PBNU Segera Rapat Gabungan Urus Pengganti Rais Aam
Minggu, 12 Agustus 2018 - 12:15 WIB > Dibaca 492 kali Print | Komentar
SURABAYA (RIAUPOS.CO) - Terpilihnya KH Ma’ruf Amin sebagai Cawapres Jokowi menyisakan berbagai pertanyaan. Berkaitan dengan beberapa jabatan yang saat ini diembannya. Khususnya posisi Rais Aam PBNU. Hingga kemarin (11/8), belum diputuskan bagaimana kelanjutannya.

Sebagaimana diketahui, KH Ma’ruf Amin, terpilih sebagai pendamping Capres Jokowi periode 2019-2024. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Jokowi saat Press Conference di Restoran Plataran, Menteng, Jakarata (9/8). 

Pertimbangannya, selain sebagai tokoh agama yang arif dan bijaksana. KH Ma’ruf Amin dinilai sebagai sosok yang cukup berpengalaman. Beberapa jabatan juga pernah diembannya. Yaitu, anggota DPR, anggota MPR, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rais Aam PBNU, Ketua Umum MUI, dan Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). 

Namun, posisinya yang juga sebagai Rais Aam PBNU saat ini terbentur dengan aturan AD/ART NU. Yakni, pasal 51 ayat 4 tentang adanya larangan rangkap jabatan politik. Konsekuensinya ada di dalam pasal 51 ayat 6. Yakni pengunduran diri atau diberhentikan.

Menurut Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj kemarin (11/8), mengakui adanya peraturan AD/ART NU yang mengatur tentang rangkap jabatan. “Memang ada ketentuan Rais Aam, Ketua Umum, hingga ketua cabang dan komisionernya dilarang merangkap jabatan politik,” katanya. 

Jabatan politik yang dimaksud meliputi jabatan Presiden, Wakil Presiden, Menteri, Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota, Wakil Walikota, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota/Kabupaten. Atas dasar itu, Ma’ruf Amin akan mengundurkan diri. Begitu pun dengan Gubernur Jawa Timur terpilih Hj Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya, ketentuannya sama saja. Tidak boleh adanya rangkap jabatan politik.

Pihak Nahdatul Ulama hingga kemarin (11/8)  masih menunggu mekanismenya. Menurut KH Said Aqil Siroj, nantinya akan ada rapat gabungan.terkait masalah itu. “Syuriyah dan Tanfidziyah yang melakukan pembahasan untuk selanjutnya,” ujarnya. 

Terkait dengan waktu pelaksanaannya belum diketahui. Namun, KH Said Aqil mengatakan rapat gabungan itu membahas pengganti posisi Rais Aam saat ini. “Ya nanti akan ada penggantinya,” ungkapnya. Hal tersebut semakin memperjelas akan ada pergantian posisi Rais Aam saat ini. Namun, nama calon penggantinya masih belum diketahui. Tinggal waktu yang segera menjawab.(dan/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik

Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik
Senin, 21 Januari 2019 - 16:45 wib
Pengusutan SPPD Fiktif  Dewan, Tunggu Gelar Perkara

Pengusutan SPPD Fiktif Dewan, Tunggu Gelar Perkara
Senin, 21 Januari 2019 - 16:31 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Senin, 21 Januari 2019 - 16:15 wib

Transformasi Hilangkan Bobot 57 Kg
Senin, 21 Januari 2019 - 15:37 wib
INTERUPSI
Setiap Zaman Akan Menemukan Pemimpinnya
Senin, 21 Januari 2019 - 15:35 wib
Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas

Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas
Senin, 21 Januari 2019 - 15:15 wib
MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan

MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan
Senin, 21 Januari 2019 - 15:05 wib
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Senin, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Senin, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai

Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai
Senin, 21 Januari 2019 - 14:15 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Kapolda Sulut Gagas Forum untuk Pemilu Damai dan Sejuk

Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:50 WIB

Yang Muda Beraktivitas, Yang Tua Istirahat

Sabtu, 19 Januari 2019 - 11:39 WIB

Debat Panas, lalu Berpelukan

Jumat, 18 Januari 2019 - 11:48 WIB

Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:29 WIB

TKN: Ma’ruf Amin Penting untuk Jokowi

Jumat, 18 Januari 2019 - 09:53 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us