:30 WIB

Warga Prihatin Gepeng Anak Marak

Selasa, 13 November 2018 - 14:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us