Suhu Capai 35 Derajat Celsius
Rabu, 15 Agustus 2018 - 13:36 WIB > Dibaca 493 kali Print | Komentar
Berita Terkait



BATAM (RIAUPOS.CO) - Suhu Kota Batam dalam tiga hari terakhir terasa sangat panas dan menyengat. Kondisi diperparah dengan tidak turunnya hujan. Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam mencatat suhu Kota Batam selama tiga hari belakangan berkisar mulai dari 27 hingga 35 derajat celcius.

“Memang cukup panas dibandingkan hari biasanya, tapi masih normal,” kata Kasi Datin Stamet Hang Nadim Batam, Suratman, Selasa (14/8).

Ia mengatakan suhu 35 derajat celcius terpantau di beberapa titik saja. Tidak semua daerah Batam terpapar suhu cukup tinggi tersebut. “Kalau rata-ratanya 33,6 derajat celcius, kalau dibulatin jadi 34 derajat juga,” ucapnya.

Terkait suhu panas ini, kata Suratman akan terjadi hingga Kamis (16/8). Namun Jumat (17/8) diprediksi akan turun hujan lokal, yang akan membuat suhu Batam menjadi lebih dingin. “Kalau dari pantauan kami, kelembapan udara yang cukup rendah di atmosfer lapisan atas kurang mendukung proses pertumbuhan awan-awan konvektif. Besok (hari ini, red), kami perkirakan cerah,” tuturnya.

Suratman mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dengan cuaca yang panas menyengat ini. Karena masih dalam batas normal. “Sering-sering minum air putih, agar tidak dehidrasi,” ungkapnya.

Salah seorang warga Bengkong, Habibi merasakan saat siang hari suhu di Kota Batam sangat menyengat dibandingkan hari biasa. “Tidak hanya siang hari saja, malam hari juga saya merasa gerah. Akibatnya sering kebangun tengah malam, karena kegerahan,” tuturnya.

Saat malam hari, walaupun sudah menyalakan pendingin ruangan. Tapi Habibi tetap merasakah gerah. “Biasanya itu saya setel 25 aja suhunya, tapi masih tetap panas. Terpaksa saya setel hingga 20,” ucapnya.

Habibi menuturkan kejadian seperti ini bukanlah pertama kali di Batam. Tahun lalu, kata Habibi suhu Kota Batam mencapai 34 derajat celcius. “Tak setiap bulan juga, tapi ada masa-masanya kayaknya. Tahun lalu itu, panasnya juga seperti ini,” ujarnya.

Waspada ISPA

Saat musim pancaroba, penyakit batuk atau infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) perlu diwaspadai. Pasalnya penyakit-penyakit ini selalu meningkat saat musim pancaroba. Penyakit ini paling rentan menyerang seseorang dengan daya tahan tubuh lemah.

“Perubahan suhu dari dingin ke panas, begitu pula sebaliknya akan menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Sehingga mudah terkena ISPA,” ujar Kepala UPT Puskesmas Bulang dr Harris Fajri Z, Selasa (14/8).

Penyakit ISPA merupakan suatu penyakit yang menyebabkan penderita tidak bisa bernapas dengan baik. Infeksi yang menyerang bagian pernapasan itu menyerang mulai dari hidung, tenggorokan hingga paru-paru.

“ISPA lebih rentan menye­rang anak-anak karena daya tahan tubuhnya lemah. Karena itu, orangtua diimbau untuk lebih memperhatikan kesehatan anak dan menjaga lingkungan agar bersih dan sehat,” jelasnya.

Saat cuaca panas, debu di jalan akan menjadi seseorang terkena ISPA. Di Pulau Buluh saat musim angin utara masyarakat setempat rentan terkena ISPA. (eja/une/ska/das)

 “ Angin kuat juga berpengaruh pada daya tahan tubuh. Akibatnya warga mudah terserang penyakit ispa,” jelasnya.

Dia menganjurkan bagi masyarakat yang menggunakan sepeda motor ataupun yang beraktivitas di sekitar lingkungan berdebu, sebaiknya menggunakan masker untuk melindungi diri dari luar.

Terkait jumlah penderita penyakit tersebut, Harris menyebutkan dalam sebulan penyakit ini biasa menyerang hingga ratusan orang. “Per juli ini ada 144 warga yang terserang,” ucapnya. Dinas Kesehatan Kota Batam juga menyebutkan dalam semester I tahun 2018, tercatat ada 29.531 penderita ISPA periode Januari-Juni di Batam.(eja/une/ska/das)

KOMENTAR
Berita Update
Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM

Kebut Pertumbuhan, RI Perbaiki SDM
Rabu, 14 November 2018 - 19:28 wib

Bonus Demografi Diharapkan Sampai ke Masyarakat
Rabu, 14 November 2018 - 16:15 wib
APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T

APBD Kampar Diperkirakan Rp2,4 T
Rabu, 14 November 2018 - 16:00 wib
Pembangunan Gedung 8 Lantai Lolos
Pencakar Langit Riau Pertama di Luar Pekanbaru
Rabu, 14 November 2018 - 15:45 wib
Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi

Pengungsi Rohingya Hindari Repatriasi
Rabu, 14 November 2018 - 14:43 wib

Daud Yordan Mau Istirahat Dulu
Rabu, 14 November 2018 - 14:30 wib
pengurus Federasi Olahraga Petanque Indonesia
Pengurus FOPI Provinsi Riau Dilantik
Rabu, 14 November 2018 - 14:27 wib
Tiga Terdakwa Dituntut Lima Tahun Penjara
Korupsi Danau Buatan Rohil
Tiga Terdakwa Dituntut Lima Tahun Penjara
Rabu, 14 November 2018 - 14:00 wib

Habib Rizieq Tak Langgar Hukum
Rabu, 14 November 2018 - 13:51 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
2019, Tour de Singkarak Lintasi Mandeh dan Jambi

Senin, 12 November 2018 - 20:30 WIB

Tausiah UAS Banjir Jamaah

Senin, 12 November 2018 - 20:00 WIB

BP Diizinkan Operasi FSU

Senin, 05 November 2018 - 14:41 WIB

Bulan Ini, UMK Medan 2019 Ditetapkan

Senin, 05 November 2018 - 14:18 WIB

Pertamina Pastikan Gas Melon Normal

Senin, 05 November 2018 - 14:12 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us