Nyeleneh di Twitter, Politisi Demokrat Ini Dikritik
Senin, 13 Agustus 2018 - 11:03 WIB > Dibaca 591 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Usulan tersebut diutarakan Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dalam akun twitternya. Usulan adanya tes DNA, tentunya menjadi polemik di dunia maya. Ada yang mengkritik Ferdinand, tetapi ada juga yang mendukung­nya. Melalui akun twitternya @LawanPoLitikJKW, Ferdinand menerangkan jika perlu adanya tes DNA untuk mengetahui track record dari Capres dan Cawapres yang akan datang. 

Tak hanya track record saja, Ferdinand juga menerangkan jika tes DNA berguna mengungkap potensi penyakit seseorang di masa datang. "Test DNA itu berguna juga untuk menge­tahui potensi penyakit yang mungkin akan diderita seseorang pada masa akan datang," usulnya, kemarin. 

Dia pun meminta kepada tim pendukung salah satu calon agar tidak baper dengan usu­lan yang diucapkan dalam akun twitternya. "Para Pendukung Pak Jokowi tidak perlu gelisah dengan usulan saya." 

Mengetahui twittnya menjadi pro kontra, Ferdinand mengucapkan uneg-unegnya. Kata dia, hanya terjadi di Indonesia di mana usul test DNA ditanggapi dengan caci maki dan sumpah serapah oleh kelompok pendukung status quo. "Mengapa mereka segitu marahnya dengan usul test DNA? Bukankah itu ilmu kedokter­an? Salahnya apa? Saya jadi bingung. Dosakah itu?" tanya dia. 

Uneg-uneg yang dia curahkan nyatanya semakin kencang diprotes warganet. Tak mau berpolemik lebih lama, ia pun mengucapkan permintaan maafnya.  "Kepada pendukung Pak Jokowi, maafkan saya jika twit saya membuat kalian kesal, benci, marah atau bahkan jadi tidak nyenyak tidur. Sekali lagi maafkan saya, tidak bermak­sud menbuat kalian marah. Niat saya cuma #2019GantiPresiden. Sungguh itu niat suci untuk Indonesia yang baik," ucapnya. 

Permintaan maaf Ferdinand rupanya tak digubris warganet. Netizen tetap melancar­kan kritikan dan bullyannya. Seperti akun @Nyahowae1 yang menganggap usulan Ferdinand tak bermutu. "Yth, @LawanPoLitikJKW usulan-usulan anda tidak bermutu. Saya perhatikan ucapan anda hanya kebencian, padahal, kita umat Islam dilarang membenci siapa pun. Seperti anda usul test DNA juga usulan yang sangat konyol. Coba anda usulkan bagi capres/ cawapres muslim diusulkan test baca Al Qur’an," kritiknya. 

Kritikan juga diungkapkan akun @dzulfiQarSyukur. Bahkan, dia menyarankan kepada Ferdinand agar tes kejiwaan. "Saya sarankan @LawanPoLitikJKW untuk tes kejiwaan ju­ga..! Sangat disayangkan Partai Demokrat pu­nya kader yang seperti ini," sarannya telak. 

Akun @siandarasi menganggap usulan tes DNA memperlihatkan jika Ferdinand hanya nyinyir kepada Capres tertentu. "Makin ngawur, bagi saya nggak peduli mau dari plan­et mana pun, selama bisa membuat Indonesia berjaya itulah yang harus didukung, bukan yang hanya sekadar bisa nyinyir," tulisnya. 


KOMENTAR
Berita Update
Bawaslu Tertibkan 246 APK Peserta Pemilu

Bawaslu Tertibkan 246 APK Peserta Pemilu
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:32 wib
OPD Diminta Segera  Laksanakan Kegiatan

OPD Diminta Segera Laksanakan Kegiatan
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:15 wib

Komitmen Naker Lokal Dipertanyakan
Jumat, 17 Januari 2019 - 16:00 wib

Pengrusak Atribut PD Dijebloskan ke Rutan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:35 wib
Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:30 wib
Pembangunan Roro  di Insit Hampir Rampung

Pembangunan Roro di Insit Hampir Rampung
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:15 wib
TP4D Siap Lakukan Pendampingan

TP4D Siap Lakukan Pendampingan
Jumat, 17 Januari 2019 - 15:00 wib
Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan

Peran Camat dan Penghulu Turut Menentukan
Jumat, 17 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Tren Elektabilitas Prabowo-Sandi Naik

Kamis, 17 Januari 2019 - 13:09 WIB

Media Jangan Jadi ’’Pemain’’ di Pilpres

Kamis, 17 Januari 2019 - 12:11 WIB

APK Tak Boleh Masuk, Diganti Kipas Tangan

Kamis, 17 Januari 2019 - 10:23 WIB

Bawaslu Bahas Pidato Jokowi dan Prabowo

Rabu, 16 Januari 2019 - 14:40 WIB

Bulan Depan Prabowo Direncanakan Kunjungi Riau

Rabu, 16 Januari 2019 - 14:35 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini