Alasan Sandiaga Merogoh Kocek untuk PAN dan PKS
Minggu, 12 Agustus 2018 - 15:42 WIB > Dibaca 667 kali Print | Komentar
Alasan Sandiaga Merogoh Kocek untuk PAN dan PKS
Sandiaga Uno. (INTERNET)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Kepastian ada tidaknya uang yang keluar dari Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno sudah terang. Sandi memastikan ada uang yang harus dia keluarkan meski tak secara vulgar menyebut angkanya. Namun, mantan Wagub DKI Jakarta itu menolak jika uang yang disediakannya disebut sebagai mahar politik untuk mendampingi Capres Prabowo Subianto.

Menurut Sandi, uang untuk PAN dan PKS itu akan digunakan bagi kampanye di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. “Terbuka saja, saya bilang ini ada biayanya,” ujarnya di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (12/8).

Sandi menegaskan, kampanye di pilpres tentu ada biayanya. Politikus berlatar belakang pengusaha itu pun mengaku merogoh koceknya untuk membiayai kampanye itu.

“Bagaimana penyediaannya, saya bersedia untuk menyediakan sebagian dari biaya kampanye dan ada bantuan kepada tim pemenangan. Dan juga bantuan kepada partai pengusung. Itu yang menjadi komitmen kami,” papar Sandi.

Namun, pria yang berulang tahun setiap 28 Juni itu memastikan uang untuk PAN dan PKS tak melanggar aturan. Menurutnya, uang itu bukan untuk kongkalikong.

“Tidak benar mahar, karena semuanya harus sesuai undang-undang. Sekarang itu, kita harus pastikan tidak boleh ada lagi hanky panky (tipu muslihat, red) dalam politik. Masyarakat marah kalau ada hanky panky. Masyarakat merasa dibohongi, tidak bisa lagi,” terang dia.

Karena itu Sandi berencana ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pria kelahiran Rumbai, Riau itu akan mendatangi KPK untuk memperbarui laporan harra kekayaan pejabat negara (LHKPN) sekaligus membeber tentang penyusunan anggaran kampanyenya.

“Jadi saya akan lapor ke KPK juga bahwa kami mencoba melakukan penyusunan anggaran (kampanye) seperti ini. Kira-kira sumbernya dari sini, karena saya ada LHKPN, saya akan declare. Kira-kira saya sediakan agar semuanya, terang benderang jadi tidak ada yang ditutupi,” tutur Sandi.(yes/JPC)

Sumber: JPNN
KOMENTAR
Berita Update
Terlibat Perampokan, Seorang Petani Ditangkap

Terlibat Perampokan, Seorang Petani Ditangkap
Rabu, 15 Agustus 2018 - 18:00 wib

Bupati Apresiasi Torehan Prestasi Gudep Kampung Dalam
Rabu, 15 Agustus 2018 - 17:30 wib
59 Pejabat Administrator Dilantik

59 Pejabat Administrator Dilantik
Rabu, 15 Agustus 2018 - 17:00 wib

Bupati Apresiasi Peserta Perkemahan
Rabu, 15 Agustus 2018 - 16:30 wib
September, 2.500 Ha Jagung Ditanam

September, 2.500 Ha Jagung Ditanam
Rabu, 15 Agustus 2018 - 16:00 wib
Alamaaak!
Salah Hadiah
Rabu, 15 Agustus 2018 - 15:57 wib

Booth Toyota Raih Penghargaan Terfavorit
Rabu, 15 Agustus 2018 - 15:50 wib

Bupati Ajak Masyarakat Konsumsi Ikan
Rabu, 15 Agustus 2018 - 15:30 wib
Sosialisasikan E-LHKPN Bersama KPK
BRK Ciptakan Sistem Kerja Transparan
Rabu, 15 Agustus 2018 - 15:06 wib
Cari Berita
Politik Terbaru

Rabu, 15 Agustus 2018 - 12:13 WIB

Hari Ini, 54 Komisioner  Bawaslu Dilantik

Rabu, 15 Agustus 2018 - 11:50 WIB

Farhat Abbas  Disiapkan  untuk Lawan  Fadli Zon

Rabu, 15 Agustus 2018 - 11:30 WIB

Aher Gantikan Sandi Uno Terbentur UU Pilkada

Rabu, 15 Agustus 2018 - 11:06 WIB

Belum Ada Laporan Bacaleg Bermasalah

Rabu, 15 Agustus 2018 - 10:55 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us