Bom Israel Bunuh Ibu Hamil dan Balita
Sabtu, 11 Agustus 2018 - 12:04 WIB > Dibaca 418 kali Print | Komentar
Bom Israel Bunuh Ibu Hamil dan Balita
BEKAS GEDUNG DIBOM: Warga Palestina berkumpul di sekitar gedung setelah dibom oleh pesawat Israel di Gaza City, Kamis (9/8/2018). Mohammed Salem/REUTERS
GAZA (RIAUPOS.CO) - Boneka Hello Kitty itu teronggok di pojok berdebu rumah Mohammad Abu-Khammash. Si pemilik, Bayan Abu-Khammash, tidak lagi bisa memainkan bonekanya. Bukan karena tak ingin atau bosan. Tapi, bocah 1,5 tahun itu tak lagi bernyawa. Serangan udara Israel menewaskan Bayan dan ibunya yang sedang mengandung, Inas.

Kamis dini hari (9/8) Israel membombardir kawasan Jaafari di Jalur Gaza. Tidak kurang dari 150 bom dijatuhkan di sana. Saat itu Bayan dan orang tuanya sedang terlelap. Salah satu bom mendarat di kediaman Abu-Khammash. Rumah permanen itu luluh lantak. Boneka dan mainan batita berserakan.

Inas dan Bayan tewas seketika. Hanya Abu-Khammash yang selamat. Itu pun dengan tubuh penuh luka. Kondisinya kritis. ‘’Itu adalah kejahatan yang sangat nyata. Israel harus bertanggung jawab,’’ tegas Kamal, saudara lelaki Abu-Khammash, seperti dilansir Associated Press.

Selain Inas dan Bayan, ada satu korban sipil lagi yang tewas dalam serangan tersebut. Dia bernama Ali Al Ghandour. Israel yakin bahwa pemuda 30 tahun itu merupakan anggota Hamas. Bisa jadi, Ghandour-lah yang menjadi alasan Israel membombardir Jaafari. Namun, tidak ada keterangan terperinci tentang aksi militer tersebut.

Kemarin ratusan warga mengantarkan Bayan, Inas, dan Ghandour ke peristirahatan terakhir. Karena kondisi jenazah mengenaskan, tiga korban tersebut diletakkan di dalam peti, lalu diusung menuju liang lahad. Kematian Inas membuat penduduk Jaafari geram. Sebab, perempuan 23 tahun itu sedang mengandung.

Selain merenggut tiga nyawa, serangan udara Israel di Jaafari kemarin mengakibatkan 12 orang terluka. ‘’Presiden menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mendesak Israel menghentikan peningkatan (serangan, red) terhadap penduduk Gaza. ‘’Demikian bunyi pernyataan tertulis Presiden Palestina Mahmoud Abbas seperti dilansir kantor berita WAFA.


KOMENTAR
Berita Update

Bupati Hadiri Purnatugas Gubernur Riau
Rabu, 26 September 2018 - 17:45 wib

Bupati Serahkan 10 Sertifikat Tanah Waqaf
Rabu, 26 September 2018 - 17:30 wib

Siswa Se-Kecamatan Siak Bersalawat
Rabu, 26 September 2018 - 17:15 wib
RSUD Berbenah Tingkatkan Mutu Pelayanan

RSUD Berbenah Tingkatkan Mutu Pelayanan
Rabu, 26 September 2018 - 17:00 wib
Dua Pelaku Curas dan Pemerkosaan Ditangkap

Dua Pelaku Curas dan Pemerkosaan Ditangkap
Rabu, 26 September 2018 - 16:45 wib

Praveen/Melati Lolos ke 16 Besar
Rabu, 26 September 2018 - 15:30 wib
Deklarator Go Prabu Tak Sekelas Agus Gumiwang

Deklarator Go Prabu Tak Sekelas Agus Gumiwang
Rabu, 26 September 2018 - 15:19 wib
Semua Daerah Rawan Politik Uang

Semua Daerah Rawan Politik Uang
Rabu, 26 September 2018 - 15:07 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
International Amnesty Minta Cina Akhiri Kekejaman terhadap Muslim
Kapal Terbalik, 224 Jiwa Tewas

Selasa, 25 September 2018 - 16:45 WIB

Museum Ganja Tampilkan Bong Tertinggi di Dunia

Selasa, 25 September 2018 - 15:30 WIB

Marquez Juara di Aragon

Senin, 24 September 2018 - 12:30 WIB

Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us