12 Penerima Bantuan RLH Mengundurkan Diri
Rabu, 15 Agustus 2018 - 09:08 WIB > Dibaca 336 kali Print | Komentar
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Penyaluran bantuan perbaikan rumah layak huni (RLH) oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim) Kota Perkanbaru terus berjalan. Hingga kini, sebanyak 80 warga telah menerima bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau lebih dikenal dengan bedah rumah. Namun ada 12 warga yang mengundurkan diri menerima bantuan tersebut.

Sekretaris Dinas Perkim Kota Pekanbaru Irzal Ahamd mengatakan, khusus Kota Pekanbaru secara keseluruhan terdapat 108 rumah tidak layak huni yang menerima bantuan. Di mana tiap rumah menerima bantuan sebesar Rp15 juta dalam bentuk material dan bahan bangunan. Untuk perbaikan atap rumah, dinding, lantai dan lainnya. ‘’Dana bantuan bersumber dari APBN. “Sudah ada 80 rumah terima bantuan dari jumlah 108 rumah,“ ujar Irzal kepada Riau Pos, Selasa (14/8).

Dalam proses penyerahan bantuan itu dilakukan secara bertahap. Karena, pencairan dana yang diberikan pemerintah pusat tidak langsung secara keseluruhan. “Pencairan bertahap. Tahap awal dan kedua, masing-masing 30 persen. Terakhir baru 40 persen. Namun, menjelang akhir tahun ini semua sudah rampung,” urainya.

Penerima bantuan merupakan hasil peninjauan dan survei langsung terhadap keluarga kurang mampu yang berhak menerimanya. Dengan persyaratan di antaranya, rumah merupakan milik sendiri di tanah sendiri. Lalu kondisi rumah tidak layak huni, baik kondisi atap, rangka rumah serta lantai. Kemudian tidak mempunyai sarana mandi cuci kakus (MCK) yang layak.

Akan tetapi, dari 108 rumah yang menjadi target menerima bantuan, terdapat 12 pemilik rumah yang mengundurkan diri. Hal ini dikarenakan yang bersangkutan tidak memiliki dana untuk biaya membangun.  “Mereka tidak sanggup mencari uang untuk biaya pembangunan. Memang pengerjaan itu sebenarnya diharapkan dilakukan swadaya oleh pemilik rumah. Seperti rehab dinding, atap dan lainnya,” imbuh Irzal.

Terhadap pemilik rumah yang mengundurkan diri tersebut, sedang dicarikan upaya solusi penyelesaiannya oleh pihak kelurahan, RW maupun RT. Apabila nanti tidak ada solusinya, maka diganti dengan masyarakat lain yang berhak menerima bantuan tersebut.(ade)


Laporan RIRI RADAM, Kota


KOMENTAR
Berita Update

Setubuhi Anak Tiri, Warga Tembilahan Dikerangkeng
Rabu, 21 November 2018 - 17:00 wib
Prabowo Pasti Tepati Janji Tuntaskan Masalah Honorer K2

Prabowo Pasti Tepati Janji Tuntaskan Masalah Honorer K2
Rabu, 21 November 2018 - 15:54 wib
Tim Kampanye Jokowi Manfaatkan Popularitas Djarot

Tim Kampanye Jokowi Manfaatkan Popularitas Djarot
Rabu, 21 November 2018 - 15:50 wib
PHK 14 Pekerja dan Upah Di Bawah UMK
Dewan Rekomendasikan Cabut Izin PT MAS
Rabu, 21 November 2018 - 15:45 wib

Fokus Siapkan PK, Nuril Minta Perlindungan LPSK
Rabu, 21 November 2018 - 14:45 wib
141 Kades Tersangka Korupsi

141 Kades Tersangka Korupsi
Rabu, 21 November 2018 - 14:42 wib
Orang Tua Harus Hadir untuk Hindari Anak dari Kejahatan

Orang Tua Harus Hadir untuk Hindari Anak dari Kejahatan
Rabu, 21 November 2018 - 14:30 wib

Mempura Bakal Disiapkan Rumah Tahfiz
Rabu, 21 November 2018 - 14:15 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Jadwal Pemeriksaan Kesehatan JCH Sesuai Konfirmasi Diskes
Tunggu Kepastian Pelantikan Plt Gubri

Selasa, 20 November 2018 - 13:00 WIB

Pedagang Pasar Rumbai Minta Pembayaran Kios per Hari

Selasa, 20 November 2018 - 11:48 WIB

Haul Marhum Pekan Ingatkan Sejarah Pekanbaru

Selasa, 20 November 2018 - 11:27 WIB

HUT Ke-61, PAPDI Gelar Pengabdian Masyarakat

Senin, 19 November 2018 - 10:16 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us